<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rdf:RDF xmlns="http://purl.org/rss/1.0/" xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<channel rdf:about="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/19">
<title>Strategic Issue Studies</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/19</link>
<description/>
<items>
<rdf:Seq>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/161870"/>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/116586"/>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/113079"/>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/112804"/>
</rdf:Seq>
</items>
<dc:date>2026-04-04T16:21:32Z</dc:date>
</channel>
<item rdf:about="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/161870">
<title>Cetak Biru Asesmen Mata Kuliah</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/161870</link>
<description>Cetak Biru Asesmen Mata Kuliah; mk. MIKROBIOLOGI (SBM1241)
Pribadi, Eko Sugeng
Asesmen (Assessment) adalah kegiatan untuk memperoleh keterangan tentang&#13;
kompetensi dan performa kandidat atau mahasiswa (Schuwirth dan Van der Vleuten, 2014).&#13;
Pelaksanaan asesmen disesuaikan dengan tujuan pembelajaran dalam ranah pengetahuan,&#13;
psikomotor, dan pengaruhnya dalam sikap (affective). Tingkat tujuan yang ingin dicapai akan&#13;
mempengaruhi metode asesmen yang dipilih dan pembuatan soal. Ada enam tingkatan ranah&#13;
pengetahuan seperti yang dinyatakan oleh Anderson dan Krathwohl, 2001).
</description>
<dc:date>2025-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/116586">
<title>Metode Sampling Hewan Rodensia</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/116586</link>
<description>Metode Sampling Hewan Rodensia
Pristihadi, Diah Nugrahani; Fadholli, Amaq
</description>
<dc:date>2022-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/113079">
<title>Karakterisasi Berbagai Sistem Pembibitan Ternak Sapi Potong Di Indonesia</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/113079</link>
<description>Karakterisasi Berbagai Sistem Pembibitan Ternak Sapi Potong Di Indonesia
Putra, Bramada Winiar
Peternakan di Indonesia mengalami perkembangan yang sangat&#13;
memprihatinkan sampai saat ini. Pelaku usaha peternakan di Indonesia saat ini adalah&#13;
peternakan rakyat yang berkontribusi sebanyak 78% dalam pemasokan sapi. Usaha&#13;
peternakan sapi di indonesia yang berfokus pada sapi potong didominasi oleh&#13;
peternakan rakyat sebesar 4.204.213 orang yang menguasai lebih dari 98% ternak di&#13;
Indonesia, Peternakan rakyat memiliki pola (1) Rata-rata kepemilikan ternak rendah;&#13;
(2) Ternak digunakan sebagai tabungan hidup; (3) Ternak dipelihara dalam&#13;
pemukiman padat penduduk dan dikandangkan di belakang rumah; (4) Terbatas lahan&#13;
pemeliharaan sehingga pakan harus dicari di kawasan yang seringkali jauh dari&#13;
rumah; (5) Usaha beternak dilakukan secara turun temurun; (6) Jika Tidak ada modal&#13;
untuk membeli, peternak menggaduh dengan pola bagi hasil.&#13;
Peternak rakyat umumnya merupakan keluarga yang berniat untuk menternakan&#13;
hewan ternak nya sebagai sebbuah tabungan. Tabungan ini diharapkan dapat menambah&#13;
pemasukan tambahan untuk biaya kehidupan mereka. Komoditas yang mereka himpun&#13;
untuk beternak tidak lah banyak, kisaran kasar sekitas 8 sampai dengan 10 ekor per&#13;
ternak. Pola pemeliharaan yang dibatasi oleh lahan yang dimiliki dapat menjadi sebuah&#13;
alasan mengapa hewan yang mereka pelihara hanya kisaran 8 sampai dengan 10 ekor.&#13;
Pemeliharaan di pekarangan belakang rumah menjadi cara yang memungkinkan untuk&#13;
melakukan kegiatan beternak. Sistem yang berlaku dalam menjalan peternakan ini&#13;
umumnya merupakan sistem yang dianggap baik secara turun temurun. Hal ini terjadi&#13;
disebabkan oleh kurang nya pengetahuan yang didapatkan oleh peternak untuk&#13;
melakukan sistem yang lebih sistematik dan produktivitas yang lebih efektif.&#13;
Permasalahan krusial yang belum teratasi terutama pada aspek pembibitan yang&#13;
belum dikelola secara profesional. Beberapa sistem pembibitan telah dikembangkan di&#13;
Indoensia tetapi belum memberikan solusi yang signifikan dalam peningkatan populasi&#13;
ternak di Indonesia.
</description>
<dc:date>2022-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/112804">
<title>Pedoman Penulisan Resep Pada Kasus Ringworm Di Kucing</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/112804</link>
<description>Pedoman Penulisan Resep Pada Kasus Ringworm Di Kucing
Prasetyo, Bayu Febram
</description>
<dc:date>2022-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</rdf:RDF>
