<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rdf:RDF xmlns="http://purl.org/rss/1.0/" xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<channel rdf:about="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/98238">
<title>UT - Syariah Economic</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/98238</link>
<description/>
<items>
<rdf:Seq>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172611"/>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172488"/>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172487"/>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172479"/>
</rdf:Seq>
</items>
<dc:date>2026-04-16T03:14:56Z</dc:date>
</channel>
<item rdf:about="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172611">
<title>Analisis Faktor-Faktor yang Memengaruhi Preferensi Muzakki Dalam Membayar Zakat Penghasilan di Kota Bogor</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172611</link>
<description>Analisis Faktor-Faktor yang Memengaruhi Preferensi Muzakki Dalam Membayar Zakat Penghasilan di Kota Bogor
Hanif, Abqori Muhammad
Zakat merupakan salah satu instrument Islam yang diyakini dapat &#13;
mengurangi kemiskinan dan ketimpangan. Zakat penghasilan sebagai salah satu &#13;
jenis zakat maal berpotensi untuk dikembangkan dalam masyarakat. Penelitian ini &#13;
bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi preferensi muzakki &#13;
dalam membayar zakat penghasilan di Kota Bogor. Responden pada penelitian ini &#13;
adalah muzakki yang sudah membayar zakat melalui Organisasi Pengelola Zakat &#13;
maupun membayar secara langsung kepada mustahik. Analisis deskriptif digunakan &#13;
untuk melihat karakteristik dan perilaku muzakki terhadap zakat. Sedangkan &#13;
metode analisis regresi logistik digunakan untuk mengetahui pengaruh variabel &#13;
independen terhadap variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa &#13;
karakteristik muzakki yang membayar melalui OPZ umumnya laki-laki, berusia &#13;
30–59 tahun, berpendidikan Sarjana, dan berpenghasilan di atas 5 juta rupiah. &#13;
Sebaliknya, muzakki yang membayar langsung didominasi perempuan, usia 20–29 &#13;
tahun, dan berpenghasilan lebih rendah. Alasan utama memilih OPZ adalah &#13;
kemudahan akses, profesionalitas, dan transparansi, sementara pembayaran &#13;
langsung didorong oleh ketepatan sasaran dan kepuasan batin. Hasil regresi logistik &#13;
menunjukkan bahwa variabel religiusitas, pengetahuan zakat, persepsi terhadap &#13;
OPZ, dan dukungan institusi tempat bekerja berpengaruh signifikan terhadap &#13;
preferensi muzakki memilih OPZ. Sementara itu, faktor usia, pendapatan, dan &#13;
aksesibilitas tidak ditemukan berpengaruh secara signifikan.; Zakat is one of the Islamic instruments believed to reduce poverty and inequality. &#13;
Income zakat, as a type of zakat mal, has the potential to be developed within society. &#13;
This study aims to determine the factors that influence muzakki's preference in &#13;
paying income zakat in Bogor City. The respondents in this study are muzakki who &#13;
have paid zakat through Zakat Management Organizations (OPZ) or paid directly &#13;
to mustahik. Descriptive analysis was used to examine the characteristics and &#13;
behavior of muzakki towards zakat, while the logistic regression analysis method &#13;
was used to determine the influence of independent variables on the dependent &#13;
variable. The results showed that the characteristics of muzakki who pay through &#13;
OPZ are generally male, aged 30–59 years, hold a Bachelor's degree, and have an &#13;
income above 5 million rupiahs. Conversely, muzakki who pay directly are &#13;
dominated by females, aged 20–29 years, and have a lower income (4–4.99 million &#13;
rupiahs). The main reasons for choosing OPZ are ease of access, institutional &#13;
professionalism, environmental comfort, and transparency in zakat management. &#13;
Meanwhile, direct payment is driven by ease of access, target accuracy, the &#13;
presence of people in need nearby, as well as a sense of satisfaction and comfort. &#13;
Logistic regression results indicate that the variables of religiosity, zakat &#13;
knowledge, perception of OPZ, and institutional support from the workplace have &#13;
a significant effect on muzakki's preference for choosing OPZ. Meanwhile, age, &#13;
income, and accessibility factors were found to have no significant effect.
</description>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172488">
<title>Analisis Connectedness Indeks Saham Konvensional dengan Indeks Saham Syariah di Indonesia: Pendekatan Spillover Diebold-Yilmaz</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172488</link>
<description>Analisis Connectedness Indeks Saham Konvensional dengan Indeks Saham Syariah di Indonesia: Pendekatan Spillover Diebold-Yilmaz
Dudon, Alban Odidante
PPasar saham syariah dan konvensional kerap diperlakukan sebagai dua segmen yang berbeda, padahal keduanya berada dalam lingkungan informasi yang sama dan dapat saling terhubung kuat pada periode tekanan pasar. Penelitian ini menganalisis connectedness dan spillover volatilitas antara indeks konvensional Indonesia (IHSG, LQ45) dan indeks syariah (ISSI, JII70) menggunakan kerangka VAR dan pendekatan spillover Diebold-Yilmaz. Hasil menunjukkan tingkat connectedness agregat berada pada level tinggi dan bersifat time-varying, yakni menguat saat ketidakpastian meningkat dan melemah ketika pasar lebih stabil. Arah transmisi volatilitas juga berubah mengikuti waktu dan tidak selalu simetris. Indeks acuan pasar lebih sering menjadi penyalur volatilitas, sedangkan indeks konvensional saham unggulan cenderung menjadi penerima bersih. Indeks syariah berada pada posisi yang lebih moderat. Temuan ini menunjukkan bahwa pemisahan melalui sharia screening tidak selalu tercermin penuh pada dinamika pasar sekunder, sehingga pemantauan connectedness yang dinamis relevan untuk penguatan pengawasan stabilitas pasar dan evaluasi kebijakan pasar saham syariah; Islamic and conventional stock segments are often treated as distinct, yet they share the same information environment and can become strongly connected during market stress. This study examines connectedness and volatility spillovers between Indonesia’s conventional indices (IHSG, LQ45) and Islamic indices (ISSI, JII70) using a VAR framework and the Diebold-Yilmaz spillover approach. The results show high aggregate connectedness that is time-varying, strengthening in turbulent episodes and weakening in calmer periods. Spillover directions also shift over time and are not always symmetric. The market benchmark more often acts as a volatility transmitter, while the blue-chip conventional index tends to be a net receiver. Islamic indices play a more moderate role. These findings suggest that segmentation through sharia screening is not always fully reflected in secondary-market dynamics, so monitoring time-varying connectedness can support market stability surveillance and policy evaluation for Islamic equity screening.
</description>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172487">
<title>Analisis Komparatif Determinan Financing To Deposit Ratio Bank Umum Syariah Pemerintah Dan Swasta.</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172487</link>
<description>Analisis Komparatif Determinan Financing To Deposit Ratio Bank Umum Syariah Pemerintah Dan Swasta.
Hartono, Muhammad Kal El
Karakteristik perbankan syariah adalah pengutamaan penyaluran pembiayaan ke sektor riil. Namun, pertumbuhan aset perbankan syariah nasional saat ini belum optimal dalam menyerap dana menganggur sebesar Rp10,35 triliun ke sektor riil tersebut. Penelitian ini bertujuan menganalisis determinan Financing To Deposit Ratio (FDR) serta menguji heterogenitas respon antara bank syariah milik pemerintah dan swasta menggunakan metode regresi data panel 13 Bank Umum Syariah periode 2022Q3–2025Q2. Hasil model agregat menunjukkan NPF, ROA, BI-Rate, Inflasi, dan GDP berpengaruh signifikan terhadap FDR, sedangkan CAR tidak signifikan. Temuan utama mengungkapkan adanya perbedaan respon perilaku; bank syariah swasta lebih sensitif terhadap risiko (NPF) dan pertumbuhan ekonomi (GDP) dibanding bank syariah pemerintah. Hal ini mengonfirmasi penerapan Agency Theory pada bank pemerintah sebagai agen pembangunan. Implikasi penelitian menyarankan Otoritas Keuangan untuk menerapkan kebijakan likuiditas tertarget berdasarkan karakteristik kepemilikan bank, guna memastikan dana menganggur Rp10,35 triliun terserap secara produktif oleh sektor riil.; The fundamental characteristic of Sharia banking is the prioritization of financing to the real sector. However, the current growth of national Sharia banking assets has not yet optimally absorbed idle funds of IDR 10.35 trillion into the real sector. This research aims to analyze the determinants of the Financing to Deposit Ratio (FDR) and examine the response heterogeneity between governmentowned and private Sharia banks using panel data regression on 13 Sharia Commercial Banks for the 2022Q3–2025Q2 period. The aggregate model results show that NPF, ROA, BI-Rate, Inflation, and GDP significantly influence FDR, while CAR is insignificant. The primary findings reveal behavioral differences; private Sharia banks are more sensitive to risk (NPF) and economic growth (GDP) than government Sharia banks. This confirms the application of Agency Theory in government banks as development agents. The research implications suggest that the Financial Authority implement targeted liquidity policies based on bank&#13;
ownership characteristics to ensure the IDR 10.35 trillion in idle funds is productively absorbed by the real sector.
</description>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172479">
<title>Strategi Optimalisasi Pendayagunaan Zakat, Infak, dan Sedekah Untuk Pendidikan Nonformal di Rumah Gemilang Indonesia</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172479</link>
<description>Strategi Optimalisasi Pendayagunaan Zakat, Infak, dan Sedekah Untuk Pendidikan Nonformal di Rumah Gemilang Indonesia
Putri, Uly Anggraeni
Pendidikan nonformal berperan strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya bagi yang belum terjangkau pendidikan formal. Rumah Gemilang Indonesia (RGI), sebagai lembaga pendidikan nonformal di bawah koordinasi LAZ Al Azhar, memanfaatkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk pemberdayaan pemuda usia produktif melalui pendidikan keterampilan dan pembinaan karakter. Namun, pendayagunaan ZIS di RGI masih menghadapi berbagai tantangan internal dan eksternal sehingga memerlukan strategi optimalisasi yang tepat. Penelitian ini bertujuan menganalisis prioritas kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman serta merumuskan strategi optimalisasi pendayagunaan ZIS untuk pendidikan nonformal di RGI. Metode yang digunakan adalah Analytic Network Process (ANP) dengan pendekatan SWOT melalui wawancara pakar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata kelola dan akuntabilitas merupakan kekuatan utama, sedangkan pembaruan kurikulum menjadi kelemahan utama. Strategi prioritas tertinggi adalah kolaborasi dengan pemerintah dan lembaga lain untuk peningkatan kapasitas infrastruktur dan sumber daya manusia.
</description>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</rdf:RDF>
