<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">
<channel>
<title>UF - Accounting</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/153668</link>
<description/>
<pubDate>Wed, 12 Aug 2026 17:28:00 GMT</pubDate>
<dc:date>2026-08-12T17:28:00Z</dc:date>
<item>
<title>Pengaruh Kinerja Pembiayaan KUR, Mitraguna, Griya Terhadap Profitabilitas di BSI KC Bogor Pajajaran Bantarjati</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/178439</link>
<description>Pengaruh Kinerja Pembiayaan KUR, Mitraguna, Griya Terhadap Profitabilitas di BSI KC Bogor Pajajaran Bantarjati
Sari, Dilah Puspita
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pembiayaan Kredit Usaha Rakyat&#13;
(KUR), Mitraguna, dan Griya terhadap profitabilitas yang diproksikan dengan&#13;
Return On Assets (ROA) pada Bank Syariah Indonesia (BSI). Penelitian&#13;
menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda&#13;
menggunakan IBM SPSS Statistics 26. Data penelitian terdiri atas 60 observasi&#13;
bulanan periode 2021–2025 yang dipilih melalui teknik purposive sampling.&#13;
Analisis dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji asumsi klasik, uji t, uji F,&#13;
dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiayaan&#13;
Mitraguna tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA dengan nilai signifikansi&#13;
0,067, sedangkan pembiayaan KUR dan Griya berpengaruh signifikan dengan nilai&#13;
signifikansi masing-masing sebesar 0,000 (&lt;0,05). Secara simultan, ketiga variabel&#13;
berpengaruh signifikan terhadap ROA dengan nilai signifikansi 0,000. Penelitian&#13;
merekomendasikan pengembangan pembiayaan KUR, peningkatan pengelolaan&#13;
pembiayaan Mitraguna dan Griya, penguatan pengendalian risiko pembiayaan,&#13;
serta peningkatan fee-based income untuk menjaga keberlanjutan profitabilitas&#13;
bank.; This study aims to analyze the effect of People's Business Credit (KUR),&#13;
Mitraguna financing, and Griya financing on profitability as measured by Return&#13;
On Assets (ROA) at Bank Syariah Indonesia (BSI). This study employed a&#13;
quantitative approach using multiple linear regression analysis with IBM SPSS&#13;
Statistics 26. The research used 60 monthly observations from the 2021–2025&#13;
period selected through purposive sampling. Data were analyzed using descriptive&#13;
statistics, classical assumption tests, t-tests, F-tests, and the coefficient of&#13;
determination. The results indicate that Mitraguna financing has no significant&#13;
effect on ROA, with a significance value of 0.067, while KUR financing and Griya&#13;
financing have significant effects on ROA, each with a significance value of 0.000&#13;
(&lt;0.05). Simultaneously, all three financing variables have a significant effect on&#13;
ROA, with a significance value of 0.000. The study recommends developing KUR&#13;
financing, improving the management of Mitraguna and Griya financing,&#13;
strengthening financing risk control, and increasing fee-based income to maintain&#13;
sustainable bank profitability.
</description>
<pubDate>Thu, 01 Jan 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/178439</guid>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Rekomendasi Optimalisasi Pengelolaan Piutang melalui Peningkatan Efektivitas Pengendalian Internal pada BM XXX</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/178188</link>
<description>Rekomendasi Optimalisasi Pengelolaan Piutang melalui Peningkatan Efektivitas Pengendalian Internal pada BM XXX
Artanti, Amanda Putri
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya piutang tidak tertagih pada BM XXX yang mengindikasikan belum optimalnya pengelolaan piutang dan efektivitas&#13;
pengendalian internal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prosedur pengelolaan piutang yang berjalan, mengevaluasi efektivitas pengendalian internal&#13;
berdasarkan kerangka COSO, serta menyusun rekomendasi optimalisasi prosedur pengelolaan piutang. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan telah memiliki SOP pengelolaan piutang, namun pengendalian internal belum efektif, terutama pada aspek penilaian risiko dan pemantauan. Kelemahan yang ditemukan meliputi belum adanya aging schedule, monitoring piutang jatuh tempo, reminder pembayaran, serta evaluasi piutang secara berkala selama sebulan sekali. Penelitian ini merekomendasikan optimalisasi prosedur melalui penambahan AR Card, laporan umur piutang, monitoring berkala sebulan sekali, surat teguran, dan eskalasi kepada manajemen. Implementasi rekomendasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pengendalian internal dan meminimalkan risiko piutang tidak tertagih.; This study was motivated by the high level of uncollectible accounts receivable at BM XXX, indicating weaknesses in accounts receivable management&#13;
and internal control. The study aimed to analyze the existing accounts receivable management procedures, evaluate the effectiveness of internal control based on the COSO framework, and propose recommendations for improvement. A qualitative descriptive method was employed using observation, interviews, documentation,&#13;
and triangulation. The findings reveal that although the company has established standard operating procedures (SOPs), its internal control system is not fully&#13;
effective, particularly in the areas of risk assessment and monitoring. The study recommends implementing Accounts Receivable (AR) Cards, aging reports,&#13;
periodic monitoring, payment reminders, collection letters, and management escalation. These recommendations are expected to improve internal control effectiveness and reduce the risk of uncollectible accounts receivable.
