<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">
<channel>
<title>UT - Syariah Economic</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/98238</link>
<description/>
<pubDate>Thu, 18 Jun 2026 03:11:34 GMT</pubDate>
<dc:date>2026-06-18T03:11:34Z</dc:date>
<item>
<title>Tokenisasi Aset dalam Perspektif Maqashid AlSyariah: Analisis Konseptual dan Kesiapan Regulasi di Indonesia</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173471</link>
<description>Tokenisasi Aset dalam Perspektif Maqashid AlSyariah: Analisis Konseptual dan Kesiapan Regulasi di Indonesia
Mustaqim, Hafiz Iman
Perkembangan tokenisasi real-world asset berbasis teknologi blockchain&#13;
menawarkan peningkatan efisiensi dan transparansi transaksi. Meskipun demikian,&#13;
inovasi tersebut memunculkan diskursus mengenai kesesuaiannya dengan prinsip&#13;
Maqashid al-Syariah serta tingkat kesiapan regulasi nasional. Penelitian kualitatif&#13;
yang dilaksanakan bertujuan untuk mengevaluasi aspek-aspek tersebut melalui&#13;
metode literature review, content analysis terhadap kerangka regulasi, dan&#13;
wawancara mendalam. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa potensi&#13;
kemaslahatan dari tokenisasi bersifat kondisional, bergantung pada kepastian hak&#13;
kepemilikan serta efektivitas pengawasan kelembagaan. Kerangka regulasi di&#13;
Indonesia telah memfasilitasi dasar hukum awal melalui pendekatan kehati-hatian&#13;
dan mekanisme regulatory sandbox, namun belum mencakup pengaturan yang&#13;
secara spesifik mengikat struktur hukum tokenisasi secara komprehensif. Implikasi&#13;
penelitian menegaskan urgensi penguatan regulasi guna menjamin kepastian&#13;
hukum, sehingga inovasi tokenisasi real-world asset dapat sepenuhnya selaras&#13;
dengan tujuan hakiki Maqashid al-Syariah.; The development of blockchain-based real-world asset tokenization offered&#13;
increased transaction efficiency and transparency. Nevertheless, the innovation&#13;
raised discourses regarding its conformity with Maqashid al-Shariah principles and&#13;
the readiness of national regulations. The qualitative study aimed to evaluate these&#13;
aspects through a literature review, content analysis of regulatory frameworks, and&#13;
in-depth interviews. The results indicated that the potential benefits of tokenization&#13;
were conditional, influenced by the legal certainty of ownership rights and the&#13;
effectiveness of institutional supervision. The regulatory framework in Indonesia&#13;
provided an initial legal foundation through a prudential approach and a regulatory&#13;
sandbox mechanism, but it lacked specific regulations comprehensively binding the&#13;
legal structure of tokenization. The implication of the study affirmed the urgency&#13;
of strengthening regulations to ensure legal certainty, thereby enabling asset&#13;
tokenization innovations to align fully with the ultimate objectives of Maqashid al-Shariah.
</description>
<pubDate>Thu, 01 Jan 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173471</guid>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Determinan Non-Performing Financing Pembiayaan Pemilikan Rumah pada Unit Usaha Syariah: Pendekatan Autoregressive Distributed Lag</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173380</link>
<description>Determinan Non-Performing Financing Pembiayaan Pemilikan Rumah pada Unit Usaha Syariah: Pendekatan Autoregressive Distributed Lag
HIDAYATI, NURUL
Tingginya harga properti mendorong peningkatan permintaan pembiayaan pemilikan rumah (PPR). Namun, unit usaha syariah (UUS) menghadapi tantangan peningkatan rasio non-performing financing (NPF). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi dan menganalisis pengaruh faktor internal serta eksternal terhadap NPF PPR pada UUS di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode autoregressive distributed lag (ARDL) dengan data time series periode Maret 2018 hingga Juni 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam jangka pendek, lag NPF PPR, BOPO, dan pandemi COVID-19 beperngaruh positif signifikan terhadap NPF PPR, sedangkan pertumbuhan PPR dan inflasi berpengaruh negatif. Dalam jangka panjang, BOPO, margin rate PPR, pertumbuhan PPR, dan pandemi COVID-19 berpengaruh negatif terhadap NPF PPR, sedangkan inflasi berpengaruh positif. Variabel pertumbuhan PDB dan pertumbuhan IHPR tidak signifikan baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.; High property prices are driving increased demand for Islamic home financing (PPR), but islamic business units (UUS) face the challenge of increasing non-performing financing (NPF) ratios. This study aimed to identify conditions and analyze the influence of internal and external factors on the NPF of PPR in UUS in Indonesia. This study used the autoregressive distributed lag (ARDL) method with time series data from March 2018 to June 2025. The results show that in the short term, the lag of the NPF PPR, BOPO, and the COVID-19 pandemic have a significant positive effect on the NPF PPR, while PPR growth and inflation have a negative effect. In the long term, BOPO, the margin rate of PPR, PPR growth, and the COVID-19 pandemic have a negative effect on the NPF PPR, while inflation has a positive effect. The GDP growth and IHPR growth variables are not significant in either the short or long term.
