View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Plant Protection
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Plant Protection
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Keefektifan Minyak Atsiri Pala dan Cengkih sebagai Fumigan untuk Pengendalian Larva Oryzaephilus surinamensis (Coleoptera: Silvanidae)

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (12.04Mb)
      Date
      2019
      Author
      Cristiana, Shinta Leny
      Harahap, Idham Sakti
      Nurulaila, Lia
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Oryzaephilus surinamensis (Coleoptera: Silvanidae) termasuk hama gudang sekunder, yang menyerang komoditas serealia, tepung, buah kering, kopra, dan rempah-rempah di tempat penyimpanan. Pengendalian hama ini umumnya menggunakan insektisida dan fumigan sintetik. Pengunaan insektisida sintetik yang berlebihan selain berbahaya bagi kesehatan konsumen juga memiliki dampak negatif terhadap lingkungan. Minyak atsiri dapat berperan sebagai fumigan atau racun nabati yang dapat digunakan sebagai alternatif pengganti insektisida sintetik. Penelitian ini bertujuan mengetahui keefektifan minyak atsiri pala dan cengkih sebagai fumigan untuk pengendalian larva O. surinamensis (L). Pengujian dilakukan pada 6 taraf dosis perlakuan dengan 5 kali ulangan. Setelah itu, dilakukan pengamatan mortalitas serangga uji pada 72 jam setelah perlakuan (JSP). Hasil penelitian menunjukkan minyak atsiri pala pada dosis 0.06 ml/l ruang fumigasi menyebabkan mortalitas 95% (LD50 = 0.033 dan LD95 = 0.066). Minyak atsiri cengkih pada dosis 0.22 ml/l ruang fumigasi menyebabkan mortalitas 98% (LD50 = 0.095 dan LD95 = 0.243). Pengamatan yang dilakukan setelah 72 JSP menunjukkan masih terdapat larva yang bertahan hidup serta mampu berkembang menjadi pupa dan imago, tetapi terjadi malformasi beupa tubuh larva dan pupa yang menjadi berwarna kehitaman, mengerut, dan elitra yang tidak berkembang sempurna.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/100279
      Collections
      • UT - Plant Protection [2517]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository