<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">
<channel>
<title>Undergraduate Theses</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/25</link>
<description>Undergraduate theses of IPB's bachelor student</description>
<pubDate>Mon, 13 Apr 2026 09:06:11 GMT</pubDate>
<dc:date>2026-04-13T09:06:11Z</dc:date>
<item>
<title>Dampak Ketidakpastian Global, Keterbukaan Ekonomi, dan Good Governance terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Negara Berkembang Asia</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172932</link>
<description>Dampak Ketidakpastian Global, Keterbukaan Ekonomi, dan Good Governance terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Negara Berkembang Asia
FATIMAH, PUTRI
Meningkatnya ketidakpastian global yang diiringi guncangan keterbukaan ekonomi berpotensi memengaruhi kinerja perekonomian, dengan good governance berperan dalam meredam dampaknya. Penelitian ini menganalisis pengaruh ketidakpastian global, keterbukaan ekonomi, dan good governance terhadap pertumbuhan ekonomi di 20 negara berkembang Asia periode 2002–2023, serta mengkaji peran good governance sebagai variabel moderasi. Metode yang digunakan mencakup Tipologi Klassen dan regresi data panel FEM dengan dua model, yaitu indeks komposit good governance hasil PCA dan pengujian per indikator. Hasil menunjukkan negara dengan ketidakpastian tinggi, keterbukaan rendah, dan tata kelola lemah cenderung tumbuh lebih lambat. Secara empiris, keterbukaan ekonomi, investasi asing langsung, dan control of corruption berpengaruh positif signifikan, sedangkan ketidakpastian global, pertumbuhan penduduk, pengeluaran pemerintah, dummy krisis keuangan global, dummy COVID-19, interaksi good governance dengan ketidakpastian global, serta government effectiveness berpengaruh negatif signifikan.; Rising global uncertainty, coupled with shocks to economic openness, has the potential to affect economic performance, with good governance playing a role in mitigating these impacts. This study analyzes the effects of global uncertainty, economic openness, and good governance on economic growth in 20 Asian developing countries over the period 2002–2023, and examines the role of good governance as a moderating variable. The methods employed include Klassen’s typology and FEM panel data regression using two models: a composite good governance index derived from PCA and indicator-specific tests. The results indicate that countries with high uncertainty, low openness, and weak governance tend to grow more slowly. Empirically, economic openness, foreign direct investment, and control of corruption have a significant positive effect, while global uncertainty, population growth, government spending, the global financial crisis dummy, the COVID-19 dummy, the interaction between good governance and global uncertainty, and government effectiveness have a significant negative effect.
</description>
<pubDate>Thu, 01 Jan 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172932</guid>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Paradox of Sustainability Dalam EUDR: Kompleksitas Ekonomi, Emisi, dan Deforestasi di Like-minded Countries</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172931</link>
<description>Paradox of Sustainability Dalam EUDR: Kompleksitas Ekonomi, Emisi, dan Deforestasi di Like-minded Countries
RAMADHAN, DICKY
Penelitian ini menganalisis dampak European Union Deforestation Regulation&#13;
(EUDR) terhadap Like-minded Countries (LMCs) dalam konteks keberlanjutan&#13;
lingkungan dan mutual benefit perdagangan global. Implementasi EUDR akan&#13;
efektif pada 2026-2027 mewajibkan ekspor ke Uni Eropa berasal dari rantai pasok&#13;
bebas deforestasi. Meski bertujuan mendukung transisi hijau, kebijakan ini&#13;
mencerminkan Paradox of Sustainability karena merugikan negara berkembang&#13;
secara struktural. Penelitian menggunakan metode campuran melalui kualitatif dan&#13;
ekonometrika dalam kerangka Modified Environmental Kuznets Curve dengan&#13;
Economic Complexity Index (ECI). Hasil menunjukkan struktur produksi LMCs&#13;
masih didominasi dirty complexity, sehingga transformasi hijau belum optimal.&#13;
EUDR juga merefleksikan praktik Green Imperialisme yang memperkuat&#13;
ketimpangan ekologis. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan kolaboratif berbasis&#13;
keadilan ekologis melalui kompensasi, insentif hijau, serta dukungan transformasi&#13;
struktural berkelanjutan.
</description>
<pubDate>Thu, 01 Jan 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172931</guid>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Estimasi Nilai Kerugian Ekonomi Masyarakat Akibat Banjir Di Desa Datarnangka Kecamatan Sagaranten Kabupaten Sukabumi</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172930</link>
<description>Estimasi Nilai Kerugian Ekonomi Masyarakat Akibat Banjir Di Desa Datarnangka Kecamatan Sagaranten Kabupaten Sukabumi
Asep
Desa Datarnangka di Kecamatan Sagaranten merupakan salah satu wilayah&#13;
yang paling terdampak kejadian banjir Desember tahun 2024. Banjir tersebut&#13;
menyebabkan kerusakan luas pada permukiman, fasilitas umum, serta&#13;
terganggunya aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat. Bencana berulang ini&#13;
menuntut adanya pemahaman yang lebih komprehensif mengenai persepsi&#13;
masyarakat, besaran kerugian ekonomi yang ditimbulkan, serta strategi mitigasi&#13;
yang dapat diimplementasikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi&#13;
persepsi masyarakat mengenai kejadian banjir, menghitung besaran nilai kerugian&#13;
ekonomi akibat banjir, serta memberikan rekomendasi strategi alternatif untuk&#13;
mengurangi dampak banjir. Metode yang digunakan meliputi analisis&#13;
menggunakan skala Likert, market based approach, Lost of earning, cost of illness,&#13;
analisis deskriptif dan PROMETHEE. Hasil penelitian menunjukan bahwa banjir&#13;
berdampak signifikan terhadap kehidupan masyarakat dengan terganggunya&#13;
aktivitas, meningkatkan risiko kesehatan, serta menurunkan kualitas lingkungan&#13;
dan ekonomi. Total kerugian ekonomi masyarakat akibat banjir di Desa&#13;
Datarnangka yaitu sebesar Rp563.744.080,42. Kerugian tersebut didominasi oleh&#13;
kerugian langsung yang mencapai 84%. Serta sebesar 69% diantaranya merupakan&#13;
biaya perbaikan bangunan rumah. Kemudian strategi alternatif terbaik untuk&#13;
mengurangi dampak banjir adalah pembangunan tanggul sungai.
</description>
<pubDate>Thu, 01 Jan 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172930</guid>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Implementasi Model IndoBERT Untuk Menangani Ketidakseimbangan Data Dalam Analisis Sentimen Ulasan Aplikasi KAI Access</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172929</link>
<description>Implementasi Model IndoBERT Untuk Menangani Ketidakseimbangan Data Dalam Analisis Sentimen Ulasan Aplikasi KAI Access
Listyowati, Dyah
Analisis sentimen adalah proses pengolahan data tekstual untuk meneliti pendapat atau opini mengenai entitas tertentu. Analisis sentimen dapat diterapkan dalam berbagai hal, salah satunya pada aplikasi KAI Access. Penelitian ini menggunakan 4359 data ulasan aplikasi KAI Access dari bulan Juni 2025-Agustus 2025 yang diklasifikasikan ke kelas positif, negatif dan netral. Penelitian akan mengimplementasikan IndoBERT, salah satu model Bidirectional Encoder Representation from Transformers (BERT) monolingual dengan penerapan Synthetic Minority Over-sampling Technique dan Random Oversampling sebagai metode penanganan yang sering digunakan untuk menangani data tak seimbang. Tujuan dari penelitian ini adalah mengimplementasikan metode untuk penanganan data tak seimbang dan membandingkan model untuk menangani ketidakseimbangan sentimen ulasan pengguna pada aplikasi KAI Access. Data akan dibagi menjadi tiga yaitu 80% data latih, 10% data validasi dan 10% data uji. Penelitian ini menggunakan tiga skenario yaitu IndoBERT, IndoBERT dengan SMOTE, dan IndoBERT dengan ROS. Dari ketiga skenario tersebut, akurasi yang dihasilkan oleh model IndoBERT tanpa penanganan memiliki hasil yang terbaik namun evaluasi mendalam menunjukan bahwa model dengan SMOTE memiliki performa yang baik untuk kelas minor pada kasus data tak seimbang.
</description>
<pubDate>Thu, 01 Jan 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172929</guid>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</channel>
</rss>
