<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">
<channel>
<title>Forest Management</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/55</link>
<description/>
<pubDate>Sat, 11 Apr 2026 17:01:31 GMT</pubDate>
<dc:date>2026-04-11T17:01:31Z</dc:date>
<item>
<title>Rumusan Kebijakan Strategis Peningkatan Efektivitas Operasi Penebangan Pohon dan Pengangkutan Kayu Pinus Perhutani di Kesatuan Pemangkuan Hutan Lawu Ds</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172921</link>
<description>Rumusan Kebijakan Strategis Peningkatan Efektivitas Operasi Penebangan Pohon dan Pengangkutan Kayu Pinus Perhutani di Kesatuan Pemangkuan Hutan Lawu Ds
Suwarna, Ujang
Laporan ini menyajikan pengembangan komprehensif atas hasil penelitian/pemikiran internal&#13;
mengenai kebijakan strategis peningkatan efektivitas operasi penebangan pohon dan pengangkutan&#13;
kayu pinus Perhutani di Kesatuan Pemangkuan Hutan Lawu Ds. Bahan dasar laporan berasal dari&#13;
kajian lapang Juli–Agustus 2025 yang menekankan pentingnya produktivitas sebagai indikator&#13;
utama efektivitas operasi. Pada sisi penebangan, fokus analisis diarahkan pada komposisi waktu&#13;
kerja efektif dan tidak efektif, keterampilan operator chainsaw, ketajaman rantai, pengaturan arah&#13;
rebah, pengendalian risiko, dan kualitas pengawasan lapang. Pada sisi pengangkutan, fokus&#13;
diarahkan pada kesiapan kayu di TPn, waktu tunggu muat, kondisi jaringan jalan hutan, kesesuaian&#13;
armada, jarak angkut, beban muatan, serta tata kelola dispatch dan dokumentasi. Pengembangan&#13;
laporan dilakukan melalui pendekatan studi dokumen, sintesis literatur, dan reformulasi kebijakan&#13;
berbasis masalah operasional. Hasil kajian menegaskan bahwa peningkatan efektivitas operasi tidak&#13;
cukup ditempuh melalui penambahan target produksi, melainkan harus melalui pembenahan sistem&#13;
kerja, keselamatan, perawatan alat, penataan alur logistik, penguatan budaya data, dan desain&#13;
insentif yang adil. Laporan ini juga mendokumentasikan dimensi riset kolaboratif dosen–&#13;
mahasiswa, terutama dalam observasi waktu kerja, identifikasi bottleneck, pengolahan temuan&#13;
lapang, dan penyusunan matriks kebijakan. Luaran utama berupa rumusan kebijakan strategis&#13;
berjenjang jangka pendek, menengah, dan panjang, indikator monitoring, serta rekomendasi&#13;
implementasi yang dapat dipakai sebagai bahan pertimbangan manajerial maupun bukti BKD Sister.; This report presents an expanded internal research/thought document on strategic policies to&#13;
improve the effectiveness of tree felling and pine timber transportation operations in Perhutani,&#13;
Forest Management Unit (KPH) Lawu Ds. The original material was derived from field observations&#13;
conducted in July–August 2025 and highlighted productivity as the primary indicator of operational&#13;
effectiveness. The felling analysis addresses the composition of effective and ineffective working&#13;
time, chainsaw operator skills, chain sharpness, directional felling, risk control, and field&#13;
supervision. The transportation analysis focuses on landing readiness, loading delays, forest road&#13;
conditions, vehicle suitability, hauling distance, payload, and dispatch/documentation management.&#13;
The report is expanded through document study, literature synthesis, and policy reformulation. The&#13;
findings emphasize that improving effectiveness cannot rely solely on higher production targets; it&#13;
requires system improvement in work organization, safety, equipment maintenance, logistics flow,&#13;
data culture, and equitable incentives. The report also documents lecturer–student collaborative&#13;
research elements in time study observation, bottleneck identification, data interpretation, and policy&#13;
matrix development. The main output is a staged policy package accompanied by implementation&#13;
recommendations and monitoring indicators suitable for managerial use and BKD Sister&#13;
documentation.
</description>
<pubDate>Wed, 01 Jan 2025 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172921</guid>
<dc:date>2025-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Produktivitas Pengangkutan Kayu Pinus di Resort Pemangkuan Hutan Cepoko</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/171889</link>
<description>Produktivitas Pengangkutan Kayu Pinus di Resort Pemangkuan Hutan Cepoko
Suwarna, Ujang; Liroka, Dwi
This study aims to determine the productivity of transporting Pinus merkusii logs in the Cepoko Forest&#13;
Resort (RPH), Lawu Ds Forest Management Unit (KPH). The transportation equipment used consisted of&#13;
dump trucks and trucks, with timber loading methods using jeeps and ender-ender. Data from 90 transport&#13;
cycles were analyzed using a work-time approach. Results showed that the highest actual productivity was&#13;
achieved by dump trucks loaded from jeep, at 6.08 m³/hour, while the lowest was recorded by trucks from the&#13;
intermediate to final log yard using ender-ender, at 1.98 m³/hour. Differences in productivity were influenced&#13;
by working time, hauling distance, loading method, and vehicle type.
</description>
<pubDate>Wed, 01 Jan 2025 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/171889</guid>
<dc:date>2025-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Pelatihan Pendugaan Volume Pohon untuk Menaksir Potensi Hutan Rakyat Guna Mewujudkan Pengelolaan Hutan Rakyat Lestari</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/171638</link>
<description>Pelatihan Pendugaan Volume Pohon untuk Menaksir Potensi Hutan Rakyat Guna Mewujudkan Pengelolaan Hutan Rakyat Lestari; MODUL
Ilham, Qori Pebrial; Muhdin; Priyanto; Rahaju, Sri; Puspaningsih, Nining
Hutan rakyat memegang peranan strategis dalam perekonomian masyarakat&#13;
pedesaan, serta dalam menjaga kelestarian lingkungan. Pohon yang ditanam oleh&#13;
petani bukan hanya berfungsi sebagai penyimpan karbon dan penjaga tata air, tetapi&#13;
juga merupakan aset dan tabungan ekonomi yang dapat diandalkan. Namun, salah&#13;
satu kendala utama yang sering dihadapi oleh petani adalah keterbatasan&#13;
pengetahuan teknis dalam mengukur dan menilai potensi kayu yang mereka miliki.&#13;
Dimensi pohon yang cukup penting diketahui untuk berbagai keperluan,&#13;
diantaranya adalah diameter dan tinggi pohon. Data diameter dan tinggi pohon&#13;
lazimnya diperlukan untuk menghitung atau menentukan volume pohon. Volume&#13;
pohon biasanya menjadi dasar dalam menentukan nilai pohon saat akan&#13;
menjualnya. Penentuan volume (kubikasi) kayu seringkali hanya didasarkan pada&#13;
taksiran visual (kira-kira) atau sepenuhnya bergantung pada penilaian pihak&#13;
pembeli. Kondisi ini menempatkan petani pada posisi tawar yang lemah dan&#13;
berisiko mengalami kerugian finansial karena aset kayu mereka dihargai di bawah&#13;
nilai sebenarnya. ...
</description>
<pubDate>Sat, 01 Nov 2025 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/171638</guid>
<dc:date>2025-11-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Produktivitas Penyaradan Kayu Bakar Menggunakan Motor Engkrek</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/162845</link>
<description>Produktivitas Penyaradan Kayu Bakar Menggunakan Motor Engkrek
Suwarna, Ujang; Al Hakiim, Hammam
Salah satu kegiatan penting dalam pemanenan kayu adalah kegiatan memindahkan kayu&#13;
dari tempat penebangan ke tempat pengumpulan kayu (TPn) atau biasa disebut penyaradan.&#13;
Penyaradan kayu bakar di KPH Bandung Utara dilakukan secara mekanis menggunakan&#13;
bantuan motor engkrek. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui produktivitas, biaya&#13;
penyardan kayu bakar menggunakan motor engkrek serta pengaruh kemiringan lereng,&#13;
jarak sarad, dan volume kayu yang disarad terhadap biaya dan produktivitas dan tingkat&#13;
risiko kecelakaan kerja pada kegiatan penyaradan. Data primer didapatkan dari pengamatan&#13;
langsung serta data sekunder didapatkan melalui studi pustaka. Hasil produktivitas pada&#13;
topografi landai berdasarkan waktu efektif dan aktual sebesar 0,77 m3&#13;
/jam dan 0,52 m3&#13;
/jam,&#13;
sedangkan pada topografi agak curam sebesar 0,56 m3&#13;
/jam dan 0,37 m3&#13;
/jam. Biaya&#13;
penyardan pada topografi landai sebesar Rp 16.936/m3&#13;
, sedangkan pada topografi agak&#13;
curam sebesar Rp 20.680/m3&#13;
. Produktivitas dan biaya penyaradan dipengaruhi oleh&#13;
kemiringan lereng, jarak, dan volume kayu yang disarad. Analisis risiko menunjukkan pada&#13;
kegiatan penyaradan terdapat 1 risiko tinggi, 3 risiko sedang, dan 2 risiko rendah.
</description>
<pubDate>Wed, 01 Jan 2025 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/162845</guid>
<dc:date>2025-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</channel>
</rss>
