View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Veterinary Clinic Reproduction and Pathology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Veterinary Clinic Reproduction and Pathology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Perbandingan Profil Leukosit pada Kucing Setelah Dikastrasi dengan Metode Ligasi (Pinhole) dan Kimia

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (8.852Mb)
      Date
      2019
      Author
      Anggrainy, Widya
      Maylina, Leni
      Esfandiari, Anita
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Tingginya tingkat reproduksi kucing dapat menimbulkan berbagai dampak negatif, sehingga dibutuhkan tindakan pengendalian populasi kucing dengan kastrasi Tujuan dari penelitian ini adalah mempelajari profil leukosit pada kucing (Felis domestica) yang dikastrasi dengan metode ligasi (pinhole) dan kimia. Penelitian ini menggunakan delapan ekor kucing jantan berumur 1 tahun yang sehat secara klinis. Kucing dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok kastrasi ligasi dan kelompok kastrasi kimia. Kastrasi metode kimia dilakukan menggunakan FeCl3 5%. Pengambilan sampel darah dilakukan pada saat sebelum dikastrasi (H-0) dan 14 hari sesudah kastrasi (H-14) untuk dianalisis terhadap jumlah total leukosit, neutrofil, limfosit, monosit, eosinofil dan basofil menggunakan Vetscan HM5®. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa kucing kelompok kastrasi ligasi cenderung mengalami penurunan pada rata-rata jumlah total leukosit (5.43%), limfosit (20.33%), eosinofil (10.46%), dan basofil (7.69%) dan peningkatan pada rata-rata jumlah monosit (54.08%) dan neutrofil (0.14%) pada 14 hari sesudah kastrasi. Sementara itu pada kelompok kastrasi kimia pada periode waktu pengamatan yang sama cenderung mengalami penurunan pada semua parameter leukosit yaitu pada rata-rata jumlah total leukosit (25.95%), neutrofil (33.99%), limfosit (2.30%), monosit (20.24%), eosinofil (18.49%), dan basofil (27.27%). Indeks stres pada kelompok kucing yang dikastrasi menggunakan metode ligasi cenderung mengalami peningkatan, sedangkan pada kelompok kucing yang dikastrasi dengan metode kimia cenderung mengalami penurunan,
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/100316
      Collections
      • UT - Veterinary Clinic Reproduction and Pathology [2187]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository