<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rdf:RDF xmlns="http://purl.org/rss/1.0/" xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<channel rdf:about="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/43">
<title>Biology</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/43</link>
<description/>
<items>
<rdf:Seq>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/162985"/>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/162982"/>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/160380"/>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/160379"/>
</rdf:Seq>
</items>
<dc:date>2026-04-12T11:34:26Z</dc:date>
</channel>
<item rdf:about="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/162985">
<title>Budidaya Tanaman Hortikultura CV. Benih Dramaga, Bogor, Jawa Barat</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/162985</link>
<description>Budidaya Tanaman Hortikultura CV. Benih Dramaga, Bogor, Jawa Barat
Dorly
Praktik lapang merupakan salah satu mata kuliah dari departemen Biologi FMIPA IPB&#13;
yang bertujuan memberikan pengalaman dan keterampilan bagi mahasiswa mengenai&#13;
kondisi, persyaratan, dan tuntutan lingkungan profesi secara luas. Hal ini sejalan dengan&#13;
program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang dirancang oleh Menteri&#13;
Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia untuk memperluas pengetahuan mahasiswa di&#13;
berbagai bidang ilmu serta dunia kerja. Mata kuliah praktik lapang memberikan kesempatan&#13;
pada mahasiswa untuk mempelajari aspek manajemen dan keteknikan di berbagai institusi,&#13;
seperti institusi pemerintah (perusahaan negara, BUMN, lembaga penelitian) ataupun Swasta&#13;
(industri, konsultan, perkebunan). Salah satu institusi yang menyediakan tempat praktik&#13;
lapang bagi mahasiswa adalah CV Benih Dramaga. CV Benih Dramaga merupakan mitra&#13;
industri yang berada di STP IPB (Science Techno Park IPB), instansi ini berfokus pada&#13;
perkebunan hortikultura, pengembangan produk produk dan perbenihan.&#13;
Pengembangan produk hortikultura merupakan produk yang sangat dibutuhkan secara&#13;
berkelanjutan oleh masyarakat Indonesia dan dunia. Jumlah penduduk Indonesia yang besar&#13;
sesungguhnya merupakan peluang bagi pasar domestik yang potensial apabila promosi akan&#13;
pentingnya mengkonsumsi produk hortikultura yang meliputi, pengetahuan, apresiasi serta&#13;
taraf hidup masyarakat bisa ditingkatkan. Hortikultura adalah salah satu cabang dari ilmu&#13;
pertanian yang mempelajari budidaya buah-buahan, sayuran maupun tanaman hias.&#13;
Hortikultura berasal dari kata “hortus” yang berarti kebun dan “colere” berarti budidaya&#13;
(Pitaloka 2017). Produk hortikultura merupakan salah satu komoditas pertanian yang&#13;
mempunyai potensi serta peluang untuk dikembangkan sehingga menjadi produk unggulan&#13;
yang mampu meningkatkan kesejahteraan petani di Indonesia, baik produk hortikultura yang&#13;
tergolong produk buah buahan, sayur sayuran, obat obatan maupun tanaman hias.&#13;
Dalam usaha pertanian benih dan bibit merupakan komponen vital atau komponen&#13;
penting dalam proses usaha pertanian. Hal ini disebabkan dalam benih terkandung potensi&#13;
genetik produksi yang akan memberikan hasil usaha pertanian. Sebaik apa pun faktor&#13;
lingkungan, seperti ketersediaan unsur hara dan lainnya, ketika potensi benihnya rendah,&#13;
maka rendah pula&#13;
produksinya. Maka, persoalan benih harus mendapatkan perhatian lebih dalam meningkatkan&#13;
produktivitas pertanian-perbenihan (Chan 2021). Penanganan khusus diperlukan untuk&#13;
menjaga kualitas produk. Penanganan pasca panen yang meliputi sortasi, grading&#13;
(pengkelasan) dan pengemasan sangatlah penting, hal ini terkait dengan upaya&#13;
mempertahankan mutu produk. ...
</description>
<dc:date>2025-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/162982">
<title>Tanaman Herbal Untuk Memelihara Daya Tahan Tubuh Di Masa Pandemi Covid-19</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/162982</link>
<description>Tanaman Herbal Untuk Memelihara Daya Tahan Tubuh Di Masa Pandemi Covid-19
Dorly
Kondisi pandemi Covid-19 (Coronavirus disease 2019) di Indonesia memasuki&#13;
gelombang kedua pasca penurunan kurva kasus positif Covid-19 pada akhir&#13;
bulan Januari 2021. Penularannya yang cepat menyebabkan kasus Covid-19 ini&#13;
terus meningkat. Tubuh memerlukan sistem imun yang kuat agar dapat terhindar&#13;
dari infeksi Coronavirus. Sistem imun yang kuat dapat didukung dengan&#13;
mengonsumsi bahan pangan yang mengandung imunomodulator.&#13;
Imunomodulator merupakan senyawa yang dapat memperbaiki sistem imun&#13;
tubuh. Senyawa tersebut dapat ditemukan pada beberapa tanaman herbal. Oleh&#13;
karena itu, penelitian bertujuan mengidentifikasi jenis-jenis tanaman penghasil&#13;
senyawa imunomodulator yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk&#13;
memelihara daya tahan tubuh di masa pandemi Covid-19. Metode penelitian&#13;
dilakukan dengan pengamatan di Desa Semplak Barat dan Desa Benteng,&#13;
Kabupaten Bogor serta Kelurahan Situgede, Kota Bogor. Tanaman herbal hasil&#13;
pengamatan dari tiga daerah tersebut dianalisis dan dikelompokkan berdasarkan&#13;
data hasil studi pustaka secara daring untuk mengetahui bagian tanaman yang&#13;
dapat digunakan, kegunaan, cara pemanfaatan, serta senyawa bioaktif utama&#13;
yang berperan sebagai imunomodulator. Berdasarkan hasil pengamatan telah&#13;
teridentifikasi 27 tanaman herbal yang berasal dari 21 Famili berpotensi untuk&#13;
memelihara daya tahan tubuh karena mengandung senyawa imunomodulator.&#13;
Senyawa bioaktif bersifat imunomodulator yang terkandung pada tanaman&#13;
tersebut, yaitu flavonoid, alkaloid, saponin, tanin, lignan, steroid, terpenoid,&#13;
kurkumin, gingerol, fenolik, eugenol, minyak atsiri, dan asam rosmarinat. Bagian&#13;
tanaman yang dapat dimanfaatkan adalah rimpang, daun, bunga, dan buah.
</description>
<dc:date>2025-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/160380">
<title>Anatomi Daun Lima Jenis Anggota Suku Asteraceae Di Situ Gunung</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/160380</link>
<description>Anatomi Daun Lima Jenis Anggota Suku Asteraceae Di Situ Gunung
Dorly
Situ Gunung yang termasuk ke dalam Kawasan Taman Nasional Gunung&#13;
Gede Pangrango memiliki keragaman tumbuhan yang tinggi. Salah satunya&#13;
adalah suku Asteraceae. Penelitian ini bertujuan mempelajari struktur anatomi&#13;
sayatan paradermal daun dari lima jenis anggota suku Asteraceae yaitu:&#13;
sintrong, teklan, kenikir-kenikiran, tempuyung dan seruni laut di Taman Wisata&#13;
Alam Situ Gunung. Lekukan dinding sel epidermis pada sisi adaksial kelima jenis&#13;
tumbuhan berlekuk dangkal, sedangkan sisi abaksial berlekuk dalam kecuali&#13;
pada tempuyung dijumpai berlekuk dangkal. Kelima jenis tumbuhan memiliki&#13;
stomata di kedua sisi adaksial dan abaksial. Tipe stomata pada sisi adaksial dan&#13;
abaksial daun yang paling dominan dijumpai adalah anomositik. Ukuran,&#13;
kerapatan, dan indeks stomata pada kelima jenis tumbuhan bervariasi. Pada&#13;
sintrong, teklan, kenikir-kenikiran dan seruni laut dijumpai trikoma sedangkan&#13;
pada tempuyung tidak memiliki trikoma.
</description>
<dc:date>2024-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/160379">
<title>Tanaman Obat Zingiberaceae Di Lingkungan Sekitar Tempat Tinggal</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/160379</link>
<description>Tanaman Obat Zingiberaceae Di Lingkungan Sekitar Tempat Tinggal
Dorly
Zingiberaceae atau biasa dikenal masyarakat Indonesia sebagai temu-temuan&#13;
merupakan tanaman yang banyak tumbuh dan digunakan untuk berbagai macam&#13;
keperluan, terutama obat-obatan. Obat tradisional seperti jamu maupun obat&#13;
modern di Indonesia hampir semuanya berasal dari tanaman famili&#13;
Zingiberaceae. Tanaman Zingiberaceae mengandung zat kimia (minyak atsiri).&#13;
Selain dimanfaatkan sebagai obat-obatan, Zingiberaceae juga dimanfaatkan oleh&#13;
masyarakat antara lain sebagai bahan rempah-rempah, bumbu masak, tanaman&#13;
hias, bahan kosmetik, bahan minuman, bahan tonik rambut, penunjang upacara&#13;
adat dan sebagainya. Banyaknya manfaat menjadikan Zingiberaceae sebagai&#13;
jenis tumbuhan yang memiliki kedudukan cukup penting dalam kehidupan&#13;
masyarakat Indonesia. Tiga anggota Zingiberaceae yang sering dimanfaatkan&#13;
oleh masyarakat sebagai tanaman obat yaitu kunyit (Curcuma domestica), jahe&#13;
(Zingiber officinale) dan kencur (Kaempferia galanga). Penelitian ini bertujuan&#13;
mengetahui manfaat tanaman famili Zingiberaceae yang ada di lingkungan sekitar&#13;
tempat tinggal sebagai obat. Analisis data dilakukan dengan analisis deskriptif.&#13;
Data disajikan dalam bentuk deskripsi, tabel, dan dokumentasi. Hasil penelitian&#13;
menunjukan ada lima jenis Zingiberaceae di lingkungan sekitar tempat tinggal di&#13;
Kabupaten Tangerang dan empat jenis di sekitar tempat tinggal di Kota Banjar.&#13;
Zingiberaceae yang ditemukan disekitar tempat tinggal sengaja ditanam di pot&#13;
atau lahan kosong. Anggota Zingiberaceae yang ditemukan yaitu jahe (Zingiber&#13;
officinale), kunyit (Curcuma domestica), kencur (Kaempferia galanga), temu kunci&#13;
(Boesenbergia rotunda), dan lengkuas (Alpinia galanga). Zingiberaceae paling&#13;
banyak dimanfaatkan menjadi bahan baku industri jamu dan farmasi sebagai&#13;
obat-obatan.
</description>
<dc:date>2024-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</rdf:RDF>
