View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Biology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Biology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Analisis Fungsi Lanskap beberapa Ekosistem Berdasarkan Peruntukannya di Leuwiliang Kabupaten Bogor

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (14.95Mb)
      Date
      2020
      Author
      Sari, Emilia
      Putra, Hirmas Fuady
      Rahayu, Sri
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Leuwiliang merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Bogor yang memiliki banyak lahan terbuka. Sebagian lahan di kecamatan ini merupakan lahan agroforestri yang berpotensi untuk dibuka menjadi lahan agrowisata dan wisata alam. Salah satu lahan agroforestri yang dialihfungsikan menjadi lahan agrowisata adalah Kebun Angsana. Selain memiliki potensi dalam pembukaan menjadi lahan agrowisata, terdapat juga beberapa hutan produksi yang dialihfungsikan menjadi objek wisata alam yaitu Bukit Bintang. Jika tidak dikelola dengan baik kegiatan pembukaan lahan akan berdampak terhadap perubahan struktur lanskap hutan. Oleh karena itu, diperlukan informasi kemajuan fungsi lanskap pada beberapa ekosistem tersebut. Penelitian ini bertujuan menganalisis fungsi lanskap beberapa ekosistem berdasarkan peruntukannya di Leuwiliang Kabupaten Bogor. Metode penelitian yang dilakukan terdiri atas: penentuan lokasi penelitian, pengukuran mikroklimat, pengukuran karakteristik tanah, dan Landscape Function Analysis (LFA) yang terdiri atas karakterisasi organisasi lanskap dan Soil Surface Assessment (SSA), yang menghasilkan indeks stabilitas lahan, indeks infiltrasi air, dan indeks siklus nutrisi lahan. Stabilitas lahan pada hutan sekunder, Kebun Angsana, dan Bukit Bintang berturut-turut: 69.1%, 39.6%, dan 36.5%. Infiltrasi air pada hutan sekunder, Kebun Angsana, dan Bukit Bintang berturut-turut: 63.2%, 60.6%, dan 50.5%. Siklus nutrisi lahan pada hutan sekunder, Kebun Angsana, dan Bukit Bintang berturut-turut: 58.1%, 32.2%, dan 31%. Dengan demikian fungsi lanskap ketiga ekosistem menunjukkan nilai indeks yang berbeda. Kemajuan fungsi lanskap pada Kebun Angsana dan Bukit Bintang masih lebih rendah dibandingkan hutan sekunder.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/104904
      Collections
      • UT - Biology [2401]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository