View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Human Ecology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Human Ecology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh Internalisasi Nilai Keluarga, Regulasi Emosi, dan Habituasi Karakter, Terhadap Perilaku Sosial Remaja

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (29.83Mb)
      Date
      2020
      Author
      Josua, Dian Pertiwi
      Sunarti, Euis
      Krisnatuti, Diah
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Manusia membutuhkan manusia lain untuk hidup, dan manusia didesain untuk saling ketergantungan satu sama lain. Pola ketergantungan individu, akan berlangsung secara berbeda di tiap tingkat usia. Dalam proses menuju dewasa serta meninggalkan masa anakanak, ikatan kebergantungan pada remaja dapat dipahami melalui perilaku sosial. Perilaku sosial remaja merupakan perilaku yang dilakukan baik secara irasonal maupun rasional dan dapat memberikan sebab – akibat pada individu yang melakukannya, serta di lingkungan individu tersebut. Faktor yang memotivasi perilaku sosial remaja, antara lain dari diri sendiri, keluarga, dan lingkungannya. Internalisasi nilai keluarga, dalam konteks perilaku sosial merupakan dasar dari keyakinan remaja dalam berperilaku, dan beradaptasi. Kemudian, regulasi emosi akan mengatur perasaan seseorang dan pemikiran logisnya (kognitif) dalam menciptakan kondisi tertentu sebelum seseorang berperilaku, serta setelah remaja melakukan suatu hal pada diri sendiri, maupun pada orang lain. Melalui pembiasaan, yang selanjutnya disebut sebagai habituasi karakter, seorang remaja dibentuk jati dirinya dengan pembiasaan bersikap baik dari keluarganya, melihat teladan guru, dan mencontoh teman sebayanya sehingga dari habituasi karakter, akan tercipta pola perilaku sosial remaja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan, hubungan, dan pengaruh internalisasi nilai keluarga, regulasi emosi, dan habituasi karakter terhadap perilaku sosial remaja di dua lingkungan tempat tinggal yang berbeda yaitu di perumahan kompleks dan di perkampungan dengan kondisi ayah dan ibu bekerja (dual earner family). Desain penelitian menggunakan cross-sectional study, dilakukan di Kota Depok. Contoh dalam penelitian ini adalah remaja dengan keluarga utuh, yang memiliki ayah dan ibu bekerja, serta ibu yang bekerja secara formal dan informal. Teknik penarikan contoh dilakukan secara disproportional stratified random sampling. Data penelitian dikumpulkan melalui self-report menggunakan kuesioner dengan responden sebanyak 120 remaja dan 120 ibu bekerja. Rata-rata usia orangtua merupakan dewasa madya, pendidikan orangtua di perumahan kompleks lebih tinggi dari pendidikan ayah dan ibu di perkampungan, secara keseluruhan keluarga yang diteliti merupakan keluarga tidak miskin dengan pendapatan perkapita keluarga di perumahan kompleks lebih tinggi dari keluarga di perkampungan. Remaja yang diteliti rata-rata berusia remaja akhir, yakni 16 tahun dengan urutan kelahiran sebagai anak bungsu. Ibu yang tinggal di perkampungan lebih sering melakukan internalisasi nilai keluarga pada remaja. Dalam hal regulasi emosi dan habituasi karakter justru sebaliknya, remaja kompleks mampu mengatur emosinya serta melakukan habituasi karakter secara lebih baik. Sedangkan dalam perilaku sosial, remaja perkampungan, lebih tinggi dalam berperilaku prososial daripada remaja di perumahan kompleks. Internalisasi nilai keluarga yang tidak dianggap penting sehingga tidak atau jarang ditransfer oleh ibu bekerja pada anak remajanya ialah apresiasi pada anak melalui prestasi. Hasil dari penelitian lainnya, menyebutkan bahwa perilaku sosial yang jarang atau tidak pernah dilakukan oleh remaja ialah kenakalan. Regulasi emosi yang jarang dilakukan oleh remaja ialah penempatan sudut pandang, kurang matangnya jati diri remaja, mendorong remaja masing melihat dari perspektifnya sendiri. Habituasi karakter yang jarang