<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">
<channel>
<title>UT - Aquaculture</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/114</link>
<description/>
<pubDate>Sat, 23 May 2026 17:16:04 GMT</pubDate>
<dc:date>2026-05-23T17:16:04Z</dc:date>
<item>
<title>Suplementasi tepung daun insulin, daun kayu manis dan kombinasinya pada pakan terhadap kinerja pertumbuhan ikan lele</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173125</link>
<description>Suplementasi tepung daun insulin, daun kayu manis dan kombinasinya pada pakan terhadap kinerja pertumbuhan ikan lele
Prana, Lalu Wira Candra
Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh suplementasi tepung daun insulin (DI), daun kayu manis (DKM) dan kombinasinya terhadap kinerja pertumbuhan ikan lele. Penelitian ini menggunakan lima pakan uji yaitu kontrol; 1%DI; 1,5%DKM; 0,5%DI+0,75%DKM; dan 1%DI+1,5%DKM, setiap perlakuan menggunakan tiga ulangan. Rata-rata bobot awal individu ikan lele (Clarias gariepinus) adalah 3,36±0,04 g yang dipelihara sebanyak 10 ekor dalam akuarium berukuran 60×50×40 cm³. Masa pemeliharaan berlangsung selama 60 hari dengan pemberian pakan sebanyak dua kali sehari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian 0,5%DI+0,75%DKM dan 1%DI+1,5%DKM tidak berbeda nyata terhadap biomassa akhir (Bt), bobot akhir individu (Wt), rasio konversi pakan (RKP), dan rasio efisiensi protein (REP) ikan jika dibandingkan kontrol (p&gt;0,05). Namun, penambahan dosis tunggal 1%DI dan 1,5%DKM meningkatkan kinerja pertumbuhan ikan lele (p&lt;0,05). Pemberian kombinasi tepung daun insulin dan tepung daun kayu manis tidak berpengaruh terhadap kinerja pertumbuhan ikan lele.
</description>
<pubDate>Thu, 01 Jan 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173125</guid>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>STUDI PUSTAKA MENGENAI PERKEMBANGAN RISET PEMBUATAN IKAN NILA TRANSGENIK (Oreochromis niloticus)</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173061</link>
<description>STUDI PUSTAKA MENGENAI PERKEMBANGAN RISET PEMBUATAN IKAN NILA TRANSGENIK (Oreochromis niloticus)
MIRACLE, POWER OF
Ikan nila adalah salah satu komoditas budidaya utama di Indonesia. Dengan &#13;
angka produksi yang terus meningkat, pembudidaya sebagai produsen terus &#13;
membutuhkan benih ikan dengan kualitas yang baik, yang dapat ditingkatkan &#13;
melalui penerapan teknologi transgenik atau transgenesis. Riset mengenai &#13;
transgenesis pada ikan nila telah banyak dilakukan selama tiga dekade lebih melalui &#13;
berbagai penggunaan konstruksi gen yang disisipkan, serta metode transfer gen &#13;
yang diterapkan. Melalui studi pustaka ini, penulis akan mengkaji perkembangan &#13;
riset dan penerapan teknologi transgenik pada ikan nila dengan metode penulisan &#13;
narrative literature review. Konstruksi gen yang tersusun atas gen hormon &#13;
pertumbuhan (GH) dan promotor dari mamalia, serta disisipkan lewat metode &#13;
mikroinjeksi belum berhasil menimbulkan efek yang diharapkan. Hingga pada &#13;
tahun 2009, penelitian mengenai transgenesis pada ikan nila berfokus pada &#13;
peningkatan laju pertumbuhan, serta studi fungsi biologi transgenesis melalui gen &#13;
marka yang memproduksi protein berpigmen. Penerapan transposon dalam &#13;
transgenesis yang dilakukan pertama kali pada tahun 2011 membuka potensi &#13;
kebaruan riset di waktu berikutnya, meliputi peningkatan daya tahan terhadap &#13;
penyakit, analisis respons stres, serta rekayasa kelamin. Ikan nila transgenik yang &#13;
membawa gen GH sebagai transgen dapat tumbuh 1,85 hingga 7 kali lebih besar, &#13;
serta lebih efektif dalam konversi pakan dan retensi protein.
</description>
<pubDate>Thu, 01 Jan 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173061</guid>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Teknologi Disinfeksi Air Input dengan Ekstrak Rebusan Daun Jambu Biji (Psidium guajava) pada Pendederan Ikan Nila Tanpa Pergantian Air.</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173002</link>
<description>Teknologi Disinfeksi Air Input dengan Ekstrak Rebusan Daun Jambu Biji (Psidium guajava) pada Pendederan Ikan Nila Tanpa Pergantian Air.
SEVILA, FIERA DWI
Pendederan ikan nila secara intensif berisiko mengalami penurunan kualitas&#13;
air akibat masuknya bakteri melalui air input dari sumber alami. Pergantian air&#13;
berpotensi memasukkan patogen baru sehingga diperlukan teknologi disinfeksi air&#13;
input yang efektif dan ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi&#13;
pengaruh ekstrak rebusan daun jambu biji (Psidium guajava) sebagai disinfektan&#13;
alami pada pendederan ikan nila tanpa pergantian air. Penelitian menggunakan&#13;
rancangan acak lengkap dengan lima perlakuan, yaitu kontrol negatif, kontrol&#13;
positif, serta penambahan ekstrak rebusan daun jambu biji pada konsentrasi 1%,&#13;
2,5%, dan 5% dengan tiga ulangan. Setiap perlakuan diberikan garam ikan 2 ppt,&#13;
kecuali K-&#13;
. Parameter yang diamati meliputi kualitas air, kepadatan total bakteri,&#13;
tingkat kelangsungan hidup, rasio konversi pakan, dan pertumbuhan. Hasil&#13;
penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak rebusan daun jambu biji&#13;
menurunkan kepadatan total bakteri secara signifikan dibandingkan kontrol, dengan&#13;
penurunan tertinggi pada konsentrasi 5% pada seluruh waktu pengamatan.&#13;
Penurunan kepadatan bakteri berbanding lurus dengan peningkatan konsentrasi&#13;
ekstrak. Namun, peningkatan konsentrasi ekstrak juga meningkatkan total bahan&#13;
organik serta menurunkan oksigen terlarut dan pH.
</description>
<pubDate>Thu, 01 Jan 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173002</guid>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Analisis Kinerja Produksi dan Kelayakan Finansial Budidaya Ikan Diskus (Symphysodon sp.) di Jade Discus Farm, Cibinong, Bogor</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172660</link>
<description>Analisis Kinerja Produksi dan Kelayakan Finansial Budidaya Ikan Diskus (Symphysodon sp.) di Jade Discus Farm, Cibinong, Bogor
Ridhwanah, Afina Faza
Ikan diskus merupakan spesies endemik dari wilayah Sungai Amazon, yang memiliki corak tubuh yang berwarna-warni, sehingga menjadi daya tarik utama bagi para pembudidaya. Meskipun memiliki banyak strain yang dibudidayakan, Jade Discus Farm masih mengalami permasalahan produksi seperti tingkat kelangsungan hidup ikan diskus masih di bawah 50%. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis kinerja produksi, kelayakan finansial dan sensitivitas dalam budidaya ikan diskus di Jade Discus Farm. Metode penelitian dilakukan secara noneksperimental. Data yang dikumpulkan dalam aspek produksi yaitu TKH, LPMP, KKP, serta produktivitas. Sedangkan pada aspek finansial yaitu analisis usaha dan analisis finansial meliputi NPV, net B/C ratio, IRR, dan PP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa blue mercury menghasilkan rata-rata fekunditas 237 butir telur dan paling tinggi dibandingkan dengan yang lain. Nilai TKH antarstrain tidak jauh berbeda dan berkisar 39,02-44,27%. Kelayakan finansial tertinggi diperoleh blue mercury dengan nilai NPV Rp453.547.260. Hal ini menunjukkan bahwa usaha layak dijalankan.; Discus fish are endemic to the Amazon River region, with their colorful body patterns, making them a major attraction for farmers. Despite cultivating numerous strains, Jade Discus Farm still experiences production challenges, such as a survival rate below 50%. This study was conducted to analyze production performance, financial feasibility, and sensitivity in discus fish cultivation at Jade Discus Farm. Data collected for the production aspect included survival rate, absolute growth rate, coefficient of variation of length, and productivity. Meanwhile, for the financial aspect, data were collected from business and financial analysis, including NPV, net B/C ratio, IRR, and PP. The research results showed that the blue mercury strain produced an average fecundity of 237 eggs, the highest compared to the others. The SR values between strains were not significantly different, ranging from 39.02 to 44.27%. The highest financial feasibility was achieved by blue mercury, with a value of IDR 453,547,260. This indicates that the business is feasible.
</description>
<pubDate>Thu, 01 Jan 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172660</guid>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</channel>
</rss>
