<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">
<channel>
<title>UF - Syariah Economic</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/98238</link>
<description/>
<pubDate>Sat, 08 Aug 2026 17:57:08 GMT</pubDate>
<dc:date>2026-08-08T17:57:08Z</dc:date>
<item>
<title>Determinan Kemiskinan di Kota Bogor: Studi Kasus Pengaruh Pengangguran, Pertumbuhan Ekonomi, Inflasi, dan Pendistribusian ZIS</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/177799</link>
<description>Determinan Kemiskinan di Kota Bogor: Studi Kasus Pengaruh Pengangguran, Pertumbuhan Ekonomi, Inflasi, dan Pendistribusian ZIS
Arrizky, Muhammad Bintang
MUHAMMAD BINTANG ARRIZKY. Determinan Kemiskinan di Kota Bogor: Studi Kasus Pengaruh Pengangguran, Pertumbuhan Ekonomi, Inflasi, dan Pendistribusian ZIS. Dibimbing oleh RESFA FITRI.&#13;
Kemiskinan merupakan persoalan multidimensi yang dipengaruhi berbagai faktor ekonomi dan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pertumbuhan ekonomi, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT), inflasi, dan pendistribusian Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) terhadap tingkat kemiskinan di Kota Bogor. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linear berganda menggunakan data sekunder. Hasil penelitian secara simultan menunjukkan nilai F hitung sebesar 7,707 (sig.0,001), mengindikasikan seluruh variabel berpengaruh signifikan bersama-sama. Secara parsial, pertumbuhan ekonomi dan pendistribusian ZIS berpengaruh negatif signifikan, sedangkan TPT dan inflasi berpengaruh positif signifikan terhadap tingkat kemiskinan. Hasil aktual uji koefisien determinasi menunjukkan nilai R Square sebesar 0,619, yang berarti sebesar 61,9 persen variasi tingkat kemiskinan di Kota Bogor dapat dijelaskan oleh kombinasi pertumbuhan ekonomi, TPT, inflasi, dan pendisribusian ZIS, sementara 38,1 persen sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian.
</description>
<pubDate>Thu, 01 Jan 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/177799</guid>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Pengaruh Indikator Fundamental, Makroekonomi, dan ISSI terhadap Harga Saham Emiten Sektor Kosmetik Syariah yang Terdaftar di BEI</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/177793</link>
<description>Pengaruh Indikator Fundamental, Makroekonomi, dan ISSI terhadap Harga Saham Emiten Sektor Kosmetik Syariah yang Terdaftar di BEI
Merryani, Salsa
Industri kosmetik halal Indonesia terus berkembang dengan nilai pasar mencapai  USD 9,2 miliar pada 2024, menjadikan emiten sektor kosmetik syariah alternatif investasi menarik di Bursa Efek Indonesia (BEI). Penelitian ini menganalisis pengaruh indikator fundamental, yaitu Return on Assets (ROA), Debt to Equity Ratio (DER), dan Current Ratio (CR), variabel makroekonomi, yaitu inflasi, BI rate, dan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK), serta Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) terhadap harga emiten sektor kosmetik syariah yang terdaftar di BEI menggunakan regresi panel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial DER, CR, ISSI, dummy pandemi Covid-19, dan dummy boikot berpengaruh negatif signifikan terhadap harga saham, sedangkan ROA, inflasi, BI rate, dan IKK tidak berpengaruh signifikan. Secara simultan, seluruh variabel berpengaruh signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa peristiwa struktural memiliki dampak yang lebih dominan terhadap harga saham dibandingkan kinerja fundamental dan kondisi makroekonomi pada subsektor kosmetik syariah di BEI.; Indonesia's halal cosmetics industry continued to grow, with a market value projected to reach USD 9.2 billion by 2024, making sharia-compliant cosmetics companies an attractive investment alternative on the Indonesia Stock Exchange (IDX). This study analyzed the impact of fundamental indicators, namely Return on Assets (ROA), Debt to Equity Ratio (DER), and Current Ratio (CR), macroeconomic variables, namely inflation, BI rate, and the Consumer Confidence Index (CCI), and the Indonesia Sharia Stock Index (ISSI) on the stock prices of sharia-compliant cosmetic companies listed on the IDX using panel regression. The results showed that, when analyzed individually, DER, CR, ISSI, the Covid-19 pandemic dummy variable, and the boycott dummy variable had a significant negative impact on stock prices, while ROA, inflation, BI rate, and IKK had no significant impact. When analyzed simultaneously, all variables had a significant impact. These findings indicated that structural events had a more dominant impact on stock prices than fundamental performance and macroeconomic conditions in the sharia cosmetics subsector on the IDX.
</description>
<pubDate>Thu, 01 Jan 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/177793</guid>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Skripsi a.n ZULFAH RAHMAWATI (H5401221002)</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/177690</link>
<description>Skripsi a.n ZULFAH RAHMAWATI (H5401221002)
RAHMAWATI, ZULFAH
Perkembangan teknologi digital dan media sosial pada Generasi Z &#13;
mendorong perubahan gaya hidup konsumtif dan pola konsumsi yang dapat &#13;
memengaruhi perilaku pengelolaan keuangan. Penelitian ini bertujuan menganalisis &#13;
pengaruh gaya hidup konsumtif terhadap perilaku perencanaan keuangan syariah &#13;
pada Generasi Z mahasiswa IPB dengan pendekatan Theory of Planned Behavior &#13;
(TPB). Data diperoleh dari 306 mahasiswa IPB dan dianalisis menggunakan metode &#13;
Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian &#13;
menunjukkan bahwa gaya hidup konsumtif tidak berpengaruh signifikan terhadap &#13;
perilaku perencanaan keuangan syariah. Sikap, norma subjektif, dan perceived &#13;
behavioral control berpengaruh positif dan signifikan terhadap intensi perencanaan &#13;
keuangan syariah, sedangkan intensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap &#13;
perilaku perencanaan keuangan syariah. Temuan ini menunjukkan bahwa perilaku &#13;
perencanaan keuangan syariah mahasiswa lebih dipengaruhi oleh faktor psikologis &#13;
dibandingkan gaya hidup konsumtif.
</description>
<pubDate>Thu, 01 Jan 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/177690</guid>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Pengaruh Fee-Based Income terhadap profitabilitas bank syariah dan bank konvensional pada era kebijakan QRIS</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/177671</link>
<description>Pengaruh Fee-Based Income terhadap profitabilitas bank syariah dan bank konvensional pada era kebijakan QRIS
Ridwan, Muhammad Ryan
Transformasi digital pembayaran ritel menuntut perbankan nasional mendiversifikasi pendapatan jasa guna memitigasi risiko margin tradisional dan gejolak makroekonomi. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan membandingkan pengaruh Fee-Based Income (FBI), kualitas aset (NPF/NPL), Indeks Harga Konsumen (IHK), BI Rate, serta interaksi kebijakan Quick Response Code Indonesian Standard  (QRIS) terhadap Return on Assets (ROA) perbankan syariah dan konvensional di Indonesia. Penelitian ini menggunakan data primer  periode Januari 2017–Desember 2024, dengan metode Autoregressive Distributed Lag (ARDL) dan Error Correction Model (ECM). Hasil pengujian jangka pendek menunjukkan interaksi kebijakan QRIS menekan ROA di kedua sektor akibat tingginya investasi teknologi awal. Namun, dalam jangka panjang, seluruh variabel berpengaruh signifikan. Risiko NPF/NPL menurunkan profitabilitas. Sebaliknya, IHK, kebijakan QRIS, dan BI Rate konvensional berdampak positif terhadap laba. Pada bank syariah, BI Rate menurunkan profitabilitas, namun transformasi digital ini terbukti memenuhi aspek perlindungan harta (hifzhul maal)
</description>
<pubDate>Thu, 01 Jan 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/177671</guid>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</channel>
</rss>
