View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Plant Protection
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Plant Protection
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Toksisitas Ekstrak Buah Piper retrofractum, Biji Annona squamosa, dan Biji Azadiractha indica, terhadap Tungau Merah Tetranychus sp. (Acarina: Tetranychidae).

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (11.35Mb)
      Date
      2019
      Author
      Wahyuni, Rini
      Dadang
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Tungau merah Tetranychus sp. (Acarina: Tetranychidae) merupakan hama yang banyak merusak tanaman pangan maupun tanaman hias yang sering menyebabkan kerusakan atau kematian pada tanaman inangnya. Pengendalian yang umum dilakukan oleh petani untuk meminimalkan kehilangan hasil akibat serangan hama Tetranychus sp. adalah dengan menggunakan akarisida sintetik. Aplikasi akarisida sintetik yang dilakukan secara terus-menerus dan secara tidak bijaksana akan mengakibatkan munculnya kejadian resistensi, resurjensi, dan dampak negatif terhadap lingkungan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meminimalkan dampak negatif tersebut adalah dengan memanfaatkan bahan alam yang berpotensi sebagai akarisida nabati. Penelitian ini bertujuan mengetahui toksisitas ekstrak buah Piper retrofractum, biji Annona squamosa, dan biji Azadiractha indica, terhadap imago tungau merah (Tetranychus sp.). Bahan tumbuhan diekstraksi lalu dilakukan pengujian terhadap imago Tetranychus sp. dengan menggunakan metode residu pada daun dengan lama pemberian daun perlakuan 48 jam. Pengamatan mortalitas serangga uji dilakukan pada 24, 48, 72, dan 96 jam setelah perlakuan (JSP). Data mortalitas diolah dengan analisis probit menggunakan program POLO-PC untuk mengetahui nilai LC50 dan LC95. Ekstrak buah P. retrofractum dan biji A. squamosa masingmasing pada konsentrasi 1.620% dan 1.460% menyebabkan motalitas imago Tetranychus sp. sebesar 100%, sedangkan ekstrak biji A. indica pada konsentrasi 5% menyebabkan motalitas imago Tetranychus sp. sebesar 94% pada 96 JSP. Nilai LC95 ekstrak buah P.retrofractum, biji A. squamosa, dan biji A. indica berturut-turut sebesar 1.140%, 0.876%, dan 5.580% pada 96 JSP. Berdasarkan nilai LC95 pada 96 JSP, ekstrak yang paling toksik adalah ekstrak biji Annona squamosa, kemudian diikuti buah Piper retrofractum, dan biji Azadiractha indica.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/100276
      Collections
      • UT - Plant Protection [2517]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository