Pengaruh Modal Sosial dan Ekonomi terhadap Intensitas Pengelolaan Hutan Rakyat dan Kesejahteraan Petani di Kecamatan Playen, Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor modal sosial dan
ekonomi yang mempengaruhi intensitas pengelolaan hutan rakyat dan
hubungannya dengan kesejahteraan petani hutan rakyat. Faktor modal sosial yang
digunakan dalam penelitian ini meliputi pendidikan, usia, jumlah anggota keluarga,
jumlah tenaga kerja keluarga, kompetensi, motivasi, norma, jaringan dan pekerjaan.
Faktor modal ekonomi yang digunakan dalam penelitian ini adalah luas lahan,
potensi tegakan hutan, status kepemilikan tanah dan sumber pendanaan. Korelasi
antara faktor modal sosial dan ekonomi terhadap intensitas pengelolaan hutan
rakyat diidentifikasi menggunakan uji korelasi Rank Spearman. Mayoritas petani
hutan rakyat (56,67%) di Kecamatan Playen melakukan pengelolaan hutan rakyat
dengan intensitas sedang. Intensitas pengelolaan hutan rakyat dipengaruhi oleh
modal sosial yaitu jumlah anggota keluarga, jumlah tenaga kerja keluarga, jejaring,
pekerjaan, kompetensi, motivasi dan juga luasan lahan serta sumber dana
pengelolaan yang berasal dari faktor modal ekonomi. Intensitas pengelolaan hutan
rakyat memiliki hubungan yang kuat dengan produktivitas hutan rakyat dan
kesejahteraan petani.
Collections
- UT - Forest Management [3207]
