View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh Waktu Perendaman Pada Pembibitan Tanaman Sagu (Metroxylon sagu Rottb.) Terhadap Ketahanan Hidup Di Lapangan

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (15.92Mb)
      Date
      2020
      Author
      Rusydah, Dinar Nabila
      Djoefrie, H. M. H. Bintoro
      Santosa, Edi
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Diversifikasi pangan perlu dilakukan untuk mengatasi masalah utama ketersediaan pangan dunia. Salah satu tanaman yang dapat dijadikan sebagai sumber pangan pengganti beras yaitu tanaman sagu. Sagu yang ditanam dengan teknologi yang sederhana oleh para petani produktivitasnya masih tergolong rendah. Salah satu penyebabnya yaitu proses persiapan bahan tanam di pembibitan masih mengalami kendala saat penanaman bibit ke lapang. Oleh karena itu, perlakuan terhadap anakan sagu pada fase pembibitan sagu merupakan hal yang penting untuk diperlajari karena berkaitan dengan keberhasilan anakan sagu untuk menjadi tanaman yang berkualitas. Percobaan ini bertujuan untuk mencari taraf waktu perendaman dan sistem pembibitan yang memberikan hasil terbaik terhadap pertumbuhan bibit sagu di pembibitan dan di lapangan. Percobaan dilaksanakan di Kebun Percobaan Cikabayan IPB pada bulan Januari hingga Juni 2020. Percobaan I disusun dengan menggunakan Rancangan Kelompok Lengkap Teracak (RKLT) faktor tunggal. Perlakuan yang diberikan yaitu 4 taraf dengan 3 ulangan. Perlakuan yang pertama (P1) yaitu bibit direndam selama 3 bulan. Perlakuan kedua (P2) yaitu bibit ditanam dengan media tanam di dalam polibag dan direndam selama 3 bulan. Perlakuan yang ketiga (P3) yaitu bibit ditanam dalam polibag tetapi tidak direndam selama 3 bulan. Perlakuan yang keempat (P4) yaitu bibit direndam selama 1 bulan, kemudian ditanam dalam polibag yang diberikan media tanam kemudian direndam kembali selama 1 bulan, lalu dipindahkan ke luar kolam selama 1 bulan. Percobaan II disusun dengan menggunakan Rancangan Kelompok Lengkap Teracak (RKLT). Perlakuan yang diberikan yaitu 4 taraf dengan 5 ulangan. Perlakuan yang pertama yaitu hasil pembibitan P1. Perlakuan kedua yaitu hasil pembibitan P2. Perlakuan yang ketiga yaitu hasil pembibitan P3. Perlakuan yang keempat yaitu hasil pembibitan P4. Hasil penelitian pada percobaan pertama menunjukkan bahwa perlakuan Perlakuan waktu perendaman dan sistem pembibitan pada percobaan tidak berpengaruh nyata terhadap semua peubah yang diamati. Hasil penelitian pada percobaan kedua menunjukkan bahwa perlakuan Perlakuan waktu perendaman dan sistem pembibitan pada percobaan tidak berpengaruh nyata terhadap semua peubah yang diamati. Pembibitan dapat dilakukan menggunakan semua perlakuan waktu perendaman dan sistem pembibitan.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/103837
      Collections
      • UT - Agronomy and Horticulture [7622]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository