View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Fisheries and Marine Science
      • UT - Fisheries Resource Utilization
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Fisheries and Marine Science
      • UT - Fisheries Resource Utilization
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Tolok Ukur Kearifan Lokal pada Pengelolaan Perikanan Berkelanjutan di Desa Adat Kedonganan Provinsi Bali

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (16.34Mb)
      Date
      2019
      Author
      Kurniawan, Ari
      Darmawan
      Oktariza, Wawan
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      DARMAWAN dan WAWAN OKTARIZA. Terminologi kearifan lokal sering digunakan walau tidak ada pedoman teknis yang dapat digunakan untuk mengukur kadar kearifan tersebut. . Padahal kearifan dalam mengelola sumberdaya harus diartikan sebagai pengelolaan yang menjaga keberlanjutan sumberdaya tersebut.. Oleh sebab itu pemerintah harus memiliki tolok ukur untuk menentukan apakah praktik pengelolaan masysarakat lokal tersebut arif atau tidak. Penelitian bertujuan menyusun tolok ukur tingkat kearifan masyarakat dalam mengelola sumberdaya ikan dan mengujicobakannya terhadap praktik pengelolaan di Desa Adat Kedonganan. Penelitian berupa studi kasus dilakukan dengan studi pustaka serta pendekatan kualitatif melalui pengamatan langsung dan wawancara terhadap prajuru adat dan perwakilan nelayan Kedonganan. Penelitian mendefinisikan kearifan yang dipadankan dengan berbagai kriteria pengelolaan sumberdaya perikanan berkelanjutan ke dalam satu instrumen tolok ukur. Tolok ukur memiliki dua bagian yaitu aspek Dasar Pemikiran (factual knowledge) dan aspek Praktik Pengelolaan (procedural knowledge) masing-masing terbagi ke dalam lima kriteria yaitu: ekosistem dan sumberdaya, perencanaan dan tata kelola, kelembagaan, alat tangkap dan teknologi, serta sosial dan ekonomi. Tiap kriteria memiliki indikator dan parameter penilaian tertentu. Penelitian mengungkapkan adanya perbedaan tingkat kearifan antara prajuru adat dengan nelayan. Tingkat kearifan nelayan pada aspek Dasar Pemikiran termasuk lemah di tiga kriteria. Nelayan mencapai tingkat moderat pada kriteria alat tangkap dan teknologi serta mencapai tingkat kuat pada kriteria sosial dan ekonomi. Adapun prajuru desa hanya satu kriteria yang bernilai lemah (sumberdaya dan ekosistem). Tidak ada perbedaan tingkat kearifan di kedua kelompok tersebut untuk aspek Praktik Pengelolaan. Keduanya cenderung lemah di kriteria ekosistem dan sumberdaya, perencanaan, dan kelembagaan. Namun mencapai moderat pada kriteria alat tangkap dan tinggipada kriteria sosial ekonomi.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/101927
      Collections
      • UT - Fisheries Resource Utilization [1891]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository