<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">
<channel>
<title>UT - Technology and Management of Applied Aquaculture Hatchery</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/153662</link>
<description/>
<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 17:06:08 GMT</pubDate>
<dc:date>2026-06-22T17:06:08Z</dc:date>
<item>
<title>Aplikasi Pasak Bumi Eurycoma longifolia untuk  Pertumbuhan Udang Vaname Litopenaeus vannamei</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173522</link>
<description>Aplikasi Pasak Bumi Eurycoma longifolia untuk  Pertumbuhan Udang Vaname Litopenaeus vannamei
Trirahmawati, Camelia
Udang vaname Litopenaeus vannamei menjadi salah satu biota unggulan dalam budidaya air payau. Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produktivitas budidaya udang vaname yaitu penambahan fitobiotik berupa ekstrak pasak bumi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi penambahan ekstrak pasak bumi Eurycoma longifolia pada pakan terhadap pertumbuhan, rasio konversi pakan dan sintasan udang vaname. Penelitian ini terdiri dari perlakuan pakan tanpa pemberian ekstrak pasak bumi (K), perlakuan pakan + ekstrak pasak bumi dosis 1,2 (EB12) dan perlakuan pakan + ekstrak pasak bumi dosis 2% (EB20) dengan masing-masing tiga ulangan. Pemeliharaan udang vaname dilakukan di tangki fiber volume 308,55 L dengan bobot awal udang sebesar 3,52±0,02 g. Laju pertumbuhan bobot spesifik EB12 adalah 2,11±0,02 % hari-1, laju pertumbuhan panjang spesifik EB20 0,82±0,19 % hari-1, rasio konversi pakan EB12 1,45±0,04, dan sintasan yaitu perlakuan EB12 85±5,95 %. Pasak bumi dengan dosis 1,2% cenderung memberikan performa produksi udang yang lebih baik.; Pacific whiteleg shrimp Litopenaeus vannamei is one of the key species in brackish-water aquaculture. One approach to improving pacific whiteleg shrimp aquaculture productivity is to add a phytobiotic in the form of tongkat ali Eurycoma longifolia extract. The objective of this study was to evaluate the addition of tongkat ali extract to feed on the growth, feed conversion ratio, and survival of pacific whiteleg shrimp. This study consisted of a control diet without tongkat ali extract (K), a diet supplemented with 1,2% tongkat ali extract (EB12), and a diet supplemented with 2% tongkat ali extract (EB20), each with three replicates. Pacific whiteleg shrimp were reared in 308,55 L fiberglass tanks with an initial shrimp weight of 3,52 ± 0,02 g. The specific weight growth rate for EB12 was 2,11 ± 0,02 % day?¹, the specific length growth rate for EB20 was 0,82 ± 0,19 % day?¹, the feed conversion ratio for EB12 was 1,45 ± 0,04, and the survival rate for the EB12 treatment was 85 ± 5,95 %. Tongkat ali with a dose of 1,2% tends to provide better shrimp production performance.
</description>
<pubDate>Thu, 01 Jan 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173522</guid>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Teknik Pengkayaan Pakan Alami Moina sp. dengan Vitamin C untuk Meningkatkan Pertumbuhan Larva Ikan Mas Koki Carassius auratus</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173480</link>
<description>Teknik Pengkayaan Pakan Alami Moina sp. dengan Vitamin C untuk Meningkatkan Pertumbuhan Larva Ikan Mas Koki Carassius auratus
Widiyanti, Indy
Ikan mas koki Carassius auratus merupakan ikan hias yang memiliki permintaan pasar yang tinggi, akan tetapi adanya permasalahan yang sering dihadapi oleh para petani yaitu lambat pertumbuhan dan sintasan larva yang rendah dapat menghambat proses budidaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas vitamin C yang ditambahkan ke dalam pakan alami moina untuk meningkatkan proses pertumbuhan dan sintasan larva ikan mas koki dengan menentukan dosis yang optimal. Metode yang dilakukan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan, yaitu Kontrol (K), MVC 220 mg L-1, MVC 250 mg L-1, dan MVC 280 mg L-1 melalui metode perendaman 3 jam sebelum pemberian pakan. Larva yang digunakan berumur 14 hari, pemeliharaan dilakukan selama 40 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan MVC 220 mg L-1 merupakan hasil terbaik dan memberikan pengaruh signifikan (P&lt;0,05) terhadap pertumbuhan panjang mutlak sebesar 2,10±0,10 cm, pertumbuhan bobot mutlak sebesar 3,76±0,21 g, laju pertumbuhan spesifik sebesar 2,16±0,44%, meskipun pada sintasan tidak terdapat perbedaan yang signifikan (P&gt;0,05) tetapi hasil sintasan lebih unggul dari perlakuan lainnya yaitu sebesar 82,64±1,20%.; Goldfish Carassius auratus is an ornamental fish that has a high market demand, however, the problems often faced by farmers are slow growth and low larval survival which can hamper the cultivation process. This study aims to evaluate the effectiveness of vitamin C added to natural moina feed to improve the growth process and survival of goldfish larvae by determining the optimal dose. The method used is a Completely Randomized Design (CRD) with 4 treatments and 3 replications, namely Control (K), MVC 220 mg L-1, MVC 250 mg L-1, and MVC 280 mg L-1 through a 3-hour immersion method before feeding. The larvae used were 14 days old, maintenance was carried out for 40 days. The results of the study showed that the MVC 220 mg L-1 treatment was the optimal result and had a significant effect (P&lt;0,05) on the initial length growth of 2,10±0,10 cm, absolute weight growth of 3,76±0,21 g, specific growth rate of 2,16±0,44%, although there was no significant difference in survival rate (P&gt;0,05) but the survival rate was superior to other treatments, namely 82,64±1,20%.
</description>
<pubDate>Thu, 01 Jan 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173480</guid>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Optimalisasi Lahan dan Peningkatan Kompetensi melalui Budidaya Lele Sangkuriang Clarias gariepinus Berbasis Tong di Sukabumi untuk Ketahanan Pangan Keluarga</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173454</link>
<description>Optimalisasi Lahan dan Peningkatan Kompetensi melalui Budidaya Lele Sangkuriang Clarias gariepinus Berbasis Tong di Sukabumi untuk Ketahanan Pangan Keluarga
Putri, Almi Dwi Utami
Program pengembangan desa melalui budidaya ikan lele Sangkuriang Clarias gariepinus berbasis tong dilaksanakan di Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi bersama Pokdakan Bina Sarasa Mandiri (BSM). Kegiatan ini bertujuan mengoptimalkan lahan pekarangan sempit dan meningkatkan kompetensi teknis masyarakat dalam budidaya perikanan skala rumah tangga untuk mendukung ketahanan pangan keluarga. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, pelatihan teknis, pendampingan lapangan, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test dengan analisis Normalized Gain (N-Gain) selama 45 hari pemeliharaan yang melibatkan empat ibu rumah tangga. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman signifikan dengan rata-rata nilai dari 52,5 menjadi 91,25 (N-Gain 82%, kategori efektif), bobot ikan tertinggi 124,85 g, kualitas air optimal dengan suhu 26-30oC dan pH 6,7-7,7, tingkat kelangsungan hidup rata-rata 86,25%, dan total panen 131,10 kg dari 1.380 ekor ikan. Program ini terbukti efektif meningkatkan kompetensi masyarakat dan kemandirian ekonomi keluarga melalui pemanfaatan lahan pekaranagn secara produktif.; A village development program employing barrel-based aquaculture of Sangkuriang catfish Clarias gariepinus was implemented in Cibeureum District, Sukabumi City, in collaboration with Pokdakan Bina Sarasa Mandiri (BSM). This program aimed to optimize the utilization of limited yard land enhance community technical competence in household-scale fisheries management to support family food security. Methods include extension services, technical training, field mentoring, and learning evaluation using pre-test and post-test with Normalized Gain (N-Gain) analysis over as 45-day rearing period involving four housewives. Results showed a significant increase in comprehension from 52,5 to 91,25 (N-Gain 82%, effective category),highest individual weight of 124,85 g, optimal water quality (temperature 26-30oC, pH 6,7-7,7), average survival rate of 86,25%, and total harvest of 131,10 kg from 1.380 fish. This program effectively enhanced community competence and household economic independence through productive itilization of yard land.
</description>
<pubDate>Thu, 01 Jan 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173454</guid>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Aplikasi Pemberian Jenis Pakan  yang Berbeda terhadap Laju Pertumbuhan dan Kualitas Ikan Diskus Symphysodon discus</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173420</link>
<description>Aplikasi Pemberian Jenis Pakan  yang Berbeda terhadap Laju Pertumbuhan dan Kualitas Ikan Diskus Symphysodon discus
Mutawakkil, Muhammad Habib Al
Discus fish are ornamental fish with high market demand that continues to&#13;
rise each year. Discus fish have a slow growth rate and produce low-quality fry.&#13;
One approach is to provide the appropriate type of feed to support the growth and&#13;
quality of discus fish. The objective of this study was to achieve the best results and&#13;
to determine the effect of different feed types on the growth and quality of discus&#13;
fish. The feeds used in this study were pellets (P), discus fish burgers (B), and&#13;
bloodworms (C). The study was conducted over 60 days using a completely&#13;
randomized design with 3 treatments and 3 replicates. The parameters observed&#13;
included absolute length growth, specific length growth rate, survival rate, fish&#13;
quality, proximate analysis, and water quality. The results showed that treatment C&#13;
had a significant effect (p&lt;0.05) compared to treatments P and B. The treatment&#13;
yielding the highest-quality fish was treatment B. The use of different feed types&#13;
did not affect the survival rate of discus fish. Water quality during the rearing period&#13;
remained within the optimal range for discus fish culture.; Ikan diskus merupakan ikan hias yang memiliki permintaan pasar tinggi dan &#13;
terus meningkat setiap tahunnya. Ikan diskus memiliki pertumbuhan lama dan &#13;
rendahnya kualitas benih yang dihasilkan. Upaya yang dapat dilakukan adalah &#13;
dengan memberikan jenis pakan yang tepat untuk mendukung pertumbuhan dan &#13;
kualitas ikan diskus. Tujuan penelitian ini untuk memperoleh hasil terbaik dan &#13;
pengaruh penggunaan jenis pakan yang berbeda terhadap pertumbuhan dan kualitas &#13;
ikan diskus. Pakan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pelet (P), burger &#13;
ikan diskus (B), cacing darah (C). Penelitian ini dilakukan selama 60 hari, &#13;
menggunakan metode rancangan acak lengkap 3 perlakuan dan 3 ulangan. &#13;
Parameter yang diamati yaitu pertumbuhan panjang mutlak, laju pertumbuhan &#13;
panjang spesifik, sintasan hidup, kualitas ikan, analisis proksimat, dan kualitas air. &#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan C berpengaruh nyata (p&lt;0,05) &#13;
terhadap perlakuan P dan B. Perlakuan yang mendapatkan ikan dengan kualitas &#13;
tertinggi berada pada perlakuan B. Pemberian jenis pakan yang berbeda tidak &#13;
mempengaruhi terhadap sintasan hidup ikan diskus. Kualitas air selama &#13;
pemeliharaan berada dalam kisaran optimal pada budidaya ikan diskus.
</description>
<pubDate>Thu, 01 Jan 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173420</guid>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</channel>
</rss>
