Now showing items 21-40 of 863

    • Proses Memperoleh Daging Sapi yang Baik dan Sehat untuk Konsumen 

      Purwanti, Maya (1983)
      Tingkat konsumsi protein hewani asal ternak menjelang tahun 1968 hanya sekitar 1.20 gram per kapita per hari . Seirama dengan perubahan besar dalam penanganan masalah ekonomi yang dilaksanakan oleh Pemerintah, dapat ...
    • Tinjauan Tentang Aflatoksikosis Pada Unggas 

      Damayanti, Rini (1985)
      Aflatoksikosis terjadi karena hewan yang peka penyakit ini mengkonsumsi aflatoksin. Aflatoksin dihasilkan oleh jamur yang tergolong dalam Aspergillus flavus Group. Derajat sakit yang ditimbulkan aflatoksikosis bervariasi ...
    • Latar Belakang Kausa Infeksiousa Serta Hubungannya Terhadap Infertilitas Sapi Betina 

      Rudhastia (1985)
      Populasi ternak di Indonesia khupusnya sapi cenderung mengalami penurunan. Salah satu penyebab penurunan populasi ternak tersebut adalah gangguan reproduksi berupa penyakit kelamin menular. Beberapa penyakit menular yang ...
    • Pengaruh Infeksi Haemoproteus columbae (Kruse, 1890) Pada Burung Merpati Dan Cara Penanggulangannya 

      Sugiharjo, LV. Andryani (1985)
      Haemoproteus columbae merupakan paras it yang menyerang sel-sel darah merah burung rnerpati. Siklus hidupnya kompleks dan dapat dibagi menjadi dua yaitu siklus hidup asexual terjadi delam tubuh burung merpati dan siklus ...
    • Tinjaun Epidemiologi dan Pengendalian Rabies Di Propinsi Kalimantan Selatan 

      Noor, Yulian (1985)
      Rabies atau penyakit anjing gila adalah penyakit zoonosis yang terpenting di Indonesia, karena luasnya daerah rabies, tingginya kasus penggigi tan oleh hewan tersangka rabies dan sifat penyakitnya yang selalu berakhir ...
    • Histerektomi Pada Anjing 

      Budiarsa, I Nengah (1985)
      Anjing merupakan hewan kesayangan yang banyak dipelihara hampir di setiap rumah, baik sebagai kegemaran maupun untuk keamanan pemiliknya. Histerektomi merupakan suatu tindakan bedah dan pembuangan uterus dengan tujuan untuk ...
    • Parvovirus Pada Anjing 

      Windarwati, Endang Isti (1985)
      Penyakit ini menyerang anjing dari semua umur dan dari semua jenis anjing, ssrta bersifat sangat msnular dan sukar untuk diobati. Gejala yang menonjol dari penyakit ini adalah muntah dan diars, dimena muntahan msngandung ...
    • Trichomonas Gallinae Penyebab Trichomonosis Pada Unggas 

      Martindah, Eny (1985)
      Trichomonas gallinae adalah protozoa yang bergerak aktof dengan keempat flagella yang mempunyai layar dan pada salah satu sisinya terdapat membran seperti sirip ikan yang berombak. Spesies dari genus Trichomonas ini mempunyai ...
    • Pemberantasan Caplak Sapi, Boophilus microplus (Canestrini) Dengan Pestisida Dan Masalah Resistensi Yang Diakibatkan 

      Sofwan, Iwan (1985)
      Penanggulangan utama terhadap serangan caplak pada sapi adalah secara kimiawi dengan menggunakan pestisida. Menurut Barnett (1961), pestisida yang pertama kali digunakan secara 1uas adalah garam arsenat. Selanjutnya digunakan ...
    • Masalah Miasis Pada Usaha Ternak Padang 

      Retnani, Elok Budi (1985)
      Miasis adalah infestasi larva lalat atau belatung pada jaringan hewan hidup. Berbagai tipe miasis digolongkan menurut lokasi kejadian miasis, merut sifat paratismenya, dan menurut kejadiannya.Paling sedikit ada 47 jenis ...
    • Tinajuan Masalah Infestasi Haemonchus contortus (Rudolphi, 1803) Pada Domba di Indonesia 

      Suhendi, Endi (1985)
      Ternak domba di Indonesia memegang peranan penting dalam mencukupi ketersediaan protein hewani. Di Indonesia banyaknya terak domba lebih kurang 4,3 juta ekor. Pemeliharaannya umunya ditangani oleh petani peternak secraa ...
    • Pyometra Pada Sapi Dan Cara-Cara Pengobatannya 

      Raharjo, Subekti (1985)
      Dalam pengembangan ternak, alat reproduksi memegang peranan penting. Kegagalan reproduksi yang banyak ditemui antara lain karena adanya jasad renii yang menyerang alat reproduksi, terutama uterus. Sedang uterus memegang ...
    • Distemper Pada Anjing 

      Susatyoratih (1985)
      Distemper merupakan penyakit infeksius pada bimbingan anjing yang menduduki tempet teratas dan penyakit ini tersebar di seluruh bagian dunia dimana terdapat anjing-anjing yang dipelihara, terutama pada anjing-anjing muda ...
    • Aflatoksokosis pada unggas 

      Estiti, Nuning Dwi (1985)
      Aflatoksikosis pada unggas sudah dideteksi sejak tahun 1952 di Indonesia, dan penyakit yang disebabkan oleh kapang Asuergillus ini terus saja berkembang hingga saat ini sejalan dengan pesatnya perkembangan peternakan unggas. ...
    • Infeksi Cacing Jantung Dirofilaria Immitis, Railliet & Henry, 1911 Pada Anjing 

      Mudjiartiningsih, Sri (1985)
      Cacing Dirofilaria immitis dewasa yang tinggal dalm ventrikel kanan jantung anjing, sering kali menimbulkan gejala klinis yang cukup berat. Cacing Tersebut menghasilkan mikrofilaria yang selanjutnya berkembang menjadi larva ...
    • Kemungkinan Pasteureila multocida Sebagai Zoonosis 

      Eli, Nasip Bin (1985)
      E. multocida merupakan suatu organisme yang dapat menyebabkan penyakit pada berbagai hewan. Umumnya penyakit tersebut dikenal sebagai pasteurellosis. Serotipe E. multocida ditentukan dengan mengkombinasi antigen somatik ...
    • Aspek Terapi Dirofilaria Immitis Pada Anjing 

      Nusirwan Adil AST (1985)
    • Sistik Ovaria Pada Sapi Dan Aspekn Pengobatannya CDengan GunRH- PGF2ALPHA 

      Isdoni (1985)
      Sistik ovari merupakan penyebab kegagalan reproduksi yang serius pada sapi perah. Yang bersifat patologik adalah sistik folikel dan sistik luteal. Sistik folikel lebih sering ditemukan dari sistik luteal, berdiameter lebih ...
    • Preparat Penisilin Dalam Pengobatan Mastitis Sapi Perah 

      Rismardiati, Dwi Utami (1985)
      Menurut Hirsh dkk., 1978: penggunaan rasional drai suatu obat-obatan antibiotik dalam pengobatan suatu penyakit infeksi bakterial membutuhkan ilmu pengetahuan tidaj hanya tentang kerentanan agen terhadap antimikroba, tetapi ...
    • Hog Cholera 

      Panjaitan, Tambatua (1985)
      Hog Cholera adalah penyakit pada babi yang sangat infeksius, ditandai dengan penyebarannya yang cepat. Penyebabnya adalah virus dari famili Togaviridae, genus Pestivirus berintikan asm ribonukleat, beruntai tunggal, mempunyai ...