<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">
<channel>
<title>Jurnal Teknologi Perikanan dan Kelautan</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/45591</link>
<description/>
<pubDate>Wed, 15 Apr 2026 18:50:39 GMT</pubDate>
<dc:date>2026-04-15T18:50:39Z</dc:date>
<item>
<title>Pengaruh anemon (Heteractis magnifica) terhadap vitalitas ikan badut (Ampbiprion oscellaris) untuk meminimalisasi penggunaan karang hidup pada akuarium laut buatan</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/72797</link>
<description>Pengaruh anemon (Heteractis magnifica) terhadap vitalitas ikan badut (Ampbiprion oscellaris) untuk meminimalisasi penggunaan karang hidup pada akuarium laut buatan
Lubis, Muhammad Zainuddin; Pujiyati, Sri; Mujahid, Muhammad
</description>
<pubDate>Tue, 01 Jan 2013 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/72797</guid>
<dc:date>2013-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Pengaruh aklimatisasi kadar garam terhadap nilai kematian dan tingkah laku ikan guppy (Poecilia Reticulata) sebagai pengganti umpan ikan cakalang (Katsuwonus Pelamis)</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/72794</link>
<description>Pengaruh aklimatisasi kadar garam terhadap nilai kematian dan tingkah laku ikan guppy (Poecilia Reticulata) sebagai pengganti umpan ikan cakalang (Katsuwonus Pelamis)
Lubis, Muhammad Zainuddin; Pujiyati, Sri
Avvlimatization  is physiological adaptation way or way from a spesies to adjust it self with new environment. The purpose of this research is to observe the process of salt level acclimatization in Guppy fish (Poecilia reticulate). Salt level about 2 g/mol was added in the water or environment until the salinity is 30%. Guppy fish males have a body size 5 cm, colour schemes the body and fins are very bright and has a very economical price as to attract the attention of Tuna (Katsuwonuspelamis). That process was done by adding 720 g of salt level each day during 14 days.
</description>
<pubDate>Tue, 01 Jan 2013 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/72794</guid>
<dc:date>2013-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Sambungan Struktir dan Pembelian Struktur Beton Bertulang pada Kapal Purse Seine</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/59047</link>
<description>Sambungan Struktir dan Pembelian Struktur Beton Bertulang pada Kapal Purse Seine
Triastuti, Nusa Setiani; Iskandar, Budhi Hascaryo; Wisudo, Sugeng Han; Haluan, John; Sumaryo
Penggunaan kayu sebagai bahan pembuat kapal sudah umum di Indonesia. Namun demikian sumbemaya kayu yang semakin menipis ditambah dengan semakin mahalnya harga kayu menyebabkan harga kapal kayu pun menjadi mahal. Bahan altematif pengganci kayu sebagai bahan pembuat kapal sudah saatnya dikaji unruk diterapkan. Pada tulisan ini dijabarkan perhitungan strukrur kapa! kombinasi beton-kayu sebagai salah satu bahan altematif pengganti kayu secara keseluruhan pacia struktur kapa], sebagai kajian awal dalam penggunaan struktur altematif pada pembuatan kapal kayu. Tujuan dari tulisan ini adalah untuk mengetahui kekuatan struktur gabungan beton-kayu sebagai altematif bahan pembuat kapal. Perhitungan yang dilakukan mengikuci kaidahkaidah mekanika teknik. Perhitungan beban menggunakan kombinasi 1,2 DL + 1,6 LL + 0,9 WL dengan 8 variasi pembebanan. Hasil perhitungan menyatakan bahwa struktur gabungan beton-kayu pada 8 variasi pembebanan memenuru persyaratan tegangan yang disyaratkan. Bila struktur ini akan diterapkan maka presisi sambungan pada struktutr beton-kayu harus menjadi perhatian utama.
</description>
<pubDate>Mon, 01 Jan 2007 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/59047</guid>
<dc:date>2007-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Chlorophyll-A Variability Along Southern Coast Of Sumatera And West Java During Positive Phase Of Indian Ocean Dipole Mode (IODM)</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/58470</link>
<description>Chlorophyll-A Variability Along Southern Coast Of Sumatera And West Java During Positive Phase Of Indian Ocean Dipole Mode (IODM); Variabilitas Klorofil-A Di Perairan Barat Sumatera Dan Selatan Jawa Barat Fase Indian Ocean Dipole Mode (IODM) Positif1
Amri, Khairul; Manurung, Djisman; Gaol, Jonson L.; Baskoro, Mulyono S.
Indian Ocean Dipole Mode (IOD/IODM) adalah gejala penyimpanan iklim akibat interaksi laut dan atmosfer. IODM berupa struktur dua kutub massa air dengan suhu permukaan laut yang menyimpang dari normalnya. Fenomena IODM mempengaruhi sejumlah parameter oseanografi regional. Pada saat berlangsungnya fase IODM positif, selama musim timur (Juni-Oktober), tiupan angin muson tenggara dari Australia memicu terjadina upwelling, membawa massa air lebih dingin dan meningkatkan nutrien ke lapisan permukaan sepanjang pantai selatan jawa dan Sumatera. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui variabilitas klorofil-a di perairan barat Sumatera dan selatan Jawa Barat (Samudera Hindia bagian timur) pada fase IODM positif. Motode Penelitian, dilakukan dengan menganalisis nilai sebaran SPL hasil pengukuran sensor thermal satelit Advanced Very High Resolutin Radiometer-National Oceanic and Atmospheric Administration (AVHRR-NOAA) untuk mendeteksi massa air upwelling. Analisis spasial dan temporal variabilitis klorofil-a sepanjang pantai selatan Jawa Barat dan barat Sumatera dari September 1997-Desember 2009 dilakukan menggunakan data dari sensor Sea-viewing Wide-field of view sensor (SeaWiFS) satelit SeaStar. Hasil penelitian menunjukkan, konsentrasi klorofil-a tinggi berkaitan dengan pengaruh musim timur yang membangkitkan upwelling. Selama puncak anomali tiupan angin muson tenggara pada fase IODM positif kuat (1997 dan 2006) terjadi upwelling yang sangat intensif. Pada fase ini konsentrasi klorofil-a sangat tinggi, tersebar luas sepanjang pantai barat Sumatera.
</description>
<pubDate>Sun, 01 Apr 2012 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/58470</guid>
<dc:date>2012-04-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</channel>
</rss>
