Respons seleksi jangka pendek bobot badan umur empat minggu terhadap penampilan produksi dan reproduksi burung puyuh
Date
1989Author
Kuswahyuni, Irene Sumeidiana
Martojo, Harimurti
Sugandi, Dawan
Wahju, Juju
H.A.A. Mattjik
Hutabarat, Pittor H
Metadata
Show full item recordAbstract
Teks Asli DokumenPENDAHULUAN Didalam rangka meningkatkan gizi masyarakat, salah satu jalan yang ditempuh adalah menambah suplai sumber protein hewani. Usaha pemerintah dalam hal ini adalah meningkatkan usaha peternakan baik ternak besar, ternak kecil maupun aneka ternak. Burung puyuh merupakan salah satu jenis aneka ternak unggas yang sudah mulai populer di kalangan masyarakat guna memenuhi kebutuhan pangan, baik telur maupun dagingnya. Walaupun belum didapatkan angka-angka yang pasti tentang populasi burung puyuh, tetapi minat yang besar akan burung puyuh dapat dilihat dari semakin banyaknya masyarakat yang turut mengusahakannya ( Anonymous 1981, 1984, 1985 ). Selain telur, daging puyuh juga mempunyai nilai gizi yang tinggi tiada bedanya dengan daging ternak unggas yang lain. Pemasaran daging puyuh dewasa ini boleh dikatakan belum menguntungkan. Dengan demikian daging puyuh dewasa ini tidak lain merupakan hasil sampingan dari usaha pembibitan ataupun kadang-kadang juga dari puyuh petelur yang sudah menjadi afkir. ...
Collections
- DF - Animal Science [376]


