<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">
<channel>
<title>UF - Faculty of Economics and Management</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/7472</link>
<description>Undergraduate Theses on Faculty of Economics and Management</description>
<pubDate>Sat, 08 Aug 2026 03:25:59 GMT</pubDate>
<dc:date>2026-08-08T03:25:59Z</dc:date>
<item>
<title>Analisis Pengaruh Kebijakan Moneter terhadap Universal Health Coverage Negara ASEAN Tahun 2000-2023</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/177813</link>
<description>Analisis Pengaruh Kebijakan Moneter terhadap Universal Health Coverage Negara ASEAN Tahun 2000-2023
Hanifa, Nurul
Universal Health Coverage (UHC) merupakan salah satu target dalam &#13;
Sustainable Development Goals (SDGs, namun capaian Universal Health &#13;
Coverage Service Coverage Index (UHC SCI) di negara-negara ASEAN masih &#13;
menunjukkan ketimpangan. Penelitian ini bertujuan menganalisis perkembangan &#13;
UHC SCI dan indikator kebijakan moneter serta pengaruh kebijakan moneter &#13;
terhadap UHC SCI di delapan negara ASEAN periode 2000-2023. Penelitian &#13;
menggunakan analisis deskriptif dan regresi data panel menggunakan dua model. &#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah uang beredar berpengaruh positif dan &#13;
signifikan pada model tanpa variabel kontrol, tetapi menjadi tidak signifikan setelah &#13;
variabel kontrol dimasukkan. Inflasi dan government health expenditure tidak &#13;
berpengaruh signifikan, sedangkan GDP per kapita berpengaruh positif dan &#13;
signifikan terhadap UHC SCI. Koordinasi kebijakan moneter dan fiskal diperlukan &#13;
untuk menjaga stabilitas makroekonomi, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan &#13;
memperkuat pembiayaan sektor kesehatan guna mendukung pencapaian UHC SCI &#13;
di negara-negara ASEAN.; Universal Health Coverage (UHC) is one of the targets of the Sustainable &#13;
Development Goals (SDGs), yet the Universal Health Coverage Service Coverage &#13;
Index (UHC SCI) in ASEAN countries still shows disparities. This study aims to &#13;
analyze the development of the UHC SCI and monetary policy indicators, as well &#13;
as the impact of monetary policy on the UHC SCI in eight ASEAN countries during &#13;
the period 2000-2023. The study employs descriptive analysis and panel data &#13;
regression using two models. The results show that the money supply has a positive &#13;
and significant effect in the model without control variables, but becomes &#13;
insignificant after control variables are included. Inflation and government health &#13;
expenditure have no significant effect, while GDP per capita has a positive and &#13;
significant effect on the UHC SCI. Coordination of monetary and fiscal policies is &#13;
necessary to maintain macroeconomic stability, promote economic growth, and &#13;
strengthen health sector financing to support the achievement of UHC SCI in &#13;
ASEAN countries.
</description>
<pubDate>Thu, 01 Jan 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/177813</guid>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Pengaruh Social Media Marketing terhadap Purchase Decision Petani pada Pupuk Organik Jimmy Hantu Melalui Perceived Value</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/177808</link>
<description>Pengaruh Social Media Marketing terhadap Purchase Decision Petani pada Pupuk Organik Jimmy Hantu Melalui Perceived Value
Taqiyya, Naura
Ketergantungan terhadap pupuk kimia menjadi tantangan dalam produktivitas dan keberlanjutan lahan pertanian, sehingga mendorong munculnya pupuk organik sebagai alternatif ramah lingkungan. Pertumbuhan pasar pupuk organik nasional yang terus meningkat mendorong semakin banyak produsen masuk ke pasar ini, sehingga persaingan antarprodusen menjadi semakin ketat dan menuntut strategi pemasaran yang inovatif dan adaptif, termasuk pemanfaatan media sosial TikTok, seperti yang dilakukan produsen pupuk organik Jimmy Hantu. Namun, pertumbuhan pengikut akun TikTok Jimmy Hantu belum sepenuhnya berhasil dikonversi menjadi penjualan, sehingga penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh social media marketing (SMM) TikTok terhadap purchase decision (PD) petani pada pupuk organik Jimmy Hantu, dengan perceived value (PV) sebagai variabel mediasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 151 responden petani pengguna produk yang dipilih melalui purposive sampling, dan data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SMM berpengaruh positif dan signifikan terhadap PV maupun PD, sementara PV juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap PD serta terbukti memediasi secara parsial hubungan antara SMM dan PD. Temuan ini mengindikasikan bahwa interaktivitas produsen di TikTok menjadi pendorong utama pembentukan nilai yang dirasakan dan keputusan pembelian petani.; Dependence on chemical fertilizers remains a challenge to agricultural productivity and land sustainability, driving the emergence of organic fertilizers as an environmentally friendly alternative. The continuous growth of the national organic fertilizer market has drawn increasingly more producers into this market, intensifying competition among producers and demanding innovative and adaptive marketing strategies, including the use of TikTok, as practiced by organic fertilizer producer Jimmy Hantu. However, the growth of Jimmy Hantu's TikTok followers has not been fully converted into sales, so this study aims to analyze the effect of TikTok social media marketing (SMM) on farmers' purchase decisions (PD) for Jimmy Hantu organic fertilizer, with perceived value (PV) as a mediating variable. This study used a quantitative approach involving 151 farmer respondents who use the product, selected through purposive sampling, with data analyzed using Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS). The results show that SMM has a positive and significant effect on both PV and PD, while PV also has a positive and significant effect on PD and is proven to partially mediate the relationship between SMM and PD. These findings indicate that producer interactivity on TikTok is the primary driver in shaping farmers' perceived value and purchase decisions.
</description>
<pubDate>Thu, 01 Jan 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/177808</guid>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Estimasi Kerugian Ekonomi dan Strategi Pengurangan Food Waste pada Program Makan Bergizi Gratis di Sekolah (Studi Kasus: Sekolah Islam Terpadu Ummul Quro Bogor)</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/177807</link>
<description>Estimasi Kerugian Ekonomi dan Strategi Pengurangan Food Waste pada Program Makan Bergizi Gratis di Sekolah (Studi Kasus: Sekolah Islam Terpadu Ummul Quro Bogor)
Hakim, Muhammad Albanni Kafka Lukman
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan status gizi siswa, namun implementasinya di sekolah menghadapi tantangan berupa timbulan sisa makanan (food waste) yang memicu inefisiensi anggaran operasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi jumlah timbulan dan nilai kerugian ekonomi akibat food waste, menganalisis persepsi dan faktor penentu perilaku  siswa menggunakan model Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS), serta merumuskan strategi pengurangan food waste secara sistematis dengan metode Interpretive Structural Modeling (ISM). Penelitian dilaksanakan di SIT Ummul Quro Bogor dengan melibatkan sampel siswa SMP dan SMA. Data fisik dikumpulkan melalui metode penimbangan sisa makanan selama sepuluh hari pengamatan, sedangkan data persepsi dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur terhadap 100 responden siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total berat food waste pada program MBG SMP sebesar 12.1 ton/tahun dan SMA sebesar 8,9 ton/tahun. Kemudian untuk total akumulasinya menjadi 21 ton/tahun, dengan komponen menu sayur menjadi penyumbang sisa terbesar sebanyak 78%. Secara ekonomi, akumulasi sisa makanan tersebut mengakibatkan inefisiensi alokasi anggaran sebesar Rp684.669.216 per tahun. Hasil analisis SEM-PLS menunjukkan bahwa penentu dalam niat siswa menghabiskan makanan berasal dari variabel attitude, subjective norm yang berpengaruh signifkan, dan perceived behavioral conrol tidak berpengaruh signifikan. Melalui pemodelan ISM, ditemukan bahwa strategi peningkatan kualitas cita rasa menu oleh unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) bertindak sebagai driver kunci pada tingkat hierarki dasar (hulu) yang wajib diprioritaskan oleh pengelola guna memitigasi kebocoran finansial anggaran MBG secara berkelanjutan.
</description>
<pubDate>Thu, 01 Jan 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/177807</guid>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Determinan Kemiskinan di Kota Bogor: Studi Kasus Pengaruh Pengangguran, Pertumbuhan Ekonomi, Inflasi, dan Pendistribusian ZIS</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/177799</link>
<description>Determinan Kemiskinan di Kota Bogor: Studi Kasus Pengaruh Pengangguran, Pertumbuhan Ekonomi, Inflasi, dan Pendistribusian ZIS
Arrizky, Muhammad Bintang
MUHAMMAD BINTANG ARRIZKY. Determinan Kemiskinan di Kota Bogor: Studi Kasus Pengaruh Pengangguran, Pertumbuhan Ekonomi, Inflasi, dan Pendistribusian ZIS. Dibimbing oleh RESFA FITRI.&#13;
Kemiskinan merupakan persoalan multidimensi yang dipengaruhi berbagai faktor ekonomi dan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pertumbuhan ekonomi, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT), inflasi, dan pendistribusian Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) terhadap tingkat kemiskinan di Kota Bogor. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linear berganda menggunakan data sekunder. Hasil penelitian secara simultan menunjukkan nilai F hitung sebesar 7,707 (sig.0,001), mengindikasikan seluruh variabel berpengaruh signifikan bersama-sama. Secara parsial, pertumbuhan ekonomi dan pendistribusian ZIS berpengaruh negatif signifikan, sedangkan TPT dan inflasi berpengaruh positif signifikan terhadap tingkat kemiskinan. Hasil aktual uji koefisien determinasi menunjukkan nilai R Square sebesar 0,619, yang berarti sebesar 61,9 persen variasi tingkat kemiskinan di Kota Bogor dapat dijelaskan oleh kombinasi pertumbuhan ekonomi, TPT, inflasi, dan pendisribusian ZIS, sementara 38,1 persen sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian.
</description>
<pubDate>Thu, 01 Jan 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/177799</guid>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</channel>
</rss>