dibiasakan pada remaja ialah adil terhadap diri sendiri dan adil terhadap orang lain. Berdasarkan hasil analisis korelasi Pearson, pendidikan ayah dan ibu, jumlah anggota keluarga dan pendapatan perkapita, berhubungan positif dengan internalisasi nilai keluarga, hal ini dapat dimaknai bahwa semakin tinggi lama pendidikan ayah dan ibu (r=0.246*, p=0.036); (r=0.228*, p=0.033), semakin banyak anggota keluarga di dalam rumah (r=0.156*, p=0.049), semakin tinggi pendapatan perkapita keluarga (r=0.134*, p=0.047), maka semakin baik pula internalisasi nilai keluarga. Variabel lainnya yang dinyatakan berhubungan positif antara lain, pendidikan ibu (r=0.174, p=0.034) dengan regulasi emosi, apabila pendidikan ibu tinggi, maka remaja akan lebih baik dalam meregulasi emosi. Sebaliknya, pendidikan ayah berhubungan positif langsung dengan habituasi karakter remaja (r=0.457*, p=0.021), dengan demikian semakin tinggi pendidikan ayah, maka akan semakin baik pula habituasi karakter remaja. Temuan lain dalam penelitian memperlihatkan, pendidikan ayah dan ibu (r=0.254*, p=0.034); (r=0.373*, p=0.015), jam kerja ibu (r=0.166*, p=0.043), pendapatan perkapita keluarga (r=0.557**, p=0.008), serta regulasi emosi (r=0.585**, p=0.001), berkorelasi positif signifikan dengan perilaku sosial remaja yang bisa diartikan bahwa semakin tinggi pendidikan ayah dan ibu, jam kerja ibu, pendapatan perkapita keluarga, serta semakin baik remaja melakukan regulasi emosi, maka semakin baik pula perilaku sosial remaja. Karakteristik lingkungan (perumahan kompleks) berpengaruh positif langsung terhadap regulasi emosi (β=0.221, t>1.96), yang dapat dimaknai remaja yang tinggal di perumahan kompleks lebih baik dalam melakukan regulasi emosi daripada remaja di perkampungan. Temuan lain menyatakan, karakteristik lingkungan (perumahan kompleks) berpengaruh positif langsung terhadap habituasi karakter (β=0.338, t>1.96), artinya remaja yang tinggal di perumahan kompleks lebih baik habituasi karakternya. Hasil penelitian juga menunjukkan karakteristik keluarga, terutama pendidikan ibu berpengaruh positif langsung terhadap perilaku sosial remaja (β=0.249, t>1.96), semakin tinggi pendidikan ibu, maka akan semakin baik perilaku sosial remaja. Regulasi emosi berpengaruh secara positif langsung terhadap perilaku sosial remaja (β=0.277, t>1.96), yang artinya baik buruknya atau kemampuan remaja dalam meregulasi emosi, akan berpengaruh terhadap perilaku sosial remaja. Karakteristik remaja (urutan kelahiran) berpengaruh positif langsung terhadap internalisasi nilai keluarga (β=0.142, t>1.96), yang dapat dimaknai anak sulung lebih baik mendapatkan internalisasi nilai keluarga. Karakteristik lingkungan (perumahan kompleks) berpengaruh positif langsung terhadap regulasi emosi (β=0.221, t>1.96), dengan demikian remaja di perumahan kompleks lebih baik dalam melakukan regulasi emosi. Karakteristik remaja (urutan kelahiran) berpengaruh negatif terhadap perilaku sosial (β=-0.171, t>1.96) yang berarti anak bungsu lebih berperilaku antisosial. Merujuk hasil penelitian, saran yang dapat diberikan kepada pihak-pihak yang terlibat, antara lain: (1) diperlukan pelatihan emosi bagi remaja, agar remaja dapat mengatur emosinya dengan efisien, sehingga mampu mengelola emosi dimensi menyalahkan diri sendiri dan fokus memikirkan/merenungkan sesuatu, serta menghasilkan perilaku yang baik; (2) remaja dianjurkan untuk mencari role model yang berperilaku prososial agar dapat melakukan pembiasaan atau habituasi karakter secara positif dan dapat menekan perilaku antisosial yang berupa perilaku tidak bersahabat serta perilaku menarik diri; (3) perlu diadakan penelitian selanjutnya mengenai perilaku sosial yang lebih spesifik mengarah pada prososial dan atau antisosial di wilayah lain.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/102907
      Collections
      • MT - Human Ecology [2410]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository