View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Forest Management
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Forest Management
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Ketersediaan Tenaga Operator dan Peluang Penggunaan Feeder Mekanis pada Penggergajian Kayu Mesin Di Kabupaten Bogor.

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (13.44Mb)
      Date
      2019
      Author
      Novijanti, Siti Fauziah
      Darusman, Dudung
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Ketersediaan tenaga operator terampil secara kuantitatif akan menentukan produktivitas fisik/volume, dan secara kualitatif akan menentukan kesesuaian dengan kualitas output yang diinginkan.Masalah ketersediaan tenaga operator terampil diharapkan dapat diatasi dengan bantuan alat feeder mekanis.Dari penelitian ini industri penggergajian kayu di Kabupaten Bogor secara umum belum pernah mengetahui dan menggunakan alat tersebut. Pengelolaan industri umumnya masih sederhana, di mana dari sebanyak 30 sampel, hanya 2 unit (6.7 %) industri penggergajian kayu memiliki sistem pembagian kerja, dan hanya 3 (10%) unit yang memakai sistem K3. Kapasitas volume penggergajian kayu beragam dan berkisar antara 20 m3hingga 192 m3. Sebanyak 73.3 % industri penggergajian kayu termasuk kapasitas produksi kecil dan sedang, sertaumur berkisar antara 5 bulan sampai 29 tahun dengan rata-rata 8.7 tahun. Jenis kayu yang diolah dan kualitas kayu yang dihasilkan juga bervariasi, ada kayu berkualitas tinggi, sedang, dan rendah, yang akan digunakan sebagai bahan bangunan, pallet, dan meubeler. Penjualan hasil kayu gergajian masih disekitar Jabodetabek, sehingga kesadaran pentingnya kualitas masih rendah (93.3%).Mereka (53.3 %) juga menilai adanya kesulitan menyediakan tenaga terampil, dan mereka (53.3 %) menganggap alat feeder mekanis DD-1 merupakan solusi untuk mendapatkan hasil gergajian yang lurus dan berkualitas baik. Walaupun sebanyak 25 unit (83.3%) industri penggergajian kayu menganggap kualitas berpengaruh terhadap harga, tapi kenyataannya kualitas tidak berpengaruh terhadap harga karena adanya sistem pemasaran oleh paguyuban.Penggunaan alat feeder mekanis diminati dan diharapkan dapat meminimalisasi angka kecelakaan kerja.Sebanyak 21 unit (70 %) yang memperkirakan harga alat feeder mekanis yang terjangkauuntuk investasi berkisar pada harga Rp 2.000.000- Rp 6.000.000.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/101278
      Collections
      • UT - Forest Management [3207]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository