<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">
<channel>
<title>UF - Animal Disease and Veterinary Health</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/116</link>
<description/>
<pubDate>Wed, 12 Aug 2026 11:38:07 GMT</pubDate>
<dc:date>2026-08-12T11:38:07Z</dc:date>
<item>
<title>IDENTIFIKASI DAN UJI RESISTANSI BAKTERI TERHADAP ANTIBIOTIK PADA SEMEN BEKU SAPI LOKAL</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/177959</link>
<description>IDENTIFIKASI DAN UJI RESISTANSI BAKTERI TERHADAP ANTIBIOTIK PADA SEMEN BEKU SAPI LOKAL
Maharani, Aura Dinda
Kontaminasi bakteri pada semen beku sapi dapat menurunkan kualitas&#13;
spermatozoa dan mengganggu keberhasilan inseminasi buatan. Penelitian ini&#13;
bertujuan mengidentifikasi bakteri yang terdapat pada semen beku sapi lokal serta&#13;
mengevaluasi resistansinya terhadap beberapa antibiotik yang umum digunakan&#13;
dalam pengencer semen. Sampel berupa empat straw semen beku sapi lokal&#13;
diisolasi pada media selektif dan nonselektif, kemudian diidentifikasi melalui&#13;
pengamatan morfologi koloni, pewarnaan Gram, uji KOH 3%, serta uji biokimia.&#13;
Uji resistansi antibiotik dilakukan menggunakan metode difusi cakram dan difusi&#13;
sumur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 16 isolat bakteri yang diperoleh terdiri&#13;
atas Klebsiella pneumoniae, Enterobacter cloacae, dan Staphylococcus&#13;
epidermidis. Isolat Gram negatif, terutama E. cloacae dan K. pneumoniae,&#13;
menunjukkan resistansi tinggi terhadap beberapa antibiotik yang diuji, sedangkan&#13;
S. epidermidis relatif lebih sensitif terhadap gentamisin dan streptomisin. Resistansi&#13;
tersebut diduga berkaitan dengan produksi enzim beta-laktamase, perubahan&#13;
permeabilitas membran, mekanisme pompa efluks, serta modifikasi target&#13;
antibiotik.; Bacterial contamination in frozen bovine semen can reduce spermatozoa&#13;
quality and interfere with the success of artificial insemination. This study aimed to&#13;
identify bacteria present in local bovine frozen semen and evaluate their resistance&#13;
to several antibiotics commonly used in semen extenders. Samples consisting of&#13;
four straws of local bovine frozen semen were isolated on selective and non-&#13;
selective media, then identified through colony morphology observation, Gram&#13;
staining, 3% KOH test, and biochemical tests. Antibiotic resistance testing was&#13;
conducted using disc diffusion and well diffusion methods. The results showed that&#13;
the bacterial 16 isolates obtained consisted of Klebsiella pneumoniae, Enterobacter&#13;
cloacae, and Staphylococcus epidermidis. Gram-negative isolates, particularly E.&#13;
cloacae and K. pneumoniae, exhibited high resistance to several tested antibiotics,&#13;
whereas S. epidermidis was relatively more sensitive to gentamicin and&#13;
streptomycin. This resistance was presumed to be associated with beta-lactamase&#13;
enzyme production, changes in membrane permeability, efflux pump mechanisms,&#13;
and modification of antibiotic targets.
</description>
<pubDate>Thu, 01 Jan 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/177959</guid>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Deteksi Gen Resistansi Antibiotik Makrolida pada Isolat Escherichia coli dari Kotoran Sapi Perah di Kota Bogor</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/177700</link>
<description>Deteksi Gen Resistansi Antibiotik Makrolida pada Isolat Escherichia coli dari Kotoran Sapi Perah di Kota Bogor
Wirasandi, Mutiara Putri
Resistansi antimikrob merupakan ancaman global bagi kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan. Peternakan sapi perah berpotensi menjadi reservoir bakteri resistan akibat penggunaan antibiotik. Penelitian ini bertujuan mendeteksi gen resistansi makrolida pada isolat Escherichia coli dari kotoran sapi perah di Kota Bogor. Sampel diambil dari 15 peternakan di Kelurahan Kebon Pedes yang telah dikonfirmasi pada penelitian sebelumnya. Kemudian dilakukan deteksi gen resistansi dengan MinION Oxford Nanopore Technologies dan dilanjutkan analisis bioinformatika. Hasil menunjukkan 13 dari 15 isolat (86,67%) membawa gen resistansi makrolida, dengan gen mef(B)_1 terdeteksi di 7 peternakan (46,97%) dan gen mph(A)_2 terdeteksi di 6 peternakan (40,02%) Gen mef(B)_1 lebih dominan pada isolat E. coli dibandingkan gen mph(A)_2 dan kedua gen umumnya berada pada plasmid. Temuan ini menunjukkan bahwa lingkungan peternakan sapi perah berpotensi menjadi reservoir gen resistansi makrolida.
</description>
<pubDate>Thu, 01 Jan 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/177700</guid>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Deteksi Gen Resistansi Antibiotik Makrolida pada Isolat Escherichia coli dari Kotoran Sapi Perah di Kota Bogor</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/177697</link>
<description>Deteksi Gen Resistansi Antibiotik Makrolida pada Isolat Escherichia coli dari Kotoran Sapi Perah di Kota Bogor
Wirasandi, Mutiara Putri
Resistansi antimikrob merupakan ancaman global bagi kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan. Peternakan sapi perah berpotensi menjadi reservoir bakteri resistan akibat penggunaan antibiotik. Penelitian ini bertujuan mendeteksi gen resistansi makrolida pada isolat Escherichia coli dari kotoran sapi perah di Kota Bogor. Sampel diambil dari 15 peternakan di Kelurahan Kebon Pedes yang telah dikonfirmasi pada penelitian sebelumnya. Kemudian dilakukan deteksi gen resistansi dengan MinION Oxford Nanopore Technologies dan dilanjutkan analisis bioinformatika. Hasil menunjukkan 13 dari 15 isolat (86,67%) membawa gen resistansi makrolida, dengan gen mef(B)_1 terdeteksi di 7 peternakan (46,97%) dan gen mph(A)_2 terdeteksi di 6 peternakan (40,02%) Gen mef(B)_1 lebih dominan pada isolat E. coli dibandingkan gen mph(A)_2 dan kedua gen umumnya berada pada plasmid. Temuan ini menunjukkan bahwa lingkungan peternakan sapi perah berpotensi menjadi reservoir gen resistansi makrolida.
</description>
<pubDate>Thu, 01 Jan 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/177697</guid>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Deteksi Gen Resistansi Antibiotik Beta-Laktam pada Escherichia coli yang Diisolasi dari Kotoran Sapi Perah di Kota Bogor</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/177258</link>
<description>Deteksi Gen Resistansi Antibiotik Beta-Laktam pada Escherichia coli yang Diisolasi dari Kotoran Sapi Perah di Kota Bogor
ALATAS, AZZAH
Escherichia coli (E. coli) merupakan bakteri indikator resistansi antibiotik yang banyak ditemukan pada kotoran sapi perah dan berperan sebagai reservoir penyebaran gen resistansi antibiotik di lingkungan peternakan. Penelitian ini bertujuan mendeteksi dan menganalisis gen resistansi antibiotik golongan betalaktam (bla) pada E. coli yang diisolasi dari kotoran sapi perah di Kota Bogor. Sebanyak 15 isolat E. coli dari 15 peternakan sapi perah di Kebon Pedes yang telah dikonfirmasi pada penelitian sebelumnya digunakan dalam penelitian ini. Gen resistansi beta-laktam (bla) pada isolat E. coli dideteksi menggunakan teknologi MinION Oxford Nanopore Technologies, kemudian dianalisis secara bioinformatika untuk mengidentifikasi profil gen resistansi antibiotik. Seluruh isolat E. coli (100%) membawa gen resistansi antibiotik beta-laktam dengan distribusi satu hingga lebih dari empat gen resistansi. Gen yang paling dominan adalah blaCTX-M-55 dan blaTEM-1B sebesar 53,33%, diikuti blaOXA-10 sebesar 40,00%. Sebagian besar gen resistansi berada pada plasmid (97,30%), sedangkan 2,70% teridentifikasi pada kromosom. Hasil penelitian ini menunjukkan tingginya potensi penyebaran gen resistansi antibiotik beta-laktam di lingkungan peternakan sapi perah.; Escherichia coli (E. coli) is an important indicator of antibiotic resistance and is commonly found in dairy cattle manure, where it serves as a reservoir for the spread of resistance genes in farm environments. This study aimed to detect and characterize beta-lactam resistance genes (bla) in E. coli isolated from dairy cattle manure in Bogor, Indonesia. A total of 15 Escherichia coli (E. coli) isolates obtained from 15 dairy farms in Kebon Pedes and previously confirmed in earlier studies were included in this study. Beta-lactam resistance genes (bla) in E. coli isolates were detected using MinION Oxford Nanopore Technologies, followed by bioinformatic analysis to characterize antibiotic resistance gene profiles. The dominant genes identified were blaCTX-M-55 and blaTEM-1B, each detected in 53.33% of the isolates, followed by blaOXA-10 40.00%. Most resistance genes were located on plasmids 97.30%, whereas only 2.70% were identified on chromosomes. These findings indicate a high potential for the spread of beta-lactam resistance genes through horizontal gene transfer in dairy farm environments.
</description>
<pubDate>Thu, 01 Jan 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/177258</guid>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</channel>
</rss>
