Estimasi biomassa dan kerapatan vegetasi mangrove menggunakan data Landsat ETM+ Studi di Hutan Lindung dan Hutan Produksi Tetap Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Propinsi Jawa Barat
Abstract
Hutan mangrove di seluruh dunia terus mengalami tekanan akibat kebutuhan akan ruang untuk pembangunan sarana dan prasarana ekonomi. Hutan Mangrove Muara Gembong terletak di wilayah Pantai Utara yang berdekatan dengan pusat-pusat kegiatan ekonomi. Tekanan yang dialami Hutan Mangrove Muara Gembong berupa okupasi lahan dan konversi menjadi tambak ikan/udang. Kondisi ini sudah berlangsung lama dan terjadi hampir di seluruh kawasan. Pemerintah Kab. Bekasi mengajukan agar kawasan tersebut dilepas dari statusnya sebagai kawasan hutan. Diperlukan data mengenai sebaran, luas, dan potensi biomassa mangrove kawasan tersebut sebagai data penimbang bagi Kemenhut RI untuk memutuskan hasil studi dalam rangka alih status kawasan hutan tersebut.