Analisis Characteristics dan Outcomes Bekerja dari Rumah dengan Subjective Well-Being sebagai Variabel Moderasi
View/ Open
Date
2020Author
Damayanti, Nurlia Eka
Sukmawati, Anggraini
Sumertajaya, I Made
Metadata
Show full item recordAbstract
Salah satu bentuk pencegahan penularan COVID-19 yang dilakukan oleh
perusahaan adalah menerapkan kebijakan bekerja dari rumah. Konsep bekerja dari
rumah yang telah diterapkan oleh banyak negara adalah pengaturan kerja yang
sengaja dirancang sesuai dengan kebutuhan perusahaan dan karyawan. Sementara
itu, yang terjadi di Indonesia merupakan dorongan akibat pandemi COVID-19.
Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi karakteristik
responden, faktor yang mendukung karyawan dan bagaimana kesejahteraan
subjektif karyawan yang menjalankan kebijakan bekerja dari rumah serta
menganalisis hubungannya terhadap dampak bekerja dari rumah. Metode
pengambilan sampel menggunakan teknik convenience sampling. Penelitian ini
menggunakan jumlah sampel sebesar 340 sampel. Data penelitian diperoleh dari
pengisian kuesioner secara online. Data diolah menggunakan tools SPSS untuk
analisis deskripsi dan menggunakan tools Smart PLS untuk analisis model
penelitian.
Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa terdapat dua faktor yang tidak
mendukung menurut karyawan selama menjalankan kebijakan bekerja dari rumah
yaitu kesempatan bekerja dalam kondisi sakit dan kesempatan untuk merawat
anggota keluarga. Sedangkan, pada variabel kesejahteraan subjektif indikator
kelelahan tidak berpengaruh terhadap dampak bekerja dari rumah. Hasil analisis
model menunjukkan bahwa faktor yang menguntungkan selama bekerja dari
rumah memiliki yaitu kesempatan bekerja pada waktu produktif dan kesesuaian
bekerja dari rumah memiliki hubungan positif dan kuat terhadap dampak bekerja
dari rumah. Kesejahteraan subjektif memiliki hubungan positif dengan dampak
bekerja dari rumah yang dijelaskan dalam bentuk perasaan positif. Variabel
dampak bekerja dari rumah pada penelitian ini dijelaskan oleh dampak terhadap
organisasi yaitu produktivitas dan kepuasan secara keseluruhan.
Penelitian ini menunjukkan bahwa eksplorasi awal terkait bekerja dari
rumah hanya memiliki dampak terhadap produktivitas dan kepuasan secara
keseluruhan, serta faktor yang mendukung bagi karyawan adalah kesempatan
bekerja pada waktu produktif dan kesesuaian bekerja dirumah. Penelitian ini juga
menemukan bahwa karyawan yang menjalankan kebijakan bekerja dari rumah
tetap merasa perasaan positif.
Selain itu, hasil analisis SEM-PLS menemukan bahwa faktor pendukung
bekerja dari rumah secara keseluruhan berpengaruh terhadap dampak bekerja dari
rumah. Kesejahteraan subjektif memiliki pengaruh terhadap dampak bekerja dari
rumah, tetapi tidak dapat menjadi variabel moderasi hubungan faktor pendukung
dengan dampak bekerja dari rumah.
Collections
- MT - Economic and Management [3203]
