View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Veterinary Clinic Reproduction and Pathology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Veterinary Clinic Reproduction and Pathology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Studi Kasus: Morfopatologi Anjing Penderita Ehrlichiosis yang Disertai Sindrom Uremia

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (10.68Mb)
      Date
      2020
      Author
      Tambunan, Natasya Christiana
      Harlina, Eva
      Juniantito, Vetnizah
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Ehrlichiosis adalah penyakit infeksius dengan morbiditas tinggi yang disebabkan oleh Ehrlichia canis pada anjing. Di sini menjelaskan tentang morfopatologi anjing jenis German Sheperd dan Labrador retrivier yang menderita Ehrlichiosis disertai uremia yang dating ke Divisi Patologi, Departemen Klinik, Reproduksi, dan Patologi, IPB University. Anjing ditemukan mati dengan perdarahan hebat di seluruh subkutis dan berbagai organ, edema subkutis di semua tungkai, jaringan lidah nekrotik, dan mukosa pucat. Studi kasus ini bertujuan untuk mengkaji perubahan patologi-anatomi dan histopatologi dari berbagai organ anjing sehingga diketahui perjalanan penyakit dan penyebab kematiannya. Sampel organ kedua ekor anjing meliputi jantung, paru-paru, lidah, lambung, usus, hati, limpa, dan ginjal dibuat preparat histopatologi dan diwarnai dengan pewarnaan Haematoksilin-Eosin. Hasil pemeriksaan patologi-anatomi menunjukkan kedua ekor anjing mengalami perdarahan di berbagai organ, bentuk jantung double apex, hipertrofi ventrikel kiri, chicken fat clot di ventrikel kanan dan kardiomiopati, kongesti paru-paru dan bronkitis, stomatitis ulseratif, gastritis ulseratif, enteritis mukopurulenta, hati ikterus dan kongesti, splenitis dan nefritis interstisial kronis. Hasil pemeriksaan histopatologi paru-paru menunjukkan bronkheolitis dengan banyak koloni bakteri dan sel radang netrofil, serta nefritis interstitialis kronis dengan glomerulopati. Kardiomiopati menyebabkan kegagalan jantung yang berakibat kongesti pada seluruh organ. Kematian pada kedua ekor anjing ini disebabkan sepsis, kegagalan fungsi organ terutama jantung, hemoragik shok, dan uremia.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/104954
      Collections
      • UT - Veterinary Clinic Reproduction and Pathology [2187]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository