Klasifikasi Ekstrak Sambiloto (Andrographis Paniculata) Berdasarkan Pelarut Pengekstraksi Menggunakan LCMS/ MS dan Kemometrik.
View/ Open
Date
2020Author
Putri, Eka Nurhaeny Sunarya
Rohaeti, Eti
Rafi, Mohamad
Metadata
Show full item recordAbstract
Sambiloto (Andrographis paniculata) telah banyak digunakan di Indonesia.
Perbedaan komposisi dan konsentrasi metabolit yang terkandung dalam ekstrak
tanaman ini dapat disebabkan oleh perbedaan konsentrasi pelarut pengekstraksi.
Penelitian ini bertujuan mengklasifikasi ekstrak tanaman ini dengan deteksi
kromatogram pada UV-254 & spektrometri massa menggunakan principal
component analysis (PCA), serta melakukan prapemrosesan sinyal. Sebelum
analisis PCA diperlukan Prapemrosesan sinyal, yaitu memperbaiki pergeseran
waktu retensi pada kromatogram menggunakan algoritma correlation optimized
warping (COW). Hasil pengelompokkan ekstrak sambiloto dengan kromatogram
UV-254 lebih memberikan informasi yang jelas dengan total komponen utama
mencapai 99%. Ekstrak sambiloto dengan pelarut air dan etanol p.a. dapat
terbedakan, sedangkan dengan pelarut etanol 50% dan 70% memiliki komposisi
metabolit yang sama. Prapemrosesan kromatogram menghasilkan pengelompokan
PCA yang lebih baik dari kedekatan antarkelompok ekstrak sambiloto.
Collections
- UT - Chemistry [2295]