</description>
<pubDate>Thu, 01 Jan 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173380</guid>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Strategi Pengembangan Cash Waqf Linked Sukuk untuk Pengelolaan Sampah Berkelanjutan: Studi Kasus Kabupaten Bogor</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173297</link>
<description>Strategi Pengembangan Cash Waqf Linked Sukuk untuk Pengelolaan Sampah Berkelanjutan: Studi Kasus Kabupaten Bogor
FAUZIYAH, SYIFA NUR
Permasalahan sampah di Kabupaten Bogor masih menjadi tantangan besar seiring dengan peningkatan volume sampah yang tidak sebanding dengan kapasitas pelayanan. Keterbatasan anggaran daerah (APBD) menjadi kendala fundamental, sehingga diperlukan sumber pendanaan alternatif. Penelitian ini menganalisis potensi Cash Waqf Linked Sukuk (CWLS) sebagai solusi pendanaan pengelolaan sampah berkelanjutan. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi faktor internal dan eksternal, serta merumuskan strategi pengembangan CWLS untuk pengelolaan sampah di Kabupaten Bogor. Metode yang digunakan adalah Analytic Network Process (ANP) dengan pendekatan SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kriteria peluang memiliki bobot prioritas tertinggi di antara kriteria lainnya. Strategi prioritas yang direkomendasikan adalah membangun kolaborasi strategis multistakeholder yang kuat (hexahelix) untuk mendukung implementasi ekosistem CWLS yang efektif dan berkelanjutan.; Waste management in Bogor Regency remains a significant challenge as the increasing volume of waste continues to outpace existing service capacity. Limited local government budget (APBD) constitutes a fundamental constraint, thereby necessitating alternative sources of financing. This study examines the potential of Cash Waqf Linked Sukuk (CWLS) as a financing solution for sustainable waste management. The objective of this study is to identify internal and external factors and to formulate development strategies for CWLS in the context of waste management in Bogor Regency. The study employs the Analytic Network Process (ANP) with a SWOT approach. The findings indicate that the opportunity criterion holds the highest priority weight among all criteria. Accordingly, the priority strategy recommended is to establish a robust multistakeholder strategic collaboration (hexahelix) to support the implementation of an effective and sustainable CWLS ecosystem.
</description>
<pubDate>Thu, 01 Jan 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173297</guid>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Analisis Faktor-Faktor yang Memengaruhi Preferensi Muzakki Dalam Membayar Zakat Penghasilan di Kota Bogor</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172611</link>
<description>Analisis Faktor-Faktor yang Memengaruhi Preferensi Muzakki Dalam Membayar Zakat Penghasilan di Kota Bogor
Hanif, Abqori Muhammad
Zakat merupakan salah satu instrument Islam yang diyakini dapat &#13;
mengurangi kemiskinan dan ketimpangan. Zakat penghasilan sebagai salah satu &#13;
jenis zakat maal berpotensi untuk dikembangkan dalam masyarakat. Penelitian ini &#13;
bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi preferensi muzakki &#13;
dalam membayar zakat penghasilan di Kota Bogor. Responden pada penelitian ini &#13;
adalah muzakki yang sudah membayar zakat melalui Organisasi Pengelola Zakat &#13;
maupun membayar secara langsung kepada mustahik. Analisis deskriptif digunakan &#13;
untuk melihat karakteristik dan perilaku muzakki terhadap zakat. Sedangkan &#13;
metode analisis regresi logistik digunakan untuk mengetahui pengaruh variabel &#13;
independen terhadap variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa &#13;
karakteristik muzakki yang membayar melalui OPZ umumnya laki-laki, berusia &#13;
30–59 tahun, berpendidikan Sarjana, dan berpenghasilan di atas 5 juta rupiah. &#13;
Sebaliknya, muzakki yang membayar langsung didominasi perempuan, usia 20–29 &#13;
tahun, dan berpenghasilan lebih rendah. Alasan utama memilih OPZ adalah &#13;
kemudahan akses, profesionalitas, dan transparansi, sementara pembayaran &#13;
langsung didorong oleh ketepatan sasaran dan kepuasan batin. Hasil regresi logistik &#13;
menunjukkan bahwa variabel religiusitas, pengetahuan zakat, persepsi terhadap &#13;
OPZ, dan dukungan institusi tempat bekerja berpengaruh signifikan terhadap &#13;
preferensi muzakki memilih OPZ. Sementara itu, faktor usia, pendapatan, dan &#13;
aksesibilitas tidak ditemukan berpengaruh secara signifikan.; Zakat is one of the Islamic instruments believed to reduce poverty and inequality. &#13;
Income zakat, as a type of zakat mal, has the potential to be developed within society. &#13;
This study aims to determine the factors that influence muzakki's preference in &#13;
paying income zakat in Bogor City. The respondents in this study are muzakki who &#13;
have paid zakat through Zakat Management Organizations (OPZ) or paid directly &#13;
to mustahik. Descriptive analysis was used to examine the characteristics and &#13;
behavior of muzakki towards zakat, while the logistic regression analysis method &#13;
was used to determine the influence of independent variables on the dependent &#13;
variable. The results showed that the characteristics of muzakki who pay through &#13;
OPZ are generally male, aged 30–59 years, hold a Bachelor's degree, and have an &#13;
income above 5 million rupiahs. Conversely, muzakki who pay directly are &#13;
dominated by females, aged 20–29 years, and have a lower income (4–4.99 million &#13;
rupiahs). The main reasons for choosing OPZ are ease of access, institutional &#13;
professionalism, environmental comfort, and transparency in zakat management. &#13;
Meanwhile, direct payment is driven by ease of access, target accuracy, the &#13;
presence of people in need nearby, as well as a sense of satisfaction and comfort. &#13;
Logistic regression results indicate that the variables of religiosity, zakat &#13;
knowledge, perception of OPZ, and institutional support from the workplace have &#13;
a significant effect on muzakki's preference for choosing OPZ. Meanwhile, age, &#13;
income, and accessibility factors were found to have no significant effect.
</description>
<pubDate>Thu, 01 Jan 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172611</guid>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</channel>
</rss>
