Analisis Tingkat Efisiensi Industri Gula di PTPN VII (Persero): Studi Komparasi Unit Usaha Bunga Mayang dan Cinta Manis
Abstract
Penelitian ini dilakukan pada Usaha Usaha (UU) Bunga Mayang dan Unit Usaha (UU) Cinta Manis, PT. Perkebunan Nusantara VII (Persero). Tujuan pada penelitian yaitu: (1) Mengetahui apa saja input yang dapat mempengaruhi produksi gula pada Unit Usaha (UU) Bunga Mayang dan Unit Usaha (UU) Cinta Manis, (2) Menganalisis dan membandingkan tingkat efisiensi industri gula pada UU Bunga Mayang dan UU Cinta Manis. Penelitian ini menggunakan jenis data sekunder selama kurun waktu 5 tahun yaitu pada tahun 2015-2019. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda (fungsi Cobb-douglas) dan analisis efisiensi alokatif dengan menggunakan rasio NPM (Nilai Produk Marginal) dan BKM (Biaya Korbanan Marginal). Hasil analisis regresi pada kedua unit usaha menunjukan hasil yang berbeda. Unit Usaha Bunga Mayang menunjukan bahwa produksi tebu dan rendemen tebu memiliki pengaruh yang positif terhadap produksi gula. Sedangkan variabel faktor produksi luas lahan dan tenaga kerja tidak berpengaruh terhadap produksi gula. Pada Unit Usaha Cinta Manis menunjukan peningkatan luas areal lahan, produksi tebu, rendemen tebu, serta tenaga kerja akan meningkatkan produksi gula. Hasil analisis efisiensi menunjukan bahwa Unit Usaha (UU) Cinta Manis lebih efisien dibandingkan dengan Unit Usaha Bunga Mayang.
