View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Veterinary Clinic Reproduction and Pathology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Veterinary Clinic Reproduction and Pathology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Studi Kasus Kejadian Left Displacement of Abomasum pada Sapi Perah di KPBS Pangalengan Kabupaten Bandung Tahun 2014–2018.

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (15.37Mb)
      Date
      2019
      Author
      Insani, Liedzikri Rizqi
      Choliq, Chusnul
      Widyananta, Budhy Jasa
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Upaya peningkatan produksi susu dilakukan dengan meningkatkan potensi genetik sapi perah. Peningkatan potensi genetik yang tidak diimbangi dengan manajemen pakan yang baik, dapat mengakibatkan munculnya kasus displacement abomasum pada sapi perah. Left displacement of abomasum (LDA) adalah kondisi saat abomasum membesar karena cairan, gas, atau keduanya terjebak di bagian kiri dari ruang abdominal. Kejadian LDA lebih sering terjadi pada sapi dewasa yang habis lahir dan pada pedet yang mulai disapih. Kondisi ini sangat merugikan bagi peternak yang seharusnya panen susu setelah kelahiran, tidak tercapai karena terjadi penurunan produksi susu sampai dijual atau diafkir lebih awal akibat gangguan kesehatan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah kasus LDA pada sapi perah dan manajemen penanganannya di KPBS Pangalengan Kabupaten Bandung. Studi ini merupakan studi kasus berdasarkan data sekunder kasus LDA dari laporan kegiatan di Koperasi Peternakan Bandung Selatan (KPBS) Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat Tahun 2014–2018. Studi ini menunjukkan bahwa kasus LDA pada sapi perah pada tahun 2014–2018 sebanyak 470 kasus dari total populasi 23740 ekor (1.97%) dengan rata-rata kasus per tahun 94 kasus. Kasus LDA tertinggi terjadi pada tahun 2018 sebanyak 136 kasus dan terendah pada tahun 2016 sebanyak 58 kasus. Kasus LDA ini banyak terjadi akibat ketidakseimbangan antara pemberian konsentrat dan hijauan sehingga kandungan serat pada pakan yang diberikan terlalu rendah.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/101001
      Collections
      • UT - Veterinary Clinic Reproduction and Pathology [2187]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository