<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rdf:RDF xmlns="http://purl.org/rss/1.0/" xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<channel rdf:about="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/7472">
<title>UF - Faculty of Economics and Management</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/7472</link>
<description>Undergraduate Theses on Faculty of Economics and Management</description>
<items>
<rdf:Seq>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/180214"/>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/180206"/>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/180197"/>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/180190"/>
</rdf:Seq>
</items>
<dc:date>2026-10-29T10:33:11Z</dc:date>
</channel>
<item rdf:about="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/180214">
<title>Pengaruh Citra Merek terhadap Niat Beli Ulang Subway Menggunakan  Pendekatan Theory of Planned Behavior di Jakarta</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/180214</link>
<description>Pengaruh Citra Merek terhadap Niat Beli Ulang Subway Menggunakan  Pendekatan Theory of Planned Behavior di Jakarta
Zahra, Fatimma Adz
ABSTRAK&#13;
FATIMMA ADZ ZAHRA. Pengaruh Citra Merek terhadap Niat Beli&#13;
Ulang Subway Menggunakan Pendekatan Theory of Planned Behavior di&#13;
Jakarta. Dibimbing oleh ANNA FARIYANTI.&#13;
Perkembangan industri makanan cepat saji di Indonesia mengalami &#13;
peningkatan secara signifikan, namun Subway menghadapi tantangan &#13;
penurunan antusiasme konsumen setelah masa euforia kembalinya pasar &#13;
Indonesia mereda serta adanya persaingan ketat dengan menu lokal. &#13;
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi &#13;
citra merek Subway terhadap niat beli konsumen di Jakarta serta peran sikap, &#13;
norma subjektif, dan kontrol perilaku dalam hubungan tersebut. Data &#13;
kuantitatif dikumpulkan melalui survei daring terhadap 163 responden&#13;
berdomisili Jakarta. Metode yang digunakan adalah Partial Least Square&#13;
Structure Equation Model (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa &#13;
citra merek, kontrol perilaku, sikap, dan norma subjektif secara parsial &#13;
berpengaruh positif dan signifikan secara langsung terhadap niat beli. &#13;
Penemuan terbaru dari penelitian ini mengungkapkan bahwa norma subjektif&#13;
(tekanan sosial) dan kontrol perilaku (kemudahan akses gerai serta &#13;
keterjangkauan harga) terbukti secara signifikan bertindak sebagai variabel &#13;
yang memperkuat pengaruh citra merek terhadap niat beli. Sebaliknya &#13;
evaluasi pribadi atau sikap konsumen tidak memiliki peran yang signifikan&#13;
dalam menjembatani citra merek global ini terhadap niat beli. Implikasi dari&#13;
penelitian ini menunjukkan bahwa strategi peningkatan niat beli konsumen &#13;
Subway di Jakarta tidak hanya bergantung pada evaluasi personal konsumen, &#13;
melainkan harus dioptimalkan melalui penguatan citra berbasis rekomendasi &#13;
sosial serta perluasan kemudahan akses operasional dan keterjangkauan &#13;
harga.&#13;
Kata kunci: citra merek, kontrol perilaku, niat beli, norma subjektif
</description>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/180206">
<title>Pengaruh Kesadaran Kesehatan, Persepsi Harga, dan Cita Rasa terhadap Niat Beli Produk Cookies Berbahan Sorgum</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/180206</link>
<description>Pengaruh Kesadaran Kesehatan, Persepsi Harga, dan Cita Rasa terhadap Niat Beli Produk Cookies Berbahan Sorgum
FAJRINA, KALISHA ANIRA
Sorgum berpotensi menjadi bahan baku pangan lokal untuk mendukung diversifikasi pangan, salah satunya melalui pengolahan menjadi cookies sebagai alternatif camilan. Penelitian ini menganalisis pengaruh kesadaran kesehatan, persepsi harga dan cita rasa terhadap niat beli produk cookies berbahan sorgum dengan pendekatan Theory of Planned Behavior. Penelitian melibatkan 310 responden mahasiswa IPB University Fakultas Ekonomi dan Manajemen, Fakultas&#13;
Ekologi Manusia, departemen Ilmu Gizi dan non-mahasiswa yaitu anggota komunitas pangan sehat. Data dianalisis secara deskriptif dan kuantitatif menggunakan PLS-SEM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi harga, cita rasa, sikap, dan norma subjektif berpengaruh terhadap niat beli, sedangkan kesadaran kesehatan dan persepsi kontrol perilaku tidak berpengaruh terhadap niat beli. Temuan ini menjelaskan bahwa evaluasi positif terhadap produk dan dukungan sosial berkaitan dengan niat konsumen. Pelaku usaha dapat meningkatkan niat beli melalui penetapan harga yang sesuai dengan kualitas dan manfaat.; Sorghum has the potential to support food diversification as a local food ingredient, including through its use in cookies as an alternative snack. This study examines the influence of health consciousness, price perception, and taste on the purchase intention of sorghum-based cookies using the Theory of Planned Behavior. Data were collected from 310 respondents, comprising students from the Faculty of Economics and Management, the Faculty of Human Ecology, and the Department of Nutrition at IPB University, as well as members of a healthy food community. Data were analyzed descriptively and quantitatively using PLS-SEM. The results indicate that price perception, taste, attitude, and subjective norms significantly influence purchase intention, whereas health consciousness and perceived behavioral control do not. These findings highlight the roles of product evaluation and social influence in shaping purchase intention. Practically, businesses can encourage purchase intention through appropriate pricing, taste improvement, and effective promotion
</description>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/180197">
<title>STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA PEMBIBITAN DOMBA NUS4FARM PT PERKEBUNAN NUSANTARA IV REGIONAL 2</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/180197</link>
<description>STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA PEMBIBITAN DOMBA NUS4FARM PT PERKEBUNAN NUSANTARA IV REGIONAL 2
PRASETIO, RENDY YUDHA
Nus4Farm merupakan unit bisnis PT Perkebunan Nusantara IV Regional 2 &#13;
yang bergerak dalam usaha pembibitan domba sejak tahun 2021. Sebagai usaha &#13;
yang masih dalam tahap pengembangan, Nus4Farm menghadapi kendala berupa &#13;
pemasaran bibit yang belum optimal, pencatatan belum terintegrasi, dan tingginya &#13;
biaya operasional. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kondisi internal dan &#13;
eksternal, merumuskan alternatif strategi, serta menentukan prioritas strategi &#13;
pengembangan usaha pembibitan domba Nus4Farm. Penelitian menggunakan &#13;
pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan Matriks IFE, EFE, IE, SWOT, dan &#13;
QSPM. Hasil analisis IFE sebesar 2,5487 dan EFE sebesar 2,8853 menempatkan &#13;
Nus4Farm pada Sel V Matriks IE dengan rekomendasi hold and maintain. Matriks &#13;
SWOT menghasilkan delapan alternatif strategi. Berdasarkan QSPM, strategi &#13;
prioritas adalah mengoptimalkan pemasaran berbasis segmentasi pasar untuk &#13;
meningkatkan penjualan bibit domba dengan nilai STAS sebesar 4,4783. Strategi &#13;
ini diarahkan pada penguatan segmen pasar yang telah dijangkau serta perluasan &#13;
segmen, jaringan kemitraan, dan wilayah pemasaran baru, termasuk penjajakan &#13;
peluang ekspor. Pemanfaatan media digital untuk menyampaikan informasi &#13;
mengenai ketersediaan, karakteristik, dan kualitas bibit diharapkan dapat &#13;
memperluas jangkauan pasar dan mendukung peningkatan penjualan serta &#13;
pengembangan usaha Nus4Farm.; Nus4Farm is a business unit of PT Perkebunan Nusantara IV Regional 2 that &#13;
has been engaged in sheep breeding since 2021. As a business still in the &#13;
development stage, Nus4Farm faces several challenges, including suboptimal &#13;
breeding stock marketing, unintegrated record-keeping, and high operational costs. &#13;
This study aims to identify internal and external conditions, formulate strategic &#13;
alternatives, and determine the priority strategy for developing Nus4Farm’s sheep &#13;
breeding business. The study employed qualitative and quantitative approaches &#13;
using the Internal Factor Evaluation (IFE), External Factor Evaluation (EFE), &#13;
Internal-External (IE), SWOT, and Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM) &#13;
analyses. The IFE score of 2.5487 and EFE score of 2.8853 positioned Nus4Farm &#13;
in Cell V of the IE Matrix, with a hold and maintain recommendation. The SWOT &#13;
Matrix generated eight alternative strategies. Based on the QSPM results, the &#13;
priority strategy is to optimize market segmentation-based marketing to increase &#13;
breeding stock sales, with a Sum Total Attractiveness Score (STAS) of 4.4783. This &#13;
strategy focuses on strengthening existing market segments while expanding into &#13;
new segments, partnership networks, and geographical markets, including &#13;
exploring export opportunities. Digital media can be utilized to communicate &#13;
information on the availability, characteristics, and quality of breeding stock, &#13;
thereby expanding market reach and supporting increased sales and the &#13;
development of Nus4Farm’s business.
</description>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/180190">
<title>PENGARUH LOSS AVERSION, RISK SEEKING, DAN HERDING BEHAVIOR TERHADAP KEPUTUSAN HEDGING PADA PERDAGANGAN DERIVATIF CRYPTOCURRENCY</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/180190</link>
<description>PENGARUH LOSS AVERSION, RISK SEEKING, DAN HERDING BEHAVIOR TERHADAP KEPUTUSAN HEDGING PADA PERDAGANGAN DERIVATIF CRYPTOCURRENCY
PRATAMA, FEBRIAN SUKMA
Penggunaan derivatif cryptocurrency bergeser dari alat lindung nilai menjadi sarana spekulasi, ditandai nilai likuidasi harian yang mencapai lebih dari US$100 juta pada satu platform. Hal ini menyebabkan trader menanggung risiko kerugian yang besar. Penelitian ini bertujuan mengukur tingkat loss aversion, risk seeking, dan herding behavior serta &#13;
menganalisis pengaruhnya terhadap keputusan hedging pada perdagangan derivatif cryptocurrency dengan usia dan gender sebagai variabel kontrol. Penelitian dilakukan dengan metode kuantitatif menggunakan data primer dari kuesioner. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik purposive sampling dan diperoleh 110 trader derivatif cryptocurrency. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga perilaku berada pada tingkat sedang, sedangkan keputusan hedging berada pada tingkat tinggi. Secara simultan seluruh variabel memengaruhi keputusan hedging dengan koefisien determinasi sebesar 11,9%. Secara parsial, loss aversion berpengaruh positif dan signifikan, sedangkan herding behavior berpengaruh negatif dan signifikan. Risk seeking, usia, dan gender tidak berpengaruh signifikan. Keputusan hedging didorong oleh kecenderungan menghindari kerugian dan kemandirian dalam  mengambil keputusan, sehingga platform dan regulator disarankan menyediakan edukasi manajemen risiko serta mengelola fitur sosial agar tidak memperkuat perilaku ikut-ikutan.; The use of cryptocurrency derivatives shifted from a hedging tool to a speculative instrument, marked by daily liquidation values exceeding US$100 million on a single platform. This exposed traders to substantial risk of loss. This study aimed to measure the levels of loss aversion, risk seeking, and herding behavior and to analyze their influence on hedging decision in cryptocurrency derivatives trading, with age and gender as control variables. The study was conducted using a quantitative method with primary data from an online questionnaire. Sampling was carried out using purposive sampling and obtained 110 cryptocurrency derivatives traders. Data analysis was performed using multiple linear regression. The results showed that all three behaviors were at a moderate level, while hedging decisions were at a high level. Simultaneously, all variables influenced hedging decisions with a coefficient of determination of 11.9%. Partially, loss aversion had a positive and significant effect. Risk seeking, age and gender had no significant effect. Hedging decisions were driven by the tendency to avoid losses and independence in decision making, so trading platforms and regulators were advised to provide risk management education and to manage social features so that they would not reinforce herding.
</description>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</rdf:RDF>
