<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">
<channel>
<title>UF - Chemistry</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/56</link>
<description/>
<pubDate>Fri, 07 Aug 2026 11:58:59 GMT</pubDate>
<dc:date>2026-08-07T11:58:59Z</dc:date>
<item>
<title>Studi Aktivitas Antirayap Ekstrak Biji Sirsak Gunung pada Kertas Komposit Berbasis Ampas Tebu dan Kertas Bekas</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/177561</link>
<description>Studi Aktivitas Antirayap Ekstrak Biji Sirsak Gunung pada Kertas Komposit Berbasis Ampas Tebu dan Kertas Bekas
FASHA, RAHMANIA
Ekstrak biji sirsak gunung berpotensi sebagai agen antirayap alami untuk kertas kemasan nonkayu berbasis ampas tebu dan kertas HVS bekas. Penelitian ini bertujuan menentukan konsentrasi efektif ekstrak serta mengkaji pengaruhnya terhadap sifat mekanis kertas komposit. Kertas dibuat dari pulp ampas tebu dan kertas HVS bekas (50:50) dengan 5% (b/b) polivinil asetat. Ekstrak diperoleh melalui sonikasi berbantuan suhu menggunakan etanol 96% pada 50 °C selama 55 menit. Ekstrak ditambahkan ke dalam pulp dengan variasi konsentrasi 2, 4, dan 8% (b/b). Rendemen ekstrak diperoleh 8,11 ± 1,31%. Analisis FTIR mengonfirmasi keberadaan gugus fungsi selulosa dengan sisa lignin, yang menandakan proses pulping belum sempurna. Aktivitas antirayap diuji menggunakan metode no-choice test dan kertas komposit dengan 2% (b/b) ekstrak biji sirsak gunung memiliki efektivitas terbaik. Kertas ini menyebabkan 100% mortalitas rayap dan bobot kertas berkurang 2,52%. Kenaikan konsentrasi tidak berpengaruh signifikan pada seluruh pengujian (p&gt;0,05). Kertas yang dihasilkan belum memenuhi persyaratan mutu kertas kemasan menurut SNI 8218:2015 berdasarkan nilai kekuatan tariknya.; Mountain soursop (Annona montana) seeds extract has potential as a natural anti termite agent for non-wood packaging paper produced from sugarcane bagasse and recycled paper. This study evaluated the effective extract concentration and its effect on the mechanical properties of the composite paper. Composite paper was fabricated from sugarcane bagasse and recycled paper pulp (50:50) in the presence of 5 wt% polyvinyl acetate. The extract was obtained by Thermosonication-Assisted Extraction using 96% ethanol at 50 °C for 55 min. and incorporated into the composite paper at concentrations of 2, 4, and 8 wt%. The extract yield was 8,11 ± 1,31%. FTIR analysis confirmed cellulose functional groups with residual lignin, indicating incomplete pulping process. Anti termite activity was assessed using a no-choice test and the paper containing 2 wt% extract showed the highest efficacy, achieving 100% termite mortality with only 2,52% paper weight loss. Increasing the extract concentration did not significantly affect any of the evaluated parameters (p&gt;0,05). However, the resulting composite paper did not meet the quality requirements for packaging paper specified in SNI 8218:2015 based on its tensile strength.
</description>
<pubDate>Thu, 01 Jan 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/177561</guid>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Pemanfaatan Limbah Kulit Jagung Sebagai Bahan Baku Alternatif Kertas Kemasan Dengan Polivinil Asetat Sebagai Agen Pengikat</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/177089</link>
<description>Pemanfaatan Limbah Kulit Jagung Sebagai Bahan Baku Alternatif Kertas Kemasan Dengan Polivinil Asetat Sebagai Agen Pengikat
Masykur, Nabila Amalia
Ketergantungan bahan baku kayu dalam pembuatan kertas mendorong pemanfaatan limbah pertanian menjadi sumber serat alternatif. Penelitian ini bertujuan memanfaatkan limbah kulit jagung sebagai bahan baku alternatif kertas kemasan dengan penambahan polivinil asetat (PVAc) sebagai agen pengikat serta menganalisis karakteristik fisik, mekanis, dan kimia kertas tersebut. Pulp kulit jagung diperoleh melalui proses delignifikasi menggunakan NaOH 14% dan bleaching menggunakan H2O2 15%, kemudian dicetak menjadi kertas dengan variasi konsentrasi PVAc 0%, 1%, 3%, dan 5%. Karakterisasi dilakukan melalui pengujian kadar air, rendemen, gramatur, ketebalan, kuat tarik, dan kuat sobek, serta analisis spektroskopi inframerah transformasi Fourier (FTIR). Hasil penelitian menunjukkan kadar air limbah kulit jagung sebesar 8,95% dan rendemen pulp sebesar 22,86%. Penambahan PVAc sesuai dengan uji ANOVA tidak berpengaruh nyata terhadap gramatur dan ketebalan, tetapi berpengaruh sangat nyata terhadap kuat tarik dan kuat sobek. Nilai kuat tarik tertinggi diperoleh pada perlakuan PVAc 3%, yaitu 0,0424 kN/m, sedangkan kuat sobek tertinggi pada PVAc 5% sebesar 697,5 mN. Analisis FTIR menunjukkan keberadaan gugus fungsi selulosa dalam pengujian. Hasil penelitian menunjukkan limbah kulit jagung berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan alternatif pembuatan kertas kemasan.; The dependence on wood as the primary material for paper production has encouraged the utilization of agricultural waste as a sustainable alternative fiber source. This study investigated the use of corn husk waste as an alternative material for packaging paper with the addition of polyvinyl acetate (PVAc) as a binding agent. Corn husk pulp was produced through delignification using 14% NaOH and bleaching using 15% H2O2, with paper sheet variation of PVAc concentrations 0%, 1%, 3%, and 5%. Characterization included water content of 8,95% and pulp yield of 22,86%. PVAc addition, based on ANOVA analysis, had no significant effect on grammage and thickness but significantly affected tensile and tear strength. The highest tensile strength was at 3% PVAc, 0,0424 kN/m, while the highest tear strength was at 5% PVAc, 697,5 mN. FTIR analysis confirmed the presence of cellulose functional groups. These findings indicate that corn husk waste has potential as an alternative raw material for packaging paper production.
</description>
<pubDate>Thu, 01 Jan 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/177089</guid>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Sintesis ZSM-23 dengan Variasi Rasio SiO2/Al2O3 beserta Karakteristik Struktur, Gugus Fungsi, dan Sifat Asamnya</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/176943</link>
<description>Sintesis ZSM-23 dengan Variasi Rasio SiO2/Al2O3 beserta Karakteristik Struktur, Gugus Fungsi, dan Sifat Asamnya
Isnayni, Auliya
ZSM-23 berhasil disintesis secara hidrotermal menggunakan pyrrolidine sebagai organic structure-directing agent (OSDA) dengan variasi rasio SiO2/Al2O3 aktual sebesar 45, 87, dan 137. Karakterisasi XRD menunjukkan seluruh sampel memiliki puncak difraksi khas kerangka MTT yaitu kode topologi kode topologi kerangka zeolit menurut International Zeolite Association (IZA) tanpa ditemukannya fase pengotor, dengan kristalinitas relatif tertinggi pada Na-ZSM-23-87 sebesar 87,58%. Spektra FTIR mengkonfirmasi terbentuknya kerangka aluminosilikat ZSM-23 melalui pita serapan karakteristik pada 1218–1041, 810, dan 550 cm?¹, serta tidak terdeteksinya pita C–H pada 2800–3000 cm?¹ yang mengindikasikan keberhasilan kalsinasi dalam menghilangkan molekul OSDA dari pori zeolit. Analisis NH3-TPD menunjukkan bahwa peningkatan rasio SiO2/Al2O3 menyebabkan penurunan total dan kekuatan keasaman zeolit. Rasio SiO2/Al2O3 87 menghasilkan karakteristik terbaik ditinjau dari kristalinitas tertinggi, struktur MTT yang terdefinisi baik, serta keasaman yang tetap memadai setelah konversi menjadi H-ZSM23-87.
</description>
<pubDate>Thu, 01 Jan 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/176943</guid>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>PENGARUH PEMBERIAN POC BERBASIS MAGNETIT URINE DOMBA PADA MORFOLOGI DAUN TANAMAN CAISIM (Brassica juncea L.).</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/176732</link>
<description>PENGARUH PEMBERIAN POC BERBASIS MAGNETIT URINE DOMBA PADA MORFOLOGI DAUN TANAMAN CAISIM (Brassica juncea L.).
Arumdapta, Viola Gitasya
Peningkatan produksi caisim (Brassica juncea L.) perlu didukung oleh pemupukan yang efektif dan ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh pupuk organik cair berbasis magnetit urine domba pada pertumbuhan vegetatif tanaman caisim serta menentukan kombinasi perlakuan yang memberikan hasil terbaik. Magnetit disintesis menggunakan metode kopresipitasi dan dikarakterisasi menggunakan difraksi sinar-X. Aplikasi pada tanaman caisim menggunakan rancangan kelompok lengkap teracak dengan lima perlakuan dan tiga ulangan. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, lebar daun, dan bobot segar pada umur 30 hari setelah tanam. Hasil karakterisasi memperlihatkan bahwa magnetit yang terbentuk memiliki ukuran kristalit rata-rata 19,37 nm sehingga termasuk dalam kategori nanopartikel. Perlakuan (NPK:MPOC 1:1) memberikan hasil terbaik. Hasil percobaan ini menunjukkan bahwa pupuk organik cair berbasis magnetit urine domba berpotensi digunakan sebagai alternatif pupuk guna meningkatkan pertumbuhan tanaman caisim.; Increased production of choy sum (Brassica juncea L.) requires effective and environmentally friendly fertilization. This study aimed to investigate the effect of sheep urine-based magnetite liquid organic fertilizer on the vegetative growth of choy sum and to determine the best treatment combination. Magnetite was synthesized using the coprecipitation method and characterized by X-ray diffraction. The application to choy sum was arranged in a randomized complete block design consisting of five treatments and three replications. The observed parameters included plant height, leaf width, and fresh weight at 30 days after planting. Characterization results showed that the synthesized magnetite had an average crystallite size of 19.37 nm, indicating that it belonged to the nanoparticle category. The ratio (NPK:MPOC 1:1) treatment produced the best growth performance. The results indicate that it has the potential to be used as an alternative fertilizer to improve choy sum growth.
</description>
<pubDate>Thu, 01 Jan 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/176732</guid>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</channel>
</rss>
