<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">
<channel>
<title>UF - Fisheries Resource Utilization</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/111</link>
<description/>
<pubDate>Tue, 21 Jul 2026 20:10:25 GMT</pubDate>
<dc:date>2026-07-21T20:10:25Z</dc:date>
<item>
<title>Keberlanjutan Ekologi dan Teknologi Perikanan Tuna yang Berbasis di Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap Jawa Tengah</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/175303</link>
<description>Keberlanjutan Ekologi dan Teknologi Perikanan Tuna yang Berbasis di Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap Jawa Tengah
Ratal, Raihana Ramadhanty
Perikanan tuna merupakan salah satu komoditas perikanan bernilai ekonomis penting yang memiliki tingkat pemanfaatan tinggi. Aktivitas penangkapan yang terus meningkat berpotensi menimbulkan tekanan terhadap sumber daya ikan tuna sehingga memerlukan pengelolaan yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan menilai keberlanjutan ekologi dan teknologi serta merekomendasikan langkah-langkah strategis keberlanjutan perikanan tuna di Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan kualitatif melalui analisis indikator keberlanjutan berdasarkan pendekatan Ecosystem Approach to Fisheries Management (EAFM). Analisis aspek ekologi menggunakan indikator pada domain sumber daya ikan serta habitat dan ekosistem, sedangkan aspek teknologi menggunakan indikator pada domain teknik penangkapan ikan. Strategi keberlanjutan disusun menggunakan diagram pohon keputusan (decision tree). Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberlanjutan pada aspek ekologi berada pada kategori sedang hingga rendah (2 dan 1) yang ditunjukkan oleh tren CPUE yang menurun, keberadaan bycatch termasuk spesies dilindungi, serta kualitas lingkungan yang masih perlu ditingkatkan. Aspek teknologi juga menunjukkan beberapa indikator berkategori rendah (1) terutama pada kapasitas penangkapan ikan dan selektivitas alat tangkap. Langkah-langkah strategis pengelolaan yang direkomendasikan meliputi pengendalian upaya penangkapan ikan, penggunaan alat tangkap yang lebih selektif, penyesuaian kapasitas penangkapan terhadap kondisi sumber daya, serta peningkatan kapasitas dan kompetensi awak kapal.
</description>
<pubDate>Thu, 01 Jan 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/175303</guid>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Uji Coba Penangkapan Bubu Lipat Bertingkat dengan Perbedaan Jumlah Pintu Masuk di Palabuhanratu</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/175190</link>
<description>Uji Coba Penangkapan Bubu Lipat Bertingkat dengan Perbedaan Jumlah Pintu Masuk di Palabuhanratu
Rustika, Mega
Jumlah pintu masuk merupakan salah satu komponen konstruksi bubu yang &#13;
diduga memengaruhi peluang organisme memasuki perangkap dan hasil tangkapan. &#13;
Penelitian ini bertujuan menentukan komposisi hasil tangkapan, menganalisis &#13;
pengaruh jumlah pintu masuk terhadap hasil tangkapan, menghitung produktivitas, &#13;
dan menentukan margin produksi bubu lipat bertingkat 1 pintu dan 2 pintu. &#13;
Penelitian dilakukan pada September-Oktober 2025 di Teluk Palabuhanratu &#13;
menggunakan metode experimental fishing selama 17 trip penangkapan. Alat &#13;
tangkap yang digunakan terdiri atas empat unit bubu lipat bertingkat 1 pintu dan &#13;
empat unit bubu lipat bertingkat 2 pintu dengan waktu perendaman 24 jam. Data &#13;
yang diamati meliputi jenis, jumlah individu, dan berat hasil tangkapan, kemudian &#13;
dianalisis secara deskriptif, uji Mann-Whitney, produktivitas, dan margin produksi. &#13;
Total hasil tangkapan sebanyak 37 ekor dengan berat 1,773 kg yang terdiri atas &#13;
krustasea, ikan demersal, dan moluska. Bubu 1 pintu menghasilkan 24 ekor (0,889 &#13;
kg), sedangkan bubu 2 pintu menghasilkan 13 ekor (0,884 kg). Rajungan bintang &#13;
(Portunus sanguinolentus) merupakan hasil tangkapan dominan. Hasil uji statistik &#13;
menunjukkan jumlah pintu masuk tidak berpengaruh nyata terhadap hasil &#13;
tangkapan. Margin produksi hasil tangkapan bubu lipat bertingkat 1 pintu terhadap &#13;
2 pintu dengan satuan berat (kg) 0,57%. Temuan ini menunjukkan bahwa &#13;
penambahan pintu masuk belum mampu meningkatkan efektivitas penangkapan.
</description>
<pubDate>Thu, 01 Jan 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/175190</guid>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Penilaian Penanganan Hulu Hilir Ikan Layur di Pelabuhan Perikanan Nusantara Palabuhanratu Studi Kasus: CV. BJS</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/175187</link>
<description>Penilaian Penanganan Hulu Hilir Ikan Layur di Pelabuhan Perikanan Nusantara Palabuhanratu Studi Kasus: CV. BJS
WARDHANI, AL'ROFY VINGKAN KUSUMA
Ikan layur merupakan komoditas perikanan utama di Pelabuhan Perikanan Nusantara Palabuhanratu yang kualitasnya sangat dipengaruhi oleh penanganan sejak penangkapan hingga pengolahan di Unit Pengolahan Ikan (UPI). Penanganan ikan di PPN Palabuhanratu masih dilakukan secara sederhana, terutama karena keterbatasan es untuk menjaga rantai dingin. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan alur penanganan ikan layur dari hulu hingga hilir,  menilai kesesuaian prinsip CPIB, dan menggambarkan risiko penurunan mutu. Penelitian dilakukan di Dermaga 2 PPN Palabuhanratu dan UPI CV. BJS menggunakan metode studi kasus dengan observasi, wawancara, dan kuesioner. Alur penanganan meliputi pembongkaran hasil tangkapan, penimbangan, pengangkutan dengan box fiber berisi es, penerimaan bahan baku, penyortiran, pencucian, hingga pengolahan awal. Hasil penelitian menunjukkan masih terdapat ketidaksesuaian minor pada pengendalian rantai dingin, sanitasi alat, dan  kesehatan pekerja. Analisis risiko menunjukkan 5 kategori extreme, 3 high, 2 medium, dan 2 low.
</description>
<pubDate>Thu, 01 Jan 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/175187</guid>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Penilaian Aspek Ergonomi pada Kapal Pancing Ulur Layur di Perairan Palabuhanratu</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/175146</link>
<description>Penilaian Aspek Ergonomi pada Kapal Pancing Ulur Layur di Perairan Palabuhanratu
Widianto, Zahra Aletha Putri
Kegiatan penangkapan ikan pada kapal pancing ulur layur di Palabuhanratu&#13;
dilakukan secara manual dan berpotensi menimbulkan postur kerja yang tidak&#13;
ergonomis. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi postur kerja awak kapal,&#13;
menganalisis kondisi area kerja berdasarkan antropometri, serta menyusun usulan&#13;
perbaikan fasilitas kerja. Penelitian dilakukan melalui pengamatan aktivitas kerja&#13;
pada 10 kapal dan pengukuran antropometri terhadap 30 awak kapal. Penilaian&#13;
postur kerja menggunakan metode Ovako Work Analysis System (OWAS). Hasil&#13;
penelitian menunjukkan bahwa aktivitas persiapan, pengemudian, pemasangan&#13;
umpan, dan setting alat tangkap memerlukan perhatian ergonomi akibat posisi&#13;
tubuh membungkuk dan keterbatasan ruang kerja. Perbaikan dilakukan melalui&#13;
penyesuaian dimensi fasilitas kerja, penambahan handrail, penataan area&#13;
pengemudian, serta perancangan ulang area pengoperasian alat tangkap. Usulan&#13;
perbaikan diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan, keselamatan, dan&#13;
efisiensi kerja awak kapal.
</description>
<pubDate>Thu, 01 Jan 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/175146</guid>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</channel>
</rss>
