<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">
<channel>
<title>UF - Syariah Economic</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/98238</link>
<description/>
<pubDate>Wed, 08 Jul 2026 05:11:40 GMT</pubDate>
<dc:date>2026-07-08T05:11:40Z</dc:date>
<item>
<title>Pengaruh Green Banking, Faktor Internal Bank dan Indikator Makroekonomi terhadap Profitabilitas Bank Umum Syariah di Indonesia</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/174208</link>
<description>Pengaruh Green Banking, Faktor Internal Bank dan Indikator Makroekonomi terhadap Profitabilitas Bank Umum Syariah di Indonesia
AGISTA, NIDA YUNIA
Perubahan iklim, tuntutan implementasi keuangan berkelanjutan, serta &#13;
keterbatasan penelitian mengenai hubungan antara green banking dan profitabilitas &#13;
BUS mendorong dilakukannya penelitian ini dengan tujuan menganalisis pengaruh &#13;
green banking, faktor internal bank, dan indikator makroekonomi terhadap &#13;
profitabilitas BUS di Indonesia periode 2021–2025. Metode yang digunakan adalah &#13;
analisis data panel. Profitabilitas diproksikan dengan ROA dan ROE, sedangkan &#13;
variabel independen meliputi green banking, CAR, BOPO, FDR, NOM, BI-Rate, &#13;
GDP riil, dan inflasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan seluruh &#13;
variabel independen berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas BUS. Secara &#13;
parsial, CAR berpengaruh positif signifikan, BOPO berpengaruh negatif signifikan, &#13;
dan NOM berpengaruh positif signifikan. Sementara itu, green banking, FDR, BI&#13;
Rate, GDP riil, dan inflasi tidak berpengaruh signifikan. Temuan ini menunjukkan &#13;
bahwa faktor internal bank menjadi penentu utama profitabilitas BUS.
</description>
<pubDate>Thu, 01 Jan 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/174208</guid>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Strategi Penguatan Tata Kelola Nazhir Wakaf Produktif pada Koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/174189</link>
<description>Strategi Penguatan Tata Kelola Nazhir Wakaf Produktif pada Koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia
PUSPITA, INDAH
Koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia (Kopsyah BMI) mengalami penurunan penghimpunan wakaf sebesar 56,4% dalam tiga tahun terakhir meskipun telah meraih prestasi nasional dan internasional. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor SWOT yang memengaruhi tata kelola nazhir wakaf produktif di Kopsyah BMI, serta menentukan prioritas strategi penguatannya menggunakan metode Analytic Network Process (ANP) dengan lima responden ahli. Hasil penelitian menunjukkan kekuatan utama berupa besarnya jaringan cabang, kelemahan utama pada sistem digital yang belum optimal, peluang terbesar pada digitalisasi, serta ancaman utama berupa rendahnya literasi anggota terhadap wakaf produktif. Berdasarkan nilai kesepakatan responden sebesar 0,81, diperoleh enam strategi penguatan dengan urutan prioritas dari tertinggi hingga terendah. Temuan ini merekomendasikan agar Kopsyah BMI memprioritaskan peningkatan literasi dan partisipasi wakaf berbasis transparansi sebagai strategi utama dalam memperkuat tata kelola nazhir wakaf produktif secara berkelanjutan.; The Benteng Mikro Indonesia Sharia Cooperative (Kopsyah BMI) has experienced a 56.4% decline in waqf collections over the past three years despite having achieved national and international recognition. This study aimed to identify the SWOT factors influencing the governance of productive waqf trustees at Kopsyah BMI and to determine priority strategies for strengthening it used the Analytic Network Process (ANP) method with five expert respondents. The results indicate that the main strength lies in the extensive branch network, the main weakness in the suboptimal digital system, the greatest opportunity in digitalization, and the main threat in members' low literacy regarding productive waqf. Based on an inter-rater agreement value of 0.81, six governance strengthening strategies were identified and prioritized from highest to lowest. These findings recommend that Kopsyah BMI prioritize improving waqf literacy and participation based on transparency as the primary strategy for strengthening productive waqf nazhir governance in a sustainable manner.
