Pengembangan Model Agroforestcape Berbasis Teknologi Blockchain untuk Mendukung Ketersediaan Pangan dan Kelestarian Lingkungan
Abstract
Sistem agroforestri yang saat ini diterapkan di Indonesia masih menghadapi berbagai permasalahan terkait dengan efisiensi dan efektivitas rantai pasok. Oleh karena itu, pengembangan paradigma baru pengembangan agroforestri Indonesia yang bernama Agroforestcape (Agroforestry Landscape) berbasis teknologi blockchain sangat penting untuk mendukung ketersediaan pangan dan kelestarian lingkungan. Kajian ini dirumuskan bertujuan untuk mengembangkan sebuah konsep baru agroforestri di Indonesia yang efisien dan efektif serta mengaplikasikan teknologi blockchain dalam rantai pasok usaha agroforestri. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode desk study dan gap analysis. Agroforestcape dapat diterapkan melalui penggunaan komposisi tanaman sengon buto, jati, lamtoro, bakau, lada, padi, sagu, dan ubi kayu melalui tiga model penanaman yaitu 2D, 3D dan 4D agroforestry. Model penanaman Agroforestcape dapat berkontribusi dalam mendukung ketersediaan bahan pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Konversi lahan pertanian menjadi agroforestri dapat meyerap karbon tiga kali lebih tinggi selama 20 tahun mendatang. Teknologi blockchain memungkinkan pengelolaan basis data agroforestri dapat dilaksanakan secara efisien dan efektif.
Collections
- UT - Forest Management [3207]
