<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rdf:RDF xmlns="http://purl.org/rss/1.0/" xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<channel rdf:about="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/25">
<title>Undergraduate Theses</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/25</link>
<description>Undergraduate theses of IPB's bachelor student</description>
<items>
<rdf:Seq>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173402"/>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173401"/>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173400"/>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173399"/>
</rdf:Seq>
</items>
<dc:date>2026-06-14T03:01:39Z</dc:date>
</channel>
<item rdf:about="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173402">
<title>Pengembangan Modul Top Up Kuota Internet Satelit Berbasis Mobile untuk Otomatisasi Transaksi</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173402</link>
<description>Pengembangan Modul Top Up Kuota Internet Satelit Berbasis Mobile untuk Otomatisasi Transaksi
SAPUTRA, FAUZI ADI
Pengembangan modul top up kuota internet satelit berbasis aplikasi mobile LiteNet dilakukan untuk mengatasi permasalahan top up kuota dengan transaksi manual yang memakan waktu 1–2 hari kerja dan memiliki tingkat kesalahan input data sebesar 1%. Aplikasi ini dibangun menggunakan framework Flutter, clean architecture, dan metode Rapid Application Development (RAD) untuk mengotomatisasi proses dan meningkatkan kualitas layanan. Hasil pengujian kinerja menunjukkan percepatan waktu penyelesaian total transaksi hingga kuota aktif terpangkas menjadi rata-rata 12,45 detik, yang setara dengan peningkatan efisiensi lebih dari 5.727 kali lipat dibandingkan durasi manual 24 jam. Selain itu, dari 30 transaksi uji coba, tingkat kesalahan input data tercapai 0%, melampaui target penurunan di bawah 1%. Kepatuhan clean architecture juga terverifikasi sempurna (100%) dengan kelulusan penuh (100%) dari total 234 unit test.; The development of the LiteNet mobile application-based satellite internet quota top-up module was conducted to address issues in manual top-up transactions, which typically take 1-2 working days and have a 1% data input error rate. This application was built using the Flutter framework, Clean Architecture, and the Rapid Application Development (RAD) method to automate processes and improve service quality. Performance testing results indicate an acceleration in total transaction completion time until the quota is activated, reducing it to an average of 12,45 seconds. This represents an efficiency increase of over 5.727 times compared to the 24-hour manual duration. Furthermore, across 30 test transactions, the data input error rate reached 0%, surpassing the reduction target of below 1%. Compliance with Clean Architecture was also perfectly verified (100%), with a full pass rate (100%) from a total of 234 unit tests.
</description>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173401">
<title>Analisis Kelayakan Pengembangan Usaha pada Unit Bisnis Hidroponik Nusantara</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173401</link>
<description>Analisis Kelayakan Pengembangan Usaha pada Unit Bisnis Hidroponik Nusantara
Bilqis
Hidroponik Nusantara merupakan perusahaan agribisnis yang berfokus pada budidaya sayuran hidroponik, khususnya bayam hijau dan pakcoy. Produksi saat ini belum mampu memenuhi permintaan pasar secara optimal karena keterbatasan kapasitas produksi. Penelitian ini bertujuan menyusun perencanaan pengembangan usaha melalui penambahan instalasi Nutrient Film Technique (NFT) berdasarkan aspek nonfinansial dan finansial, serta penjadwalan proyek pembangunan instalasi NFT. Metode yang digunakan adalah analisis Kelayakan Bisnis dan Program Evaluation and Review Technique (PERT) dan Critical Path Method (CPM). Hasil menunjukkan bahwa ketiga skenario pengembangan usaha, dinyatakan layak secara aspek nonfinansial dan finansial. Skenario pertama produksi bayam hijau 100% merupakan alternatif terbaik dengan NPV Rp487.027.215; IRR 33%; Net B/C 2,53; Gross B/C 1,37; dan Payback Period 4 tahun 1 bulan. Penjadwalan proyek pembangunan instalasi NFT dapat diselesaikan dalam waktu 59 hari.; Hidroponik Nusantara is an agribusiness company that focuses on the cultivation of hydroponic vegetables, especially green spinach and pakcoy. Current production is not able to meet market demand optimally due to limited production capacity. This research aims to prepare business development plans through the addition of Nutrient Film Technique (NFT) installations based on nonfinancial and financial aspects, as well as the scheduling of NFT installation construction projects. The methods used are Business Feasibility analysis and Program Evaluation and Review Technique (PERT) and Critical Path Method (CPM). The results show that the three business development scenarios are declared feasible in terms of non-financial and financial aspects. The first scenario is that 100% green spinach production is the best alternative with an NPV of Rp487.027.215; IRR 33%; Net B/C 2.53; Gross B/C 1.37; and Payback Period 4 years and 1 month. The scheduling of the NFT installation construction project can be completed within 59 days.