</description>
<pubDate>Thu, 01 Jan 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/178188</guid>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Analisis Persediaan Barang Dagang Menggunakan Metode Economic Order Quantity (EOQ) Pada Toko Tembakau Tingwe</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/178039</link>
<description>Analisis Persediaan Barang Dagang Menggunakan Metode Economic Order Quantity (EOQ) Pada Toko Tembakau Tingwe
RADITYA, RISCHA AULIA APRILIA
Toko Tembakau Tingwe masih mengelola persediaan berdasarkan pengalaman dan perkiraan pemilik sehingga berisiko mengalami overstock dan stockout. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengelolaan persediaan dan menerapkan metode Economic Order Quantity (EOQ) untuk menentukan kuantitas pemesanan optimal. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan studi pustaka. Analisis dilakukan menggunakan EOQ, Safety Stock, Reorder Point, dan TotalInventory Cost. Hasil penelitian menunjukkanjika EOQ dapat menghasilkan kebijakan persediaan yang lebih terukur dan berpotensi menekan biaya persediaan sebesar 46,80%. Dengan demikian, EOQ dapat dipakai jadi dasar perencanaan dan pengendalian persediaan Toko Tembakau Tingwe.&#13;
Kata kunci: Order Quantity (EOQ), Reorder Point (ROP), Safety Stock, Total Inventory Cost, Persediaan Barang Dagang, Toko Tembakau Tingwe; Toko Tembakau Tingwe still manages its inventory based on the owner’s&#13;
experience and estimates, which increases the risk of overstock and stockout. This&#13;
study aims to analyze the inventory management system and apply the Economic&#13;
Order Quantity (EOQ) method to determine the optimal order quantity. A&#13;
qualitative case study approach was employed, with data collected through&#13;
interviews, observations, documentation, and literature review. The analysis used&#13;
EOQ, Safety Stock, Reorder Point, and Total Inventory Cost. The results indicate&#13;
that EOQ can support a more measurable inventory policy and has the potential to&#13;
reduce inventory costs by 46.80%. Therefore, EOQ may be used as a basis for&#13;
inventory planning and control at Toko Tembakau Tingwe. Keywords: Order Quantity (EOQ), Reorder Point (ROP), Safety Stock, Total&#13;
Inventory Cost, Merchandise Inventory, Tingwe Tobacco Shop
</description>
<pubDate>Thu, 01 Jan 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/178039</guid>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Analisis Penerapan Metode Full Costing dalam Penentuan HPP Sebagai Upaya Memaksimalkan Laba pada CV Galuh Sari</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/177867</link>
<description>Analisis Penerapan Metode Full Costing dalam Penentuan HPP Sebagai Upaya Memaksimalkan Laba pada CV Galuh Sari
Noviana, Alda
CV Galuh Sari adalah usaha kecil menengah (UKM) produsen roti tawar yang&#13;
selama ini belum memperhitungkan biaya overhead pabrik dalam penetapan harga pokok&#13;
produksi (HPP), sehingga informasi biaya yang dimiliki tidak mencerminkan kondisi&#13;
sesungguhnya. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode full costing,&#13;
membandingkannya dengan HPP versi perusahaan, mengidentifikasi faktor penyebab&#13;
selisih, menganalisis pengaruh terhadap laba, mengkaji kesesuaian dengan PSAK 202&#13;
tentang Persediaan, serta menganalisis sensitivitas keuangan berbasis Cost-Volume-Profit&#13;
(CVP). Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif-kuantitatif dengan&#13;
pendekatan studi kasus; data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan&#13;
dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan HPP full costing sebesar Rp1.671,40 per&#13;
loyang lebih tinggi 27,83% dari HPP versi perusahaan (Rp1.307,48 per loyang), dengan&#13;
selisih total Rp172.680.000 yang seluruhnya bersumber dari lima komponen overhead&#13;
pabrik yang tidak diperhitungkan, yaitu gas, listrik, kemasan plastik, penyusutan mesin,&#13;
dan pemeliharaan mesin. Penerapan full costing terbukti sesuai dengan PSAK 202,&#13;
sedangkan metode perusahaan tidak memenuhi standar tersebut. Analisis CVP&#13;
menunjukkan titik impas di 20.385 loyang dengan margin of safety 95,70%, sementara&#13;
analisis sensitivitas mengungkap bahwa penurunan harga jual 10% merupakan risiko&#13;
finansial terbesar. Penelitian ini menegaskan pentingnya penerapan full costing secara&#13;
konsisten sebagai dasar pengambilan keputusan manajerial yang akurat bagi UMKM.; CV Galuh Sari is a small and medium-sized business (UKM) producing unsalted&#13;
bread that has not taken into account the factory overhead costs in determining the cost of&#13;
production (HPP), so the cost information it has does not reflect the true condition. This&#13;
research aims to apply the full costing method, compare it with the company's version of&#13;
HPP, identify the factors that cause the difference, analyze the effect on profit, examine&#13;
the suitability of PSAK 202 on Inventory, and analyze financial sensitivity based on Cost-&#13;
Volume-Profit (CVP). The research uses a qualitative-quantitative descriptive method&#13;
with a case study approach; data is collected through interviews, observations, and&#13;
documentation. The research results show that the HPP full costing of Rp1,671,40 per pan&#13;
is 27,83% higher than the company version of HPP (Rp1,307,48 per pan), with a total&#13;
difference of Rp172,680,000 which is entirely sourced from five factory overhead&#13;
components that are not taken into account, namely gas, electricity, plastic packaging,&#13;
machine shrinkage, and machine maintenance. The implementation of full costing is&#13;
proven to be in accordance with PSAK 202, while the company's method does not meet&#13;
the standard. CVP analysis shows a breakeven point at 20,385 loyang with a margin of&#13;
safety of 95.70%, while sensitivity analysis reveals that a 10% decrease in selling price is&#13;
the biggest financial risk. This research emphasizes the importance of implementing full&#13;
costing consistently as the basis for accurate managerial decision-making for MSMEs.
</description>
<pubDate>Thu, 01 Jan 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/177867</guid>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</channel>
</rss>
