<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rdf:RDF xmlns="http://purl.org/rss/1.0/" xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<channel rdf:about="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/57769">
<title>Faculty of Veterinary Book's</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/57769</link>
<description/>
<items>
<rdf:Seq>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172895"/>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172834"/>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/171817"/>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/160229"/>
</rdf:Seq>
</items>
<dc:date>2026-04-27T17:17:56Z</dc:date>
</channel>
<item rdf:about="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172895">
<title>Panduan Penggunaan Perisa Pada Teh</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172895</link>
<description>Panduan Penggunaan Perisa Pada Teh; The Handbook of Tea Flavouring For The Small to Medium Enterprises
Pribadi, Eko Sugeng; Ekasari, Iriana
Buku panduan ini dipersembahkan oleh Penulis untuk&#13;
Dewan Teh Indonesia dan industri teh Indonesia guna&#13;
meningkatkan nilai tambah produk teh Indonesia&#13;
melalui inovasi produk yang selaras dengan tren&#13;
kekinian konsumen Indonesia.&#13;
Selaras dengan proporsi polupasi penduduk Indonesia,&#13;
maka konsumen teh Indonesia didominasi oleh&#13;
generasi Milenial dan Zilenial yang lebih terbuka untuk&#13;
mengadopsi teh dengan format-format baru dan&#13;
pilihan rasa yang lebih eksploratif dan eksotik.&#13;
Maraknya gerai berupa konter teh jenis “GrabNGo”&#13;
baik yang merupakan waralaba asing maupun&#13;
domestik memberikan edukasi palet rasa yang&#13;
beragam kepada konsumen dan membuka wawasan&#13;
bahwa teh tidak harus dalam bentuknya yang hanya&#13;
teh hitam atau teh hijau biasa.&#13;
Industri perkebuna teh Indonesia sepatutnya merasa&#13;
resah mendapati bahwa gerai-gerai tersebut banyak&#13;
memakai teh impor. Kurangnya pengetahuan akan&#13;
keunggulan teh Indonesia menjadi salah satu faktor&#13;
mereka memakai teh luar negeri. Disinilah terbuka&#13;
peluang bagi industri perkebunan teh Indonesia untuk&#13;
dapat ikut menikmati kue ekonomi dari pertumbuhan&#13;
pasar dengan cara hadir dalam upaya edukasi&#13;
konsumen secara langsung dengan menyajikan produk
</description>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172834">
<title>Standar Kompetensi Kerja Khusus Pengelolaan Rumah Minum Teh Artisan</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172834</link>
<description>Standar Kompetensi Kerja Khusus Pengelolaan Rumah Minum Teh Artisan
Pribadi, Eko Sugeng; Ekasari, Iriana; Ardias, Redha Taufik; Chandra, Mei Ping
Kecepatan teknologi dan informasi telah mendorong banyak perubahan&#13;
di berbagai sektor industri, termasuk industri makanan dan minuman.&#13;
Meningkatnya tingkat pendidikan dan kesadaran masyarakat (pembeli)&#13;
menyebabkan masyarakat memiliki kecenderungan untuk mendapatkan&#13;
makanan dan minuman yang sehat. Saat ini masyarakat membutuhkan&#13;
jaminan kebersihan, kesehatan, dan keamanan produk yang dibeli.&#13;
Merupakan suatu keniscayaan bahwa industri makanan dan minuman&#13;
menghadapi keadaan dengan keriangan (volatility), ketidakpastian&#13;
(uncertainty), rumpil/pelik (complexity), dan ketidakjelasan (ambiguity)&#13;
(VUCA), yakni era dengan terjadinya perubahan yang sangat cepat, tidak&#13;
terduga, pelik, penuh dengan ketidakpastian, dan ketidakjelasan terhadap&#13;
lingkungan usaha.&#13;
Industri hilir teh di Indonesia terus berkembang, dengan pemusatan&#13;
perhatian pada terobosan (innovation) produk, penganekaragaman&#13;
(diversification) pasar, dan peningkatan nilai tambah. Produk teh&#13;
artisan sudah mulai menggeliat baik di pasar dalam negeri maupun di&#13;
pasar internasional. Industri hilir teh terus melakukan terobosan dalam&#13;
menciptakan produk-produk baru, seperti teh herbal, teh organik, teh&#13;
artisan, dan teh spesial (specialty tea) yang memenuhi kecenderungan&#13;
minat pasar global. Produk teh pun mulai beragam. Selain teh hitam yang&#13;
masih menguasai, produk teh hijau dan herbal ternyata menunjukkan&#13;
pertumbuhan yang nyata. ...
</description>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/171817">
<title>Aspergillus : Gangguan Kesehatan Yang Disebabkannya Dan Teknik Diagnostik</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/171817</link>
<description>Aspergillus : Gangguan Kesehatan Yang Disebabkannya Dan Teknik Diagnostik
Pribadi, Eko Sugeng; Ekasari, Iriana
Kapang genus Aspergillus merupakan kapang cosmopolitan karena spora&#13;
genus ini sangat mudah terdapat di semua ruang di atas permukaan bumi.&#13;
Genus Aspergillus merupakan cendawan (fungi) umum dan tersebar luas.&#13;
Genus ini sering disebut sebagai kapang kosmopolitan karena keberadaannya&#13;
hampir di seluruh ruang di bumi ini. Kandungan spora genus ini di udara&#13;
dapat mencapai antara 0,2 dan 15 konidia/m3 dan hingga 107 konidia/&#13;
m3 (Ledoux dan Herbrecht 2023). Mereka sering tumbuh sebagai saprofit&#13;
pada bahan organik yang membusuk. Genus Aspergillus tersebar luas.&#13;
Mereka ditemukan di berbagai jenis substrat seperti kotoran hewan dan&#13;
jaringan manusia. Mereka tersebar di seluruh wilayah geografik dan keadaan&#13;
iklim di seluruh dunia. Penyebaran genus Aspergillus di seluruh dunia&#13;
mendukung pembentukan konidia, yang merupakan bagian umum udara,&#13;
yang bergerak atau melayang melalui arus udara dan menyebar baik jarak&#13;
pendek maupun jauh. Mereka berkecambah ketika konidia terjatuh pada&#13;
substrat dengan keadaan yang sesuai. Mereka mengkolonisasi substrat melalui&#13;
proses penghancuran (degradation). Tanaman dan hasil pertanian, terutama&#13;
pangan dan pakan, merupakan substrat umum bagi genus Aspergillus dan&#13;
menyebabkan pembusukan, atau kerusakan tanaman dan produk pertanian. ...
</description>
<dc:date>2025-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/160229">
<title>Salah Kaprah Berlalu Lintas Di Indonesia</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/160229</link>
<description>Salah Kaprah Berlalu Lintas Di Indonesia
Pribadi, Eko S.; Deskiharto, Arman
Buku ini ditulis berdasarkan pengalaman dan pengamatan selama di jalan. Selama ini hanya&#13;
iseng saja mencatat kesalah-kaprahan yang dilihat dan akibat yang dialami. Akan tetapi,&#13;
setelah dikumpulkan ternyata cukup banyak salah kaprah yang terjadi. Tergelitik pikiran&#13;
ini untuk menulisnya karena kesalahan-kesalahan yang dianggap sepele sebenarnya cukup&#13;
membahayakan.&#13;
Penulis pun sadar tidak mudah untuk menyadarkan seluruh pengemudi yang melakukan&#13;
kesalah-kaprahan tersebut karena hal ini menjadi ranah hukum bagi aparat penegak hukum.&#13;
Sementara ini, aparat Penulis nilai lebih mengedepankan sikap toleransi.&#13;
Di lain sisi, masyarakat kini menganggap salah kaprah sebagai kesalahan yang sepele. Mereka&#13;
beranggapan nantinya akan hilang sendiri. Namun, tidak demikian bagi Penulis. Tidak ada&#13;
ruang untuk melakukan kesalahan di jalan raya karena dampaknya sangat berbahaya. Selain&#13;
dapat mencelakai diri sendiri, juga akan mencelakai pengguna jalan lainnya. Meninggal&#13;
karena kecelakaan lalu lintas mungkin hanya menyisakan masalah sebentar. Tetapi, tidak&#13;
demikian jika terjadi cacat seumur hidup.&#13;
Oleh karena itulah, Penulis menguraikan sejumlah Salah Kaprah Berlalu-lintas di Indonesia&#13;
yang bertujuan agar masyarakat memahaminya.
</description>
<dc:date>2024-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</rdf:RDF>
