View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Animal Disease and Veterinary Health
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Animal Disease and Veterinary Health
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Konsentrasi Total Protein Plasma Tikus Putih (Rattus norvegicus) yang Diberi Imunoglobulin G Asal Kolostrum Hiperimun

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (8.030Mb)
      Date
      2019
      Author
      Syahril, Ridwan
      Murtini, Sri
      Ilyas, Abdul Zahid
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Kolostrum sapi adalah hasil sekresi dari kelenjar ambing induk sapi betina yang mengandung komponen bioaktif seperti growth factor, faktor antimikroba dan faktor kekebalan (antibodi). Antibodi dalam kolostrum sapi dapat ditingkatkan dengan vaksinasi terhadap induk menggunakan antigen yang sudah dilemahkan atau dimatikan sehingga dinamakan kolostrum hiperimun dan dapat dikembangkan sebagai imunoterapi pasif yang diberi secara oral. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi total protein plasma yang diberi kolostrum hiperimun sapi yang mengandung antibodi AI H5N1 pada tikus Wistar sebagai hewan model. Tikus dibagi menjadi tiga kelompok perlakuan (N = 36), yaitu kelompok kontrol (K) diberi akuades, kelompok suspensi (S) diberi suspensi IgG anti H5N1 dosis 1 ml/ekor dan kelompok mikrokapsul (M) diberi mikrokapsul yang berisi IgG anti H5N1 setara dengan 1 ml/ekor. Hasil penelitian menunjukkan kelompok Smemiliki konsentrasi total protein plasma tertinggi pada pengamatan jam ke-2 kemudian mengalami penurunan, sedangkan pada kelompok M menunjukkan peningkatan konsentrasi total protein plasma hingga jam ke-6 kemudian mengalami penurunan pada jam ke-8. Pengukuran bioavailabilitas menunjukkan kelompok suspensi (S) memiliki nilai AUC yang lebih tinggi dibandingkan dengan perlakuan lain. Berdasarkan hasil analisis statistik menunjukkan konsentrasi total protein plasma tidak memiliki perbedaan secara nyata (p>0.05) diantara kelompok perlakuan. Kesimpulannya, pemberian suspensi IgG anti H5N1 dan mikrokapsul IgG H5N1 asal kolostrum hiperimun tidak memiliki pengaruh secara nyata terhadap konsentrasi total protein plasma maupun bioavailabilitasnya pada hewan model tikus Wistar.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/102284
      Collections
      • UT - Animal Disease and Veterinary Health [1241]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository