Show simple item record

dc.contributor.advisorDinarti, Diny
dc.contributor.advisorPurwoko, Bambang Sapta
dc.contributor.authorKultur, Aqlima
dc.date.accessioned2017-01-30T06:53:21Z
dc.date.available2017-01-30T06:53:21Z
dc.date.issued2016
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/82550
dc.description.abstractBawang merah merupakan tanaman hortikultura yang umumnya dibiakkan secara vegetatif menggunakan umbi bibit. Sistem perbanyakan yang demikian dapat menjadi jalur penyebaran virus melalui penanaman umbi bibit yang terinfeksi virus dan kemudian terbawa pada generasi selanjutnya. Berbagai kultivar bawang merah lokal saat ini telah ditemukan terinfeksi virus Onion yellow dwarf virus (OYDV). Infeksi virus menyebabkan kualitas dan kuantitas umbi menurun, sehingga mengurangi produktivitas dan kualitas hasil. Eliminasi virus sangat diperlukan untuk menghasilkan tanaman bebas virus dan mengoptimalkan produktivitas. Kultur meristem tip merupakan metode eliminasi virus yang dilakukan dengan mengisolasi bagian kubah apikal beserta satu atau dua primordia daun dan dikulturkan pada media yang sesuai agar pertumbuhannya optimal. Eliminasi virus juga dapat dilakukan menggunakan metode kemoterapi, dengan mengaplikasikan senyawa ribavirin secara in vitro. Percobaan 1 bertujuan untuk mendapatkan media dengan penambahan zat pengatur tumbuh (ZPT) yang paling baik untuk pertumbuhan tunas meristem tip bawang merah secara in vitro dan mengevaluasi potensi kultur meristem tip dalam mengeliminasi virus OYDV. Percobaan ini menggunakan rancangan kelompok lengkap teracak (RKLT) dengan 3 ulangan. Hasil yang didapat menunjukkan bahwa media tanpa penambahan ZPT merupakan media yang paling efisien untuk pertumbuhan tunas meristem tip. Tunas utama tumbuh tanpa disertai pembentukan kalus. Hasil analisis RT-PCR menunjukkan bahwa seluruh sampel yang dideteksi masih terinfeksi virus OYDV. Percobaan 2 bertujuan untuk mengetahui pengaruh ribavirin terhadap pertumbuhan shoot tip dan mendapatkan konsentrasi ribavirin yang paling sesui untuk mengeliminasi virus OYDV pada dua ukuran shoot tip. Percobaan menggunakan menggunakan RKLT dengan 4 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan konsentrasi ribavirin secara nyata menghambat pemanjangan tunas cv. Bima Brebes, waktu muncul daun, pemanjangan tunas, dan jumlah daun cv. Tiron. Ukuran shoot tip yang lebih besar (2.1 - 3.0 mm) meningkatkan persentase eksplan tumbuh dan mempercepat waktu muncul daun cv. Bima Brebes dan Tiron. Konsentrasi ribavirin yang diaplikasikan pada percobaan ini belum dapat mengeliminasi virus OYDV pada dua ukuran shoot tip kedua kultivar. Percobaan 3 bertujuan untuk mengevaluasi pertumbuhan tanaman bawang merah asal kultur meristem tip dan tanaman yang berasal dari umbi serta biji dan mengetahui tingkat infeksi OYDV pada tanaman yang berasal dari bahan tanam yang berbeda. Penelitian ini menggunakan RKLT dengan 3 jenis bahan tanam (tanaman yang berasal dari kultur meristem tip, umbi, dan biji) dan 3 ulangan. Hasil yang didapat menunjukkan bahwa tanaman yang berasal dari kultur meristem tip, umbi, dan biji memperlihatkan pertumbuhan yang kurang maksimal. Selama pengamatan ditemukan bahwa tanaman bawang memperlihatkan gejala daun berkerut dan bercak kuning. Persentase tanaman dengan gejala daun berkerut ditemukan pada tanaman kultur meristem tip, umbi, dan biji, masing-masing 6.7%, 60%, dan 40%. Tanaman yang berasal dari bahan tanam biji yang terinfeksi OYDV berdasarkan hasil deteksi DIBA sebesar 80%, sedangkan tanaman yang berasal dari kultur meristem tip dan umbi 100%. Berdasarkan hasil dari percobaan yang dilakukan, media MS tanpa penambahan ZPT cukup efisien untuk pertumbuhan tunas meristem tip. Aplikasi metode kultur meristem tip dan kemoterapi yang diberikan pada dua ukuran shoot tip menunjukkan kedua metode tersebut belum efektif mengeliminasi OYDV, sehingga efektivitas eliminasi virus dapat ditingkatkan dengan menggunakan metode kultur meristem tip yang dikombinasikan dengan metode lainnya yang lebih efisien dalam mengeliminasi virus.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)id
dc.subject.ddcRoot vegetablesid
dc.subject.ddcOneonid
dc.subject.ddc2015id
dc.subject.ddcBogor-JABARid
dc.titleMeristem Tip Dan Kemoterapi Untuk Eliminasi Virus Onion Yellow Dwarf Virus (Oydv) Pada Bawang Merahid
dc.typeThesisid
dc.subject.keywordDIBAid
dc.subject.keywordin vitroid
dc.subject.keywordribavirinid
dc.subject.keywordRT-PCRid
dc.subject.keywordshoot tipid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record