View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Economics and Management
      • UT - Economics and Development Studies
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Economics and Management
      • UT - Economics and Development Studies
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Percepatan Pembangunan Ekonomi Daerah Tertinggal di Provinsi Nusa Tenggara Timur

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (22.24Mb)
      Date
      2019
      Author
      Novista, Tsaniya
      Purnamadewi, Yeti Lis
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Untuk meningkatkan pemerataan pembangunan ekonomi, pemerintah menetapkan daerah tertinggal untuk kemudian ditetapkan kebijakan yang dapat mempercepat pembangunan ekonominya dan mengejar ketertinggalannya dari daerah lainnya. Berdasarkan Peraturan Presiden, di tahun 2015, salah satu provinsi yang masih memiliki daerah tertinggal terbanyak di Indonesia adalah Provinsi Nusa Tenggara Timur. Padahal ditinjau dari tingkat pertumbuhan ekonominya relatif tinggi. Dengan demikian tujuan utama penelitian ini adalah menganalisis faktorfaktor yang mempengaruhi perkembangan ekonomi daerah tertinggal di NTT dan merumuskan percepatan perkembangan ekonomi daerah tertinggal tersebut. Hasil analisis Tipologi Klassen, menunjukkan bahwa sebagian besar (11 dari 18 daerah tertinggal NTT) masih teridentifkasi sebagai wilayah tertinggal/perekonomiannya rendah. Sebagian besar daerah tertinggal yang perekonomiannya rendah tersebut, memiliki sektor unggulan (analisis Location Quontient/LQ) adalah sektor pertanian; sementara daerah lainnya memiliki sektor unggulan bervariasi, diantaranya pertambangan dan penggalian, perdagangan, jasa perusahaan dan real estate. Kecuali Kabupaten Timor Tengah Utara, kabupaten lainnya memiliki ketertinggalan dalam banyak aspek. Hasil analisis ekonometrik data panel menunjukkan bahwa variabel yang secara signifikan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah tertinggal yang perekonominannya rendah adalah peningkatan pengeluaran konsumsi pemerintah, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) sektor pertanian dan Dana Alokasi Khusus (DAK). Dengan demikian untuk mempercepat perekonomian daerah tertinggal di NTT adalah dengan memprioritaskan pembangunan ekonomi kepada daerah tertinggal yang perekonomiannya masih rendah (11 daerah tertinggal) melalui pengembangan sektor unggulanya, meningkatkan pengeluaran pemerintah dan DAK kepada sektor pertanian dan sektor unggulan lainnya.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/101847
      Collections
      • UT - Economics and Development Studies [3214]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository