Estimasi Sebaran Genangan Banjir Menggunakan Model HEC-RAS di Sub-DAS Ciliwung Hilir
View/ Open
Date
2020Author
Haryati, Yati
Dasanto, Bambang Dwi
Faqih, Akhmad
Metadata
Show full item recordAbstract
Banjir merupakan masalah tahunan yang terjadi di DKI Jakarta, khususnya pada ruas Jembatan MT. Haryono sampai Pintu Air Manggarai, hampir setiap tahun terjadi dan sangat merugikan banyak pihak. Hal tersebut diakibatkan kondisi hidrogeologi dan berkurangnya daya tampung sungai akibat sedimentasi dan erosi dari daerah hulu, dan juga perubahan pemanfaatan lahan menjadi permukiman di sepanjang bantaran Sungai Ciliwung. Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi lokasi, kedalaman, dan luasan sebaran genangan banjir menggunakan model HEC-RAS (1D) aliran permanen pada debit tanggal 2 Januari 2020 dan setiap periode ulang yaitu 5, 10, 25, 50, dan 100 tahun. Pemodelan wilayah banjir terdiri dari 3 tahap, yaitu pre-processing, Running HEC-RAS, dan post-processing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lokasi yang terdampak banjir mencakup 7 kelurahan. Genangan terluas dan memiliki potensi genangan terdalam terletak di Kelurahan Bukit Duri dengan luas genangan sekitar 22,8 ha (2,3% dari luas total kelurahan terdampak banjir) pada debit tanggal 2 Januari 2020. Luas sebaran dan kedalaman banjir meningkat masing-masing sebesar 4-8 ha dan 0,3-0,5 meter seiring bertambahnya debit periode ulang. Akurasi keluaran model hanya 30% karena penggunaan data DEM yang digunakan dalam masukan model memiliki resolusi spasial rendah.
