<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">
<channel>
<title>UF - Technology and Management of Applied Aquaculture Hatchery</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/153662</link>
<description/>
<pubDate>Wed, 12 Aug 2026 17:21:41 GMT</pubDate>
<dc:date>2026-08-12T17:21:41Z</dc:date>
<item>
<title>Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani melalui Pelatihan Pemasaran Digital dan Produk Olahan Lele untuk Mendukung Ekonomi Lokal di Desa Ciharashas</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/178456</link>
<description>Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani melalui Pelatihan Pemasaran Digital dan Produk Olahan Lele untuk Mendukung Ekonomi Lokal di Desa Ciharashas
SALSABIL, KHAMILA AULIA
Kelompok Wanita Tani (KWT) Desa Ciharashas, Kota Bogor memiliki potensi usaha budidaya dan pengolahan ikan lele untuk meningkatkan ekonomi keluarga. Namun, pemanfaatannya belum optimal karena keterbatasan keterampilan menggunakan media sosial, membuat konten promosi, dan mengembangkan produk olahan lele. Program pemberdayaan dilakukan melalui pelatihan pemasaran digital, fotografi produk, desain promosi Canva, dan pengembangan produk olahan lele. Metode kegiatan meliputi social mapping, penyuluhan, pelatihan, praktik, pendampingan, serta evaluasi pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman seluruh materi, dengan penjualan melalui media digital meningkat 15% selama pendampingan. Program mendukung peningkatan kapasitas anggota dan penguatan ekonomi lokal.; The Women Farmers Group (KWT) in Ciharashas Village, Bogor City, has potential for catfish farming and processing businesses to improve household economic welfare. However, this potential has not been optimally utilized due to limited skills in using social media, creating promotional content, and developing processed catfish products. The empowerment program was conducted through training in digital marketing, product photography, Canva promotional design, and processed catfish product development. Activities included social mapping, extension, training, practice, mentoring, and pre-test and post-test evaluation. The results showed improved understanding of all training materials, with sales through digital media increasing by 15% during the mentoring period. The program supported increased member capacity and strengthened the local economy.
</description>
<pubDate>Thu, 01 Jan 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/178456</guid>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Dinamika Mikroba pada Pemeliharaan Udang Vanname Penaeus vannamei yang diberi Pakan Mengandung Ekstrak Pasak Bumi Eurycoma longifolia.</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/178466</link>
<description>Dinamika Mikroba pada Pemeliharaan Udang Vanname Penaeus vannamei yang diberi Pakan Mengandung Ekstrak Pasak Bumi Eurycoma longifolia.
ALHAQ, SOFYAN
ABSTRAK SOFYAN ALHAQ. Dinamika Mikroba pada Pemeliharaan Udang Vanname Penaeus vannamei yang diberi Pakan Mengandung Ekstrak Pasak Bumi Eurycoma longifolia. Dibimbing oleh WIYOTO dan MUHAMMAD ARIF MULYA. Penyakit akibat bakteri Vibrio sp. merupakan salah satu kendala utama dalam budi daya udang vaname Penaeus vannamei. Pemanfaatan fitobiotik berupa ekstrak pasak bumi Eurycoma longifolia menjadi alternatif pengendalian yang lebih ramah lingkungan dibandingkan antibiotik. Penelitian ini bertujuan menganalisis dinamika mikroba pada pemeliharaan udang vaname yang diberi pakan mengandung ekstrak pasak bumi. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan, yaitu kontrol, ekstrak pasak bumi dosis 1,2%, dan 2,0%, masing-masing empat ulangan. Parameter yang diamati meliputi Total Plate Count (TPC), Total Vibrio Count (TVC), Vibrio sp. kuning, Vibrio sp. hijau pada air, usus, dan hepatopankreas, serta identifikasi isolat bakteri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak pasak bumi tidak memberikan pengaruh nyata (P&gt;0,05) terhadap kelimpahan total bakteri maupun Vibrio sp. Dosis 1,2% menunjukkan kecenderungan menurunkan populasi bakteri dibandingkan perlakuan lain. Ekstrak pasak bumi berpotensi dikembangkan sebagai fitobiotik alami untuk mendukung kesehatan udang vaname dan budi daya berkelanjutan.; ABSTRACT SOFYAN ALHAQ. Microbial Dynamics in the Rearing of Pacific White Shrimp Penaeus vannamei Fed with Feed Containing Pasak Bumi Extract Eurycoma longifolia. Dibimbing oleh WIYOTO dan MUHAMMAD ARIF MULYA. Disease caused by Vibrio sp. spp. bacteria is one of the main obstacles in the cultivation of Pacific Whiteleg Shrimp Penaeus vannamei. The use of phytobiotics in the form of Eurycoma longifolia extract is a more environmentally friendly control alternative compared to antibiotics. This study aims to analyze the microbial dynamics in the cultivation of whiteleg shrimp fed with feed containing Eurycoma longifolia extract. The study used a Completely Randomized Design (CRD) with three treatments: control, 1.2%, and 2.0% Eurycoma longifolia extract, with four replications each. The parameters observed included Total Plate Count (TPC), Total Vibrio sp. Count (TVC), Yellow Vibrio sp., Green Vibrio sp. in water, intestine, and hepatopancreas, as well as identification of bacterial isolates. The results showed that the administration of Eurycoma longifolia extract did not have a significant effect (P&gt;0.05) on the abundance of total bacteria and Vibrio sp. However, the 1.2% dose showed a tendency to reduce the bacterial population compared to other treatments. Eurycoma longifolia extract has the potential to be developed as a natural phytobiotic to support whiteleg shrimp health and sustainable cultivation.
</description>
<pubDate>Thu, 01 Jan 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/178466</guid>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Pengembangan Budidaya Ikan Lele Pada Lahan Terbatas di Desa Ciharashas Untuk Penguatan Ekonomi Masyarakat</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/178465</link>
<description>Pengembangan Budidaya Ikan Lele Pada Lahan Terbatas di Desa Ciharashas Untuk Penguatan Ekonomi Masyarakat
RAMADHANI, RHAIHANY ALIEFIA DALIMA
Pengembangan budidaya ikan lele pada lahan terbatas menjadi upaya pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan ketahanan pangan dan ekonomi. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam budidaya ikan lele serta mendorong kemandirian usaha. Kegiatan menggunakan kolam terpal dan tong budidaya dengan metode social mapping, Focus Group Discussion (FGD), pelatihan, monitoring kualitas air, pengukuran pertumbuhan, serta evaluasi pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan nilai peserta dari 65,1 menjadi 89,5. Budidaya ikan lele menghasilkan penerimaan Rp1.975.000, keuntungan Rp399.598 per siklus, dan R/C Ratio 1,25 yang menunjukkan usaha layak dikembangkan. Kegiatan ini meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat serta menunjukkan bahwa budidaya ikan lele pada lahan terbatas dapat diterapkan secara mandiri sebagai usaha mikro.; The development of catfish farming on limited land is an effort to empower communities by improving food security and household income. This activity aimed to improve community knowledge and skills in catfish farming and encourage independent small-scale business development. The activity used tarpaulin ponds and culture tanks through social mapping, Focus Group Discussion (FGD), training, water quality monitoring, growth measurement, and pre-test and post-test evaluation. The results showed an increase in participants’ scores from 65.1 to 89.5. Catfish farming generated revenue of IDR 1,975,000, a profit of IDR 399,598 per cycle, and an R/C Ratio of 1.25, indicating that the business is feasible for small-scale development. The activity improved community knowledge and skills and demonstrated that catfish farming on limited land can be independently implemented as a micro-scale business.
</description>
<pubDate>Thu, 01 Jan 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/178465</guid>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Efektivitas Pengayaan Cacing Sutera Tubifex sp. dengan Emulsi Minyak Cumi terhadap Performa Produksi Benih Ikan Platydoras armatulus</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/178265</link>
<description>Efektivitas Pengayaan Cacing Sutera Tubifex sp. dengan Emulsi Minyak Cumi terhadap Performa Produksi Benih Ikan Platydoras armatulus
Lestari, Fitriana
Ikan hias air tawar Platydoras armatulus memiliki nilai ekonomi dan permintaan pasar yang tinggi, namun pertumbuhannya relatif lambat. Pengayaan pakan alami telah banyak diterapkan untuk meningkatkan pertumbuhan, tetapi penggunaan minyak cumi teremulsi melalui metode perendaman pada cacing sutera masih jarang dikaji pada benih P. armatulus. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas pengayaan minyak cumi teremulsi terhadap performa pertumbuhan benih P. armatulus. Penelitian dilakukan selama 60 hari menggunakan rancangan acak lengkap dengan empat perlakuan dan tiga ulangan, yaitu kontrol serta dosis minyak cumi 0,7 mL L?¹; 1,2 mL L?¹; dan 1,7 mL L?¹. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis 1,2 mL L?¹ menghasilkan performa pertumbuhan terbaik, dengan pertumbuhan panjang mutlak 3,23±0,08 cm, laju pertumbuhan panjang spesifik 2,18±0,25% hari?¹, pertumbuhan bobot mutlak 2,32±0,11 g, laju pertumbuhan bobot spesifik 5,48±0,07% hari?¹, dan sintasan 95,56±3,85%. Dosis tersebut juga memberikan keuntungan usaha tertinggi sebesar Rp61.403.133 tahun?¹ dengan nilai R/C ratio 1,90 dan payback period 0,95 tahun.; Freshwater ornamental fish Platydoras armatulus has high economic value and market demand; however, its growth rate is relatively slow. Live feed enrichment has been widely applied to improve fish growth, yet the use of egg yolk-emulsified squid oil through immersion of Tubifex sp. has received limited attention, particularly in P. armatulus juveniles. This study aimed to evaluate the effectiveness of emulsified squid oil enrichment on the growth performance of P. armatulus juveniles. The experiment was conducted for 60 days using a completely randomized design with four treatments and three replicates, consisting of a control and squid oil doses of 0,7 mL L?¹, 1,2 mL L?¹, and 1,7 mL L?¹. The results showed that the 1,2 mL L?¹ treatment produced the best growth performance, with an absolute length gain of 3,23±0,08 cm, a specific length growth rate of 2,18±0,25% day?¹, an absolute weight gain of 2,32±0,11 g, a specific weight growth rate of 5,48±0,07% day?¹, and a survival rate of 95,56±3,85%. This treatment also generated the highest annual profit of IDR 61.403.133, with an R/C ratio of 1,90 and a payback period of 0,95 years.
</description>
<pubDate>Thu, 01 Jan 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/178265</guid>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</channel>
</rss>