</description>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173400">
<title>Strategi Pemilihan Skema Pembiayaan  Scale-up Kandang Closed House Portabel di PT Zara Propertifarm Indonesia</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173400</link>
<description>Strategi Pemilihan Skema Pembiayaan  Scale-up Kandang Closed House Portabel di PT Zara Propertifarm Indonesia
Labibah, Lintang Ashfa Ashxia
Meningkatnya kebutuhan protein hewani mendorong adanya pengembangan &#13;
usaha peternakan, namun keterbatasan dalam menyediakan sarana produksi kandang &#13;
dan akses pembiayaan menjadi kendala utama bagi PT Zara Propertifarm Indonesia &#13;
untuk memenuhi permintaan dengan melakukan scale-up kandang closed house &#13;
portabel. Penelitian ini bertujuan untuk memvalidasi bahwa strategi pencarian skema &#13;
pembiayaan sebagai prioritas perusahaan saat ini, mengidentifikasi alternatif skema &#13;
pembiayaan yang relevan, serta menilai kelayakan finansial masing-masing skema. &#13;
Metode analisis yang digunakan meliputi analisis IFE-EFE, IE, matriks SWOT, &#13;
matriks QSPM, analisis deskriptif alternatif, dan analisis finansial. Hasil penelitian &#13;
menunjukkan bahwa skema equity crowdfunding melalui platform Santara menjadi &#13;
skema yang diprioritaskan karena memberikan return tinggi dengan risiko relatif &#13;
rendah. Pembiayaan inovatif berbasis ekuitas dinilai lebih sesuai untuk mendukung &#13;
pemenuhan ekspansi dan pertumbuhan usaha secara berkelanjutan.; The growing demand for animal protein has driven the development of &#13;
poultry businesses; however, limitations in providing housing facilities and access &#13;
to financing have become major obstacles for PT Zara Propertifarm Indonesia in &#13;
meeting this demand through the scaling up of portable closed house facilities. This &#13;
study aims to validate that the strategy of seeking financing schemes is the &#13;
company’s current priority, to identify relevant alternative financing schemes, and &#13;
to assess the financial feasibility of each scheme. The analytical methods used &#13;
include IFE-EFE analysis, IE analysis, SWOT matrix, QSPM matrix, descriptive &#13;
analysis of alternatives, and financial analysis. The results of the study indicate that &#13;
the equity crowdfunding scheme via Santara platform is the preferred option &#13;
because it offers high returns with relatively low risk. Innovative equity based &#13;
financing is considered more suitable for supporting sustainable business expansion &#13;
and growth.
</description>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173399">
<title>Inovasi Pelet Ikan Menggunakan Limbah Sayur dan Lemna sp. untuk Meningkatkan Efisiensi Pakan Budidaya Ikan Nila Oreochromis niloticus</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173399</link>
<description>Inovasi Pelet Ikan Menggunakan Limbah Sayur dan Lemna sp. untuk Meningkatkan Efisiensi Pakan Budidaya Ikan Nila Oreochromis niloticus
Maharani, Evita
Feed is a determining factor in growth and constitutes the largest cost in &#13;
production, reaching 60–70%. This is a problem that must be addressed by fish &#13;
farmers in Indonesia in order to streamline production. One way to overcome this &#13;
problem is to make fish feed from alternative raw materials that are cheaper and &#13;
easier to obtain in the local market. The objective of this aquaculture project is to &#13;
produce and evaluate the results of an innovative alternative feed product in the &#13;
form of pellets made from a combination of kangkung vegetable waste, papaya &#13;
leaves, cassava leaves, and Lemna sp. aquatic weeds, which can be used in the &#13;
cultivation of Oreochromis niloticus tilapia. This project was carried out in &#13;
several stages, namely market survey, pellet production, and pellet testing on a &#13;
cultivation scale. The results of the fisheries project show that this innovation of &#13;
pellets made from vegetable waste and Lemna sp. is able to increase feed &#13;
efficiency in tilapia cultivation by 74,45%. The resulting product has been proven &#13;
to be a high-nutrient pellet that meets the nutritional needs of tilapia.; Pakan merupakan faktor penentu pertumbuhan dan merupakan biaya &#13;
terbesar dalam produksi mencapai 60–70%. Hal ini menjadi permasalahan yang &#13;
harus diatasi oleh para pembudidaya ikan di Indonesia dalam mengefisiensikan &#13;
produksi. Salah satu cara untuk mengatasi masalah ini adalah dengan membuat &#13;
pakan ikan dengan bahan baku alternatif yang lebih murah dan mudah diperoleh &#13;
di pasar lokal. Tujuan projek perikanan budidaya ini yaitu untuk menghasilkan &#13;
dan mengevaluasi inovasi produk pakan buatan alternatif berupa pelet dengan &#13;
bahan baku menggunakan kombinasi limbah sayur kangkung, daun pepaya, daun &#13;
singkong, dan gulma air Lemna sp. yang dapat digunakan dalam budidaya ikan &#13;
nila Oreochromis niloticus. Projek ini dilaksanakan dengan beberapa tahapan &#13;
yaitu survei pasar, pembuatan pelet, dan pengujian pelet dalam skala budidaya. &#13;
Hasil projek perikanan menunjukkan bahwa inovasi pelet dengan limbah sayur &#13;
dan Lemna sp. ini mampu meningkatkan efisiensi pakan pada budidaya ikan nila &#13;
sebesar 74,45%. Produk yang dihasilkan telah terbukti menjadi produk pelet &#13;
dengan kandungan nutrisi tinggi yang sesuai dengan kebutuhan ikan nila.
</description>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</rdf:RDF>
