Kajian penangkanapan udang putih kecil (Metapenaeus lysianassa, de Man 1888) sebagai aplikasi pengelolaan di muara Sungai Kakap Kabupaten Pontianak Kalimantan Barat
Study on capture of small white shrimp (Metapenaeus lysianassa, de Man 1888) as A Management Application in Sungai Kakap estuary Kabupaten Pontianak West Kalimantan
Abstract
Small white shrimp (Metapenaeus lysisanassa) fishery using setnets in Sungai Kakap estuary increased from the year 1994 to 2005 and this sector gave a lot of benefit for fishermen. The advantages of this shrimp fishery are providing work and income for local people, providing of nutritious food for human life and local government income from tax or retribution. However, the increasing fishermen effort to catch small white shrimp in this estuary is estimated to be followed by decreasing of their productivities and declining of CPUE trend. The objectives of the study are to obtain distribution pattern of small white shrimp caught by setnet and to obtain CPUE (Catch per Unit Effort) trend of small white shrimp fishery. Eleven stations were established in this site to learn distribution pattern of small white shrimp caught by setnet and time series data of catch and effort was used to calculate the trend of CPUE. The study got information that distribution pattern of small white shrimp was caught in higher numbers in salinity interval 5 – 7‰. Bigger sizes of small white shrimp were found in salinity 10 - 20‰. CPUE of small white shrimp caught by setnet tends to decrease during twelve years.The study result is expected to give information for management plan to manage of small white shrimp fishery. Perikanan udang putih kecil (Metapenaeus lisianassa) menggunakan setnet di muara Sungai Kakap telah mengalami perkembangan sejak tahun 1994 hingga 2005 dan sektor ini telah memberikan banyak manfaat bagi nelayan. Manfaat yang diperoleh antara lain adalah penyediaan lapangan pekerjaan dan pendapatan bagi masyarakat setempat, penyediaan protein hewani dan pajak atau retribusi untuk pemerintah daerah. Akan tetapi peningkatan upaya yang dilakukakan nelayan untuk menangkap spesies udang putih kecil diperkirakan telah menyebabkan terjadinya penurunan produktifitas upaya tangkap. Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah untuk mendapatan gambaran pola penyebaran udang putih yang tertangkap oleh setnet dan mendapatan gambaran kecenderungan CPUE dari perikanan udang putih kecil. Sebelas stasiun didirikan di estuari untuk mengetahui pola penyebaran udang putih kecil yang tertangkap oleh setnet. Data produksi tahunan udang putih kecil dan jumlah hari tangkap (trip) digunakan untuk mengetahui kecenderungan CPUE. Hasil dari kajian ini menginformasikan bahwa udang putih kecil lebih banyak tertangkap pada salinitas 5-7%. Udang putih kecil yang berukuran lebih besar pada umumnya tertangkap pada perairan yang lebih dalam dan salinitas yang lebih tinggi. CPUE dari perikanan udang putih keci cenderung mengalami penurunan sepanjang tahun. Hasil kajian ini diharapan dapat memberikan informasi bagi perencanaan pengelolaan untuk mengelola perikanan udang putih kecil secara berkelanjutan
Collections
- MF - Fisheries [3361]