</description>
<pubDate>Thu, 01 Jan 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/174189</guid>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Pengaruh Self Control dan Literasi Keuangan Syariah terhadap Repurchase Intention (Studi Kasus Fenomena Surcharge QRIS)</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/174182</link>
<description>Pengaruh Self Control dan Literasi Keuangan Syariah terhadap Repurchase Intention (Studi Kasus Fenomena Surcharge QRIS)
Alsofi, Muhammad Zigan
Praktik fenomena tambahan biaya transaksi QRIS oleh pedagang&#13;
bertentangan dengan Peraturan Bank Indonesia No.23/6/PBI/2021 dan juga&#13;
melanggar prinsip fiqh muamalah, khususnya terkait gharar/ketidakpastian harga.&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh self control dan literasi&#13;
keuangan syaria terhadap niat pembelian ulang yang dimediasi kepuasan terhadap&#13;
minat beli ulang Generasi Z Muslim Jabodetabek fenomena penambahan biaya&#13;
transaksi QRIS. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode&#13;
SEM-PLS pada 200 responden yang dipilih melalui purposive sampling. Hasil&#13;
menunjukkan bahwa self control dan literasi keuangan syariah tidak memiliki&#13;
pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan konsumen maupun niat pembelian&#13;
ulang. Sebaliknya, kepuasan konsumen ditemukan memiliki pengaruh positif dan&#13;
signifikan terhadap niat pembelian ulang.; The practice of adding charges by traders contravenes Bank Indonesia&#13;
Regulation No. 23/6/PBI/2021 and also violates the principles of fiqh muamalah,&#13;
particularly regarding gharar (price uncertainty). This study aimed to analyse the&#13;
influence of self-control and Islamic financial literacy on repurchase intention,&#13;
mediated by satisfaction, regarding the repurchase interest of Muslim Generation Z&#13;
in the Jabodetabek the phenomenon of additional QRIS transaction fees. This study&#13;
employed a quantitative approach using the SEM-PLS method on 200 respondents&#13;
selected via purposive sampling. The results indicate that self-control and Islamic&#13;
financial literacy do not have a significant influence on consumer satisfaction or&#13;
repurchase intention. Conversely, consumer satisfaction was found to have a&#13;
positive and significant influence on repurchase intention.
</description>
<pubDate>Thu, 01 Jan 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/174182</guid>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>PENGARUH PENERAPAN ZONA KHAS TERHADAP PERSEPSI  INOVASI DAN KINERJA UMKM HALAL  DI PULAU JAWA</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173679</link>
<description>PENGARUH PENERAPAN ZONA KHAS TERHADAP PERSEPSI  INOVASI DAN KINERJA UMKM HALAL  DI PULAU JAWA
Isnaini, Nopi
NOPI ISNAINI. Pengaruh Penerapan Zona KHAS terhadap Persepsi Inovasi dan Kinerja UMKM Halal di Pulau Jawa. Dibimbing oleh LAILY DWI ARSYIANTI. &#13;
&#13;
Zona KHAS merupakan program pengembangan kawasan halal yang bertujuan menciptakan ekosistem kuliner halal terstandarisasi dan mendukung percepatan sertifikasi halal UMKM. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh &#13;
penerapan zona KHAS terhadap persepsi inovasi dan kinerja UMKM halal di Pulau Jawa menggunakan pendekatan innovation diffusion theory. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis SEM-PLS. Data diperoleh melalui teknik purposive sampling, yaitu UMKM zona KHAS di Pulau Jawa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan zona KHAS berpengaruh positif dan signifikan terhadap persepsi inovasi dan kinerja UMKM. Persepsi inovasi juga berpengaruh positif terhadap persepsi kinerja serta berperan sebagai variabel mediasi antara penerapan zona KHAS dan persepsi kinerja. Temuan ini menunjukkan bahwa zona KHAS mampu mendorong inovasi dan meningkatkan &#13;
kinerja UMKM halal.; NOPI ISNAINI. The Influence of the Implementation of Zones KHAS on Innovation Perception and the Performance of Halal MSMEs in Java. Supervised by LAILY DWI ARSYIANTI.  &#13;
&#13;
Zona KHAS is a halal zone development program aimed at creating a standardized halal culinary ecosystem and supporting the acceleration of halal certification for MSMEs. This study aimed to analyze the effect of implementing the Halal, Safe, and Healthy Culinary Zone (KHAS) on innovation perception and the performance of halal MSMEs in Java, using the Innovation Diffusion Theory (IDT) framework. The research employed a quantitative method with SEM-PLS analysis. Data were collected through purposive sampling techniques, specifically from MSMEs located in zona KHAS areas across Java Island. The results indicate that the implementation of zona KHAS has a positive and significant effect on innovation perception and MSME performance. Innovation perception also has a positive effect on performance perception and acts as a mediating variable between the implementation of zona KHAS and performance perception. These findings demonstrate that zona KHAS is capable of encouraging innovation and improving the performance of halal MSMEs.
</description>
<pubDate>Thu, 01 Jan 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173679</guid>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</channel>
</rss>
