<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rdf:RDF xmlns="http://purl.org/rss/1.0/" xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<channel rdf:about="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/7469">
<title>UT - Faculty of Forestry and Environment</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/7469</link>
<description>Undergraduate Theses on Faculty of Forestry and Environment</description>
<items>
<rdf:Seq>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173394"/>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173385"/>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173378"/>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173375"/>
</rdf:Seq>
</items>
<dc:date>2026-06-12T20:56:13Z</dc:date>
</channel>
<item rdf:about="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173394">
<title>EVALUASI KERAGAAN MESIN MOULDING  PADA SATU PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI KABUPATEN BOGOR</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173394</link>
<description>EVALUASI KERAGAAN MESIN MOULDING  PADA SATU PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI KABUPATEN BOGOR
Arham, Maulana
Mesin moulding merupakan salah satu mesin yang berperan dalam rangkaian &#13;
proses produksi pada industri manufaktur. Adanya kendala pada mesin moulding&#13;
seperti laju pengumpanan (feed speed) yang kurang tepat dan/atau downtime yang &#13;
tinggi yang berdampak pada penurunan produktivitas mesin perlu dievaluasi secara &#13;
berkala. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi keragaan satu mesin moulding di &#13;
salah satu industri manufaktur di Kabupaten Bogor selama 20 hari kerja berbasis &#13;
pada feed speed dan reduksi losses. Metode yang digunakan adalah: (1) &#13;
comparative analysis; (2) performance analysis; (3) six big losses analysis; dan (4) &#13;
root cause analysis. Hasil penelitian menunjukkan kinerja mesin moulding yang &#13;
diteliti masih belum optimal; yakni baru 52% dari yang seharusnya. Laju &#13;
pengumpanan sangat dipengaruhi oleh jenis kayu dan tipe material yang diproses &#13;
serta jenis output yang ditentukan. Kendala terbesar yang mengakibatkan kinerja &#13;
mesin belum optimal adalah aktivitas setting/changeover/maintenance dan external &#13;
factors. Untuk meningkatkan kinerja mesin moulding maka perlu ditetapkan &#13;
standar feed speed yang disesuaikan dengan jenis kayu dan tipe material yang akan &#13;
diproses serta jenis output yang diharapkan.
</description>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173385">
<title>Karakteristik Bahan Bakar dan Iklim Mikro Tegakan Jelutung Rawa di Desa Pandan Sejahtera, Provinsi Jambi</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173385</link>
<description>Karakteristik Bahan Bakar dan Iklim Mikro Tegakan Jelutung Rawa di Desa Pandan Sejahtera, Provinsi Jambi
Hardiyanti, Sri
Kebakaran hutan dan lahan terjadi pada berbagai jenis ekosistem, termasuk rawa gambut yang terganggu. Tegakan jelutung rawa berpotensi menekan risiko kebakaran, namun menghasilkan serasah sebagai bahan bakar permukaan. Komposisi dan kondisi bahan bakar tersebut sangat menentukan tingkat risiko dan intensitas kebakaran yang dapat terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi bahan bakar, kadar air bahan bakar, iklim mikro, serta tingkat kerawanan kebakaran pada tegakan jelutung rawa. Penelitian dilaksanakan di Desa Pandan Sejahtera, Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Pengolahan data dan analisis dilakukan dengan perhitungan biomassa, muatan bahan bakar, kadar air, bobot isi, dan uji korelasi Spearman. Hasil menunjukkan estimasi biomassa dan karbon sebesar 76,5 ton/ha dan 35,9 tonC/ha. Kerapatan pohon pada tegakan jelutung rawa sebesar 363,88 ind/ha dengan muatan bahan bakar 17,13 ton/ha. Kondisi iklim mikro meliputi suhu udara 27,32-32,94°C, kelembapan relatif 73,8%-92,77%, intensitas cahaya 1.383,19-4.386,41 lux, suhu tanah 25,12-27,51°C, dan curah hujan 2,30-10,55 mm/hari. Uji korelasi menunjukkan bahwa kondisi hidrologi dan mikroklimat berperan dalam memengaruhi kadar air bahan bakar dengan hubungan positif lemah. Analisis kerawanan menunjukkan kadar air bahan bakar permukaan pada serasah dan gambut sebesar 54,81% dan 167,02% yang menunjukkan kondisi tidak rawan kebakaran.
</description>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173378">
<title>Regenerasi Alami Shorea leprosula Miq. dan Shorea selanica (DC.)Blume di Hutan Penelitian Gunung Dahu, Bogor</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173378</link>
<description>Regenerasi Alami Shorea leprosula Miq. dan Shorea selanica (DC.)Blume di Hutan Penelitian Gunung Dahu, Bogor
SYAH, FARHAN MUNIF
Shorea leprosula dan Shorea selanica merupakan jenis Dipterocarpaceae bernilai ekonomi tinggi yang berperan penting dalam pembangunan hutan tanaman. Informasi mengenai regenerasi alami kedua jenis tersebut di Hutan Penelitian Gunung Dahu (HPGD) masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis regenerasi alami serta struktur tegakan Shorea leprosula dan Shorea selanica. Penelitian dilakukan pada Oktober–Desember 2025 di plot eksperimental HPGD menggunakan metode analisis vegetasi dengan teknik purposive sampling. Parameter yang diamati meliputi kerapatan individu, Indeks Nilai Penting (INP), Indeks Morishita, serta kondisi lingkungan berupa kelerengan, elevasi, intensitas cahaya, dan Leaf Area Index (LAI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa regenerasi alami kedua jenis masih ditemukan pada seluruh blok pengamatan dengan ragamnya kerapatan pada setiap tingkat pertumbuhan. Sebagian besar blok menunjukkan pola struktur tegakan berbentuk kurva J-terbalik dan pola penyebaran mengelompok. Perbedaan kondisi lingkungan diduga memengaruhi keberhasilan regenerasi alami pada masing-masing blok.
</description>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173375">
<title>Potensi Jasa Ekosistem Hutan Kota Waduk Sunter Utara</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173375</link>
<description>Potensi Jasa Ekosistem Hutan Kota Waduk Sunter Utara
KOSASIH, ALVINA
Hutan kota memiliki peran strategis dalam menyediakan jasa ekosistem yang mendukung kualitas lingkungan perkotaan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi jasa lingkungan yang dihasilkan Hutan Kota Waduk Sunter Utara, meliputi potensi cadangan karbon dan serapan karbondioksida, produksi oksigen, reduksi polutan, dan pengurangan limpasan air. Pengolahan data penentuan besaran cadangan karbon dan serapan CO2 menggunakan persamaan alometrik dan i-Tree Eco, sedangkan pengolahan data untuk kuantifikasi besaran jasa ekosistem lainnya menggunakan i-Tree Eco dan i-Tree Canopy. Hasil penelitian menunjukkan cadangan karbon sebesar 119,13 ton/ha (persamaan alometrik) dan 77,43 ton/ha (i-Tree Eco), dengan serapan CO2 masing-masing 437,2 ton/ha dan 284,1 ton/ha. Tegakan pohon di kawasan ini juga mampu memproduksi oksigen sebesar 22,71 ton/ha/tahun, mereduksi polutan udara dari 6 jenis polutan yaitu karbon monoksida (5,05 kg/tahun), nitrogen dioksida (19,96 kg/tahun), ozon (240,52 kg/tahun), sulfur dioksida (43,06 kg/tahun), dan partikulat PM2.5 (12,56 kg/tahun) dan PM10 (96,45 kg/tahun), serta mengurangi limpasan air hujan sebesar 15,34 mm/tahun. Hutan Kota Waduk Sunter Utara memiliki peran penting dalam mitigasi perubahan iklim, peningkatan kualitas udara, dan pengendalian tata air kawasan perkotaan.; Urban forests play a strategic role in providing ecosystem services that support urban environmental quality. This study aims to identify the environmental services provided by the North Sunter Reservoir Urban Forest, including potential carbon stocks and carbon dioxide sequestration, oxygen production, pollutant reduction, and runoff reduction. Data processing to determine carbon stock and CO2 sequestration used allometric equations and i-Tree Eco, while data processing to quantify other ecosystem services used i-Tree Eco and i-Tree Canopy. The research results indicate a carbon stock of 119.13 tons/ha (allometric equations) and 77.43 tons/ha (i-Tree Eco), with CO2 absorption of 437.2 tons/ha and 284.1 tons/ha, respectively. The tree stands in this area are also capable of producing 22.71 tons/ha/year of oxygen, reducing air pollutants from six types of pollutants, namely carbon monoxide (5.05 kg/year), nitrogen dioxide (19.96 kg/year), ozone (240.52 kg/year), sulfur dioxide (43.06 kg/year), and particulate matter PM2.5 (12.56 kg/year) and PM10 (96.45 kg/year), as well as reducing stormwater runoff by 15.34 mm/year. The North Sunter Reservoir Urban Forest plays a crucial role in climate change mitigation, improving air quality, and managing urban water systems.
</description>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</rdf:RDF>
