View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Soil Science and Land Resources
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Soil Science and Land Resources
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Respon Mikrob dan Fauna Tanah terhadap Perbedaan Penggunaan Lahan di Kecamatan Kaduhejo, Pandeglang, Banten

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (15.17Mb)
      Date
      2019
      Author
      Rizki, Aulia
      Widyastuti, Rahayu
      Hazra, Fahrizal
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Pengunaan lahan atau ekosistem yang berbeda akan mempengaruhi kelimpahan dan keanekaragaman mikrob maupun fauna yang ada di dalam tanah seperti di Kecamatan Kaduhejo, Kabupaten Pandeglang, Banten. Kecamatan Kaduhejo memiliki beragam penggunaan lahan seperti hutan primer, kebun campuran, sawah dan pekarangan. Perbedaan penggunaan lahan yang ada mempengaruhi aktivitas mikrob dan fauna tanah yang berperan penting pada ekosistemnya. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui dan mempelajari respon fauna tanah serta mikrob tanah terhadap perbedaan penggunaan lahan di ekosistem hutan primer, kebun campuran, pekarangan dan sawah. Sampel tanah diambil dari empat penggunaan lahan yang berbeda tersebut diatas. Penelitian mencakup isolasi mikrob, ekstraksi dan identifikasi fauna tanah. Pengambilan sampel tanah untuk mikrob menggunakan metode komposit dengan jumlah sampel 20 dari 4 penggunaan lahan. Sampel fauna tanah diambil 10 titik untuk tanah dan 10 titik dari serasah, dengan jumlah 80 sampel. Ekstraksi Fauna tanah menggunakan metode Berlese Funnel Extractor. Hasil penelitian menunjukkan populasi Azotobacter dan MOPP tertinggi ditemukan di hutan primer yaitu masing-masing sebesar 4,97x104 dan 3,55x104 spk/gram tanah, populasi mikrob selulolitik tertinggi pada ekosistem kebun campuran yaitu sebesar 0,79x104 spk/gram tanah, sedangkan populasi total fungi dan total mikrob tertinggi terdapat pada ekosistem pekarangan yaitu masing-masing sebesar 4,01x104 dan 0,53x107 spk/gram tanah. Hasil pengamatan fauna tanah ditemukan 16 ordo pada hutan primer, 17 ordo pada kebun campuran, 15 ordo pada pekarangan, dan 17 ordo pada sawah. Lapisan serasah pada setiap penggunaan lahan memiliki kelimpahan fauna tanah lebih tinggi dibandingkan dengan lapisan tanah. Berdasarkan Shannon’s diversity index, sawah mempunyai nilai keanekaragaman yang lebih tinggi (2,08) dibandingkan dengan tiga penggunaan lahan lain.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/102253
      Collections
      • UT - Soil Science and Land Resources [2829]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository