View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Geophysics and Meteorology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Geophysics and Meteorology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Penyusunan Model Hibrida Prakiraan Iklim Tradisional dan Kontemporer di Kabupaten Sidrap dan Wajo

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (28.90Mb)
      Date
      2019
      Author
      Nilano, Alhadi
      Boer, Rizaldi
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Prakiraan tradisional merupakan bagian dari praktik komunitas lokal dalam menghadapi ketidakjelasan iklim dan menjadi inti dari pengamanan hidup dan adaptasi. Prakiraan tradisional seringkali terbungkus legenda, mitos, dan tidak ilmiah, namun memiliki kelebihan dibanding ilmu kontemporer, yaitu pengalaman dan bersifat lokal. Prakiraan tradisional dapat menjadi alat baru dalam meningkatkan kapasitas adaptasi petani dan mengurangi kerentanan petani menghadapi perubahan iklim, serta dapat membantu memahami alam dan hubungan antar elemen di dalamnya. Penelitian ini menginvestigasi prakiraan tradisional pananrang masyarakat Bugis di Kabupaten Sidenreng-Rappang dan Wajo, Sulawesi Selatan, menguji akurasinya, serta membentuk model hibrida antara prakiraan tradisional dan prakiraan kontemporer. Model hibrida dibentuk melalui teknik regresi logistik. Pananrang merupakan ilmu pembacaan pola berulang di alam yang menjadi landasan prakiraan cuaca dan iklim serta penentuan keputusan pertanian. Penelitian ini menunjukkan indikator-indikator pananrang memiliki akurasi yang tinggi dalam prakiraan curah hujan tahunan, awal musim hujan, lama musim hujan, jumlah kejadian banjir, dan variabilitas iklim ENSO serta IOD dengan beberapa batasan. Model yang terbentuk berjumlah 15 dan memiliki skill yang baik, namun hanya ada 1 model yang merupakan model hibrida. Batasan-batasan ini disebabkan keterbatasan data observasi dan data historis prediksi, ketidakjelasan dalam beberapa indikator tradisional, dan isu penjagaan kekayaan intelektual.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/101412
      Collections
      • UT - Geophysics and Meteorology [1720]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository