<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rdf:RDF xmlns="http://purl.org/rss/1.0/" xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<channel rdf:about="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/98">
<title>UF - Management</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/98</link>
<description/>
<items>
<rdf:Seq>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/179863"/>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/179838"/>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/179828"/>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/179791"/>
</rdf:Seq>
</items>
<dc:date>2026-08-31T23:46:15Z</dc:date>
</channel>
<item rdf:about="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/179863">
<title>Pengembangan Model Peringatan Dini Financial Distress Menggunakan Random Forest pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/179863</link>
<description>Pengembangan Model Peringatan Dini Financial Distress Menggunakan Random Forest pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia
Nurintishar, Afifah
Financial distress pada perusahaan manufaktur dapat berdampak pada operasional perusahaan dan kepercayaan pasar, sehingga diperlukan sistem deteksi dini untuk mengidentifikasi potensi kesulitan keuangan sebelum kondisinya memburuk. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model prediksi financial distress berbasis algoritma Random Forest untuk perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif. Tujuh rasio keuangan digunakan sebagai prediktor dalam desain prediksi satu tahun ke depan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Random Forest memiliki kinerja prediksi yang sangat baik mampu membedakan perusahaan yang mengalami financial distress dan non-distress secara akurat. Current ratio dan return on assets teridentifikasi sebagai variabel yang memiliki kontribusi prediktif terbesar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model yang dikembangkan layak digunakan sebagai prototipe prediksi satu periode ke depan yang berpotensi menjadi dasar pengembangan early warning system bagi perusahaan manufaktur di BEI.
</description>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/179838">
<title>Pengaruh ESG terhadap Kinerja Keuangan dengan Capital Intensity sebagai Variabel Moderasi pada Perusahaan Sektor Energi yang Terdaftar di BEI</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/179838</link>
<description>Pengaruh ESG terhadap Kinerja Keuangan dengan Capital Intensity sebagai Variabel Moderasi pada Perusahaan Sektor Energi yang Terdaftar di BEI
ASMARANI, LUSIANI ENDAH
Penerapan ESG semakin menjadi perhatian perusahaan sektor energi sebagai upaya mendukung keberlanjutan. Namun, tingginya kebutuhan investasi pada aset tetap menyebabkan pengaruh ESG terhadap kinerja keuangan masih menunjukkan hasil yang beragam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ESG terhadap kinerja keuangan dengan capital intensity sebagai variabel moderasi pada perusahaan sektor energi yang terdaftar di BEI periode 2021-2025. Sampel penelitian ditentukan menggunakan purposive sampling dan metode analisis yaitu analisis regresi data panel dengan pendekatan Fixed Effect Model (FEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ESG dan capital intensity (CI) berpengaruh negatif signifikan terhadap kinerj keuangan yang diproksikan dengan ROA. Selain itu, capital intensity (CI) terbukti memoderasi hubungan antara ESG dan ROA dengan memperlemah pengaruh negatif ESG terhadap ROA. Temuan ini mengindikasikan bahwa efektivitas penerapan ESG dipengaruhi oleh kemampuan perusahaan dalam mengelola aset tetap secara efisien sehingga meningkatkan kinerja keuangan.; The implementation of ESG had become an important concern for energy sector companies in supporting sustainable business practices. However, the substantial investment required in fixed assets had resulted in mixed findings regarding the effect of ESG on financial performance. This study aimed to examine the effect of ESG on financial performance with capital intensity as a moderating variable in energy sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the 2021-2025 period. The sample was selected using the purposive sampling method, and the data were analyzed using data panel regression with the Fixed Effect Model (FEM). The results indicated that ESG and capital intensity (CI) had a significant negative effect on financial performance, proxied by Return on Assets (ROA). Capital intensity (CI) moderated the relationship between ESG and ROA by weakening the negative effect of ESG on ROA. These findings indicated that the effectiveness of ESG implementation was influenced by a company’s ability to manage its fixed assets efficiently, thereby impoving financial performance.
</description>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/179828">
<title>Analisis Manajemen Persediaan Bahan Baku Green Bean Kopi Arabika di Leuit Kole Kopi</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/179828</link>
<description>Analisis Manajemen Persediaan Bahan Baku Green Bean Kopi Arabika di Leuit Kole Kopi
Alfiansyah, Rangga
RANGGA ALFIANSYAH. Analisis Manajemen Persediaan Bahan Baku&#13;
Green Bean Kopi Arabika di Leuit Kole Kopi. Dibimbing oleh NURUL&#13;
HIDAYATI dan DIKI AKHWAN MULYA.&#13;
Leuit Kole Kopi menghadapi permasalahan pengelolaan persediaan bahan&#13;
baku green bean akibat permintaan yang meningkat dan pasokan yang bersifat&#13;
musiman. Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik permintaan,&#13;
menentukan metode peramalan terbaik, dan menganalisis manajemen persediaan&#13;
berdasarkan hasil peramalan. Penelitian menggunakan data historis permintaan&#13;
bulanan periode Juni 2024–Mei 2026 dengan membandingkan metode Single&#13;
Exponential Smoothing (SES), Holt, dan Holt Winters Additive menggunakan&#13;
indikator MAD, MSE, dan MAPE. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Holt&#13;
Winters Additive merupakan metode terbaik dengan nilai MAD 50,41, MSE&#13;
3.852,46, dan MAPE 12,02%. Hasil peramalan menghasilkan EOQ sebesar&#13;
2.019,58 kg, Safety Stock sebesar 114,85 kg, ROP sebesar 216,58 kg, dan TIC&#13;
sebesar Rp1.961.224,11. Penerapan manajemen persediaan mampu mendukung&#13;
ketersediaan bahan baku dan meningkatkan efisiensi biaya persediaan.&#13;
Kata kunci: economic order quantity, green bean, kopi arabika, manajemen&#13;
persediaan, peramalan.; RANGGA ALFIANSYAH. Inventory Management Analysis of Arabica&#13;
Coffee Green Bean Raw Materials at Leuit Kole Kopi. Supervised by NURUL&#13;
HIDAYATI and DIKI AKHWAN MULYA.&#13;
Leuit Kole Kopi experienced inventory management problems due to&#13;
increasing demand and seasonal raw material supply. This study aimed to analyze&#13;
demand characteristics, determine the most accurate forecasting method, and&#13;
analyze inventory management based on the forecasting results. Monthly demand&#13;
data from June 2024 to May 2026 were analyzed using Single Exponential&#13;
Smoothing (SES), Holt, and Holt-Winters Additive, which were evaluated using&#13;
MAD, MSE, and MAPE. The results showed that Holt-Winters Additive was the&#13;
best method, with a MAD of 50.41, an MSE of 3,852.46, and a MAPE of 12.02%.&#13;
The forecasting results produced an Economic Order Quantity of 2,019.58 kg, a&#13;
Safety Stock of 114.85 kg, a Reorder Point of 216.58 kg, and a Total Inventory Cost&#13;
of IDR 1,961,224.11. The proposed inventory management approach improved raw&#13;
material availability and inventory cost efficiency.&#13;
Keywords: arabica coffee, economic order quantity, forecasting, green bean,&#13;
inventory management.
</description>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/179791">
<title>Strategi Peningkatan Retensi Karyawan Berbasis Rotasi Jabatan dan Budaya Inovasi Pada CV Hody Active Style</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/179791</link>
<description>Strategi Peningkatan Retensi Karyawan Berbasis Rotasi Jabatan dan Budaya Inovasi Pada CV Hody Active Style
Irawan, Eunike Bintang Kasih
Retensi karyawan menjadi aspek penting dalam pengelolaan sumber daya manusia karena berkaitan dengan kemampuan perusahaan mempertahankan tenaga kerja yang kompeten. CV Hody Active Style menghadapi tantangan dalam mempertahankan karyawan sehingga diperlukan strategi retensi yang sesuai dengan karakteristik perusahaan. Penelitian ini bertujuan merumuskan strategi peningkatan retensi karyawan berbasis rotasi jabatan dan budaya inovasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode Delphi dan Analytical Hierarchy Process (AHP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas rotasi jabatan dipengaruhi terutama oleh kesesuaian penempatan, dengan manfaat utama berupa pengembangan kompetensi karyawan. Strategi prioritasnya adalah komunikasi yang efektif dan penyesuaian kemampuan karyawan. Pada budaya inovasi, faktor utama adalah pemberian penghargaan dengan manfaat berupa pengembangan keterampilan karyawan. Strategi prioritas yang direkomendasikan ialah menciptakan budaya kerja yang mendukung partisipasi aktif sehingga mampu meningkatkan retensi karyawan secara berkelanjutan.&#13;
&#13;
Kata kunci:  budaya inovasi, retensi karyawan, rotasi jabatan.; Employee retention is a critical aspect of human resource management, as it reflects an organization's ability to retain competent and experienced employees. CV Hody Active Style faces challenges in retaining its workforce, highlighting the need for retention strategies that align with the company's characteristics. This study aims to formulate employee retention strategies based on job rotation and an innovation culture. A descriptive quantitative approach was employed using the Delphi method and the Analytic Hierarchy Process (AHP. The findings indicate that the effectiveness of job rotation is primarily influenced by appropriate job placement, with competency development identified as its main benefit. The priority strategy involves effective communication and aligning job assignments with employees' capabilities. Regarding innovation culture, the most influential factor is employee recognition, which primarily enhances skill development. The recommended strategy is to foster a work culture that encourages active employee participation, thereby supporting sustainable employee retention.&#13;
&#13;
Keywords: employee retention, innovation culture, job retention.
</description>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</rdf:RDF>
