View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Silviculture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Silviculture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Analisis Laju Infiltrasi pada Jarak Tanam Berbeda di Hutan Penelitian Gunung Dahu, Leuwiliang, Bogor, Jawa Barat

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (11.92Mb)
      Date
      2020
      Author
      Maulina, Navilatun
      Rusdiana, Omo
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Hutan mempunyai fungsi hidrologi sebagai pengatur tata air. Hutan Penelitian Gunung Dahu merupakan hutan yang dibangun dari sebelumnya lahan yang terdeforestasi. Pengamatan kapasitas infiltrasi dapat digunakan untuk mengetahui seberapa besar tingkat konservasi air oleh suatu tanah dan seberapa besar air hujan yang akan masuk ke dalam tanah mengisi cadangan air tanah. Penelitian ini bertujuan menganalisis laju infiltrasi tanah pada jarak tanam berbeda dan hubungannya dengan sifat fisik tanah, serta membandingkan nilai infiltrasi lapang dengan model Horton di Hutan Penelitian Meranti Gunung Dahu, Leuwiliang, Bogor, Jawa Barat. Laju infiltrasi diukur menggunakan double ring infiltrometer pada masing-masing plot dengan jarak tanam 2 x 2 m dan 5 x 5 m serta dilakukan analisis tanah pada tiap plotnya. Sifat fisik tanah yang dianalisis yaitu tekstur tanah, bulk density, bahan organik, dan porositas tanah. Data infiltrasi lapang diolah menggunakan rumus pendekatan model Horton. Hasil laju infiltrasi pada tiap plot tidak memberikan pengaruh yang signifikan. Nilai kapasitas infiltrasi tertinggi yaitu pada plot 21 (jarak tanam 2 x 2 m) sebesar 2025 mm/jam dan terendah pada plot 10 (jarak tanam 5 x 5 m) sebesar 393 mm/jam. Nilai korelasi sifat fisik tanah terhadap laju infiltrasi terkuat yaitu bahan organik, yang menunjukkan bahwa bahan organik merupakan sifat fisik tanah yang mempunyai pengaruh paling kuat terhadap laju infiltrasi. Laju infiltrasi lapang dengan model Horton juga memiliki nilai korelasi yang kuat atau sempurna sehingga dapat disimpulkan model Horton dapat digunakan untuk menduga laju infiltrasi pada masing- masing plot pengamatan.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/104104
      Collections
      • UT - Silviculture [1443]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository