<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rdf:RDF xmlns="http://purl.org/rss/1.0/" xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<channel rdf:about="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/78160">
<title>UT - Business</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/78160</link>
<description>Undergraduated Theses on Business</description>
<items>
<rdf:Seq>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172890"/>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172823"/>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172808"/>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172530"/>
</rdf:Seq>
</items>
<dc:date>2026-04-10T11:19:15Z</dc:date>
</channel>
<item rdf:about="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172890">
<title>RISK MANAGEMENT FOR DANGEROUS GOODS LOGISTICS COMPANY (PT XYZ TRANSPORT)</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172890</link>
<description>RISK MANAGEMENT FOR DANGEROUS GOODS LOGISTICS COMPANY (PT XYZ TRANSPORT)
Manurung, Kevin Pinondang Parulian
Industri logistik memegang peranan penting dalam mendukung aktivitas&#13;
industri, termasuk sektor yang menangani bahan berbahaya yang membutuhkan&#13;
standar keselamatan tinggi. PT XYZ Transport sebagai perusahaan penyedia jasa&#13;
logistik bahan berbahaya masih menghadapi berbagai risiko operasional yang dapat&#13;
menimbulkan kerugian finansial dan reputasi. Penelitian ini dilakukan pada Agustus&#13;
2024 sampai November 2025 dengan bertujuan untuk menganalisis proses bisnis,&#13;
mengidentifikasi dan menilai risiko operasional, serta memberi rekomendasi&#13;
penerapan manajemen risiko berdasarkan kerangka ISO 31000:2018. Metode&#13;
penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan dukungan BPMN&#13;
untuk pemetaan proses bisnis dan RACI Matrix untuk menentukan peran. Data&#13;
diperoleh melalui wawancara dengan sampel 7 orang, observasi aktivitas&#13;
perusahaan, dan laporan kecelakaan periode 2020–2024. Hasil penelitian&#13;
menunjukkan bahwa sebagian besar risiko muncul pada fase eksekusi, terutama&#13;
pada aktivitas pemuatan dan transportasi, dengan human error sebagai faktor&#13;
dominan. Risiko bervariasi dari rendah hingga sangat tinggi, dan temuan ini&#13;
menegaskan perlunya penguatan manajemen risiko untuk meningkatkan keandalan&#13;
operasional perusahaan.; The logistics industry plays an important role in supporting industrial&#13;
activities, including sectors that handle dangerous goods, which require high safety&#13;
standards. PT XYZ Transport, as a provider of dangerous goods logistics services,&#13;
continued to face various operational risks that may result in financial losses and&#13;
reputational damage. This study was conducted from August 2024 to November&#13;
2025 and aims to analyze business processes, identify and assess operational risks,&#13;
and provide recommendations for the implementation of risk management based on&#13;
the ISO 31000:2018 framework. The research adopts a descriptive qualitative&#13;
approach, supported by Business Process Model and Notation (BPMN) for business&#13;
process mapping and a RACI Matrix to define roles and responsibilities. Data were&#13;
collected through interviews with the sample of 7 people, observations of the&#13;
company's activities, and accident reports from the 2020–2024 period. The results&#13;
indicate that most risks occur during the execution phase, particularly in loading&#13;
and transportation activities, with human error identified as the dominant&#13;
contributing factor. Risk levels range from low to very high, highlighting the need&#13;
to strengthen risk management practices to enhance the company’s operational&#13;
reliability.
</description>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172823">
<title>Analisis Pengaruh Elemen Social Media Marketing terhadap Brand Recall Generasi Z pada Brand Kosmetik Impor di Jabodetabek</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172823</link>
<description>Analisis Pengaruh Elemen Social Media Marketing terhadap Brand Recall Generasi Z pada Brand Kosmetik Impor di Jabodetabek
PUTRI, CITRA NOVERINA MULYATI
Pesatnya perkembangan media sosial telah mengubah lanskap pemasaran industri kosmetik di Indonesia, ditandai dengan meningkatnya dominasi brand kosmetik impor, khususnya di wilayah Jabodetabek yang memiliki tingkat digitalisasi tinggi dan Generasi Z sebagai pengguna media sosial paling aktif. Kondisi ini menuntut brand untuk tidak hanya hadir secara intensif di media sosial, tetapi juga mampu membangun brand recall di benak konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh elemen social media marketing terhadap brand recall Generasi Z pada brand kosmetik impor serta menyusun rekomendasi konten berdasarkan elemen yang berpengaruh signifikan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 150 responden Generasi Z di Jabodetabek yang aktif menggunakan Instagram dan TikTok. Data dianalisis menggunakan Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya elemen entertainment dan customization yang berpengaruh signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa konten yang menghibur dan dipersonalisasi lebih efektif dalam memperkuat daya ingat merek dibandingkan elemen lainnya. Penelitian ini memberikan implikasi managerial bagi brand kosmetik lokal dalam merancang social media marketing yang lebih relevan bagi Generasi Z.; The rapid growth of social media has transformed the marketing landscape of the cosmetic industry in Indonesia, marked by the increasing dominance of imported cosmetic brands, particularly in the Greater Jakarta (Jabodetabek) area, which has a high level of digitalization and a large population of Generation Z as the most active social media users. This condition requires brands not only to maintain an intensive presence on social media but also to build strong brand recall in consumers’ minds. This study aims to analyze the influence of social media marketing elements on Generation Z’s brand recall of imported cosmetic brands and to develop content recommendations based on elements that have a significant effect. The research adopts a quantitative approach using a survey method involving 150 Generation Z respondents in Jabodetabek who actively use Instagram and TikTok. Data were analyzed using Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). The results indicate that only the entertainment and customization elements have a significant effect. These findings suggest that entertaining and personalized content is more effective in strengthening brand recall compared to other elements. This study provides managerial implications for local cosmetic brands in designing social media marketing strategies that are more relevant to Generation Z.
</description>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172808">
<title>Strategi Pemasaran untuk Meningkatkan Volume Penjualan (Studi Kasus: Breadcast)</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172808</link>
<description>Strategi Pemasaran untuk Meningkatkan Volume Penjualan (Studi Kasus: Breadcast)
Herlambang, Bintang Singgih
Breadcast adalah sebuah kafe dan bakery yang dikelola BISNIS IPB dan bergerak di bidang produksi dan penjualan aneka roti dan kue. Breadcast menghadapi tantangan dalam meningkatkan penjualan di tengah persaingan ketat serta tidak mengalami peningkatan signifikan dan mencapai target omzet mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran saat ini, pengalaman target pasar serta menemukan gap keduanya, dan melakukan formulasi strategi pemasaran. Penelitian dilakukan dengan pendekatan deskriptif kualitatif dengan penentuan responden secara purposive sampling. Analisis deskriptif untuk mengolah data hasil bauran pemasaran 4C dan customer path 5A. Hasil penelitian menunjukan pada bauran pemasaran 4C, partisipasi pelanggan hanya berada pada aspek penetapan harga (currency), partisipasi pelanggan belum dilibatkan pada tiga aspek lainnya yaitu co-creation, communal activation, dan conversation. Analisis tahapan customer path 5A mendapati faktor utama pada pemasaran Breadcast adalah faktor rasa produk dan harga produk. Berdasarkan analisis gap bauran pemasaran 4C dengan customer path 5A terdapat dua gap utama yaitu dari aspek promosi dan Lokasi. Rekomendasi strategi pemasaran mencakup optimalisasi pemasaran digital, pemasaran offline melalui outlet, pameran dan bazar, serta membuka jasa layanan pesan antar (delivery service).
</description>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172530">
<title>Pengaruh Efektivitas Manajemen Risiko terhadap Kinerja dan Nilai Perusahaan Sektor Transportasi &amp; Logistik dengan Good Corporate Governance sebagai Moderasi</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172530</link>
<description>Pengaruh Efektivitas Manajemen Risiko terhadap Kinerja dan Nilai Perusahaan Sektor Transportasi &amp; Logistik dengan Good Corporate Governance sebagai Moderasi
Susanti, Wiwik
Tingginya kompleksitas dan tingkat risiko sektor transportasi &amp; logistik Indonesia menuntut penerapan pengelolaan risiko yang efektif guna menjaga kinerja dan nilai perusahaan. Penelitian ini menganalisis pengaruh efektivitas Enterprise Risk Management (ERM) terhadap kinerja keuangan dan nilai perusahaan, serta menguji peran GCG sebagai variabel moderasi. Metode regresi data panel digunakan pada perusahaan sektor transportasi &amp; logistik yang terdaftar di BEI periode 2012-2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas ERM berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja keuangan (ROA dan ROE), namun tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan (Tobin’s Q dan PBV). Selain itu, GCG&#13;
terbukti memperkuat pengaruh efektivitas ERM terhadap ROA, tetapi tidak memoderasi pengaruh efektivitas ERM terhadap ROE, Tobin’s, dan PBV. Temuan ini mengindikasikan bahwa implementasi ERM lebih berdampak pada peningkatan kinerja internal perusahaan dibandingkan persepsi pasar, serta menegaskan pentingnya penguatan kualitas tata kelola agar manfaat ERM dapat dioptimalkan secara berkelanjutan.
</description>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</rdf:RDF>
