<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rdf:RDF xmlns="http://purl.org/rss/1.0/" xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<channel rdf:about="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/162421">
<title>UF - Computer Science</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/162421</link>
<description/>
<items>
<rdf:Seq>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/174278"/>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/174078"/>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/174049"/>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173938"/>
</rdf:Seq>
</items>
<dc:date>2026-07-11T08:16:24Z</dc:date>
</channel>
<item rdf:about="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/174278">
<title>Implementasi EfficientNet-B0 Untuk Klasifikasi Citra Histopatologi Kanker Paru-Paru</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/174278</link>
<description>Implementasi EfficientNet-B0 Untuk Klasifikasi Citra Histopatologi Kanker Paru-Paru
Haura, Viragita Athaya
Kanker paru-paru merupakan penyebab utama kematian akibat kanker di&#13;
seluruh dunia, yang menyumbang sekitar 18,7% dari semua kematian akibat kanker&#13;
pada tahun 2022. Sehingga diagnosis dini melalui citra histopatologi menjadi sangat&#13;
krusial. Penelitian ini mengimplementasikan arsitektur EfficientNet-B0 untuk&#13;
klasifikasi citra histopatologi kanker paru pada kelas normal, adenocarcinoma, dan&#13;
squamous cell carcinoma. Melalui uji coba 24 konfigurasi hyperparameter, model&#13;
mencapai akurasi tertinggi sebesar 91% pada learning rate 0.0001 dan freeze rate&#13;
-3. Meskipun penggunaan Contrast Limited Adaptive Histogram Equalization&#13;
(CLAHE) menghasilkan akurasi statistik yang identik dengan tanpa CLAHE,&#13;
analisis Grad-CAM membuktikan bahwa CLAHE memberikan validitas klinis&#13;
yang lebih unggul. Heatmap pada model dengan CLAHE menunjukkan fokus&#13;
aktivasi yang lebih presisi pada massa tumor dan meminimalkan noise pada&#13;
jaringan sehat, sehingga lebih andal untuk kebutuhan diagnosa medis.; Lung cancer is the leading cause of cancer death worldwide, accounting for&#13;
approximately 18.7% of all cancer deaths in 2022. Therefore, early diagnosis&#13;
through histopathology images is crucial. This study implemented the EfficientNet-&#13;
B0 architecture for histopathology image classification of lung cancer into normal,&#13;
adenocarcinoma, and squamous cell carcinoma classes. Through testing 24&#13;
hyperparameter configurations, the model achieved a peak accuracy of 91% at a&#13;
learning rate of 0.0001 and a freeze rate of -3. Although the use of Contrast Limited&#13;
Adaptive Histogram Equalization (CLAHE) yielded identical statistical accuracy&#13;
to that without CLAHE, Grad-CAM analysis demonstrated superior clinical&#13;
validity. The heatmap of the CLAHE-enabled model demonstrated more precise&#13;
activation focus on tumor masses and minimized noise in healthy tissue, making it&#13;
more reliable for medical diagnostic purposes.
</description>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/174078">
<title>Pengujian Penetrasi Aplikasi Web XXX dan YYY Menggunakan Metodologi OWASP Web Application Security Testing</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/174078</link>
<description>Pengujian Penetrasi Aplikasi Web XXX dan YYY Menggunakan Metodologi OWASP Web Application Security Testing
ZAHRAN, MUHAMMAD
Seiring dengan banyaknya bisnis yang menggunakan internet untuk menawarkan produk dan layanan mereka, aplikasi berbasis web telah menjadi tulang punggung masyarakat digital modern kita. Namun, ketergantungan terhadap aplikasi web menarik perhatian dari pelaku jahat untuk menyelinap ke dalam sistem demi keuntungan pribadi. Pada tahun 2024, aplikasi web menjadi vektor aksi kebocoran data yang paling banyak digunakan oleh penyerang. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis kerentanan pada aplikasi XXX dan YYY, yang merupakan sistem informasi penting di lingkungan suatu perguruan tinggi. Pendekatan yang digunakan adalah pengujian penetrasi dengan metode OWASP Web Application Security Testing (WAST) berdasarkan panduan OWASP Web Security Testing Guide (WSTG). Hasil pengujian menunjukkan adanya kelemahan mendasar pada manajemen identitas dan kontrol akses, yang memungkinkan manipulasi role pengguna menjadi admin, serta inkonsistensi dalam implementasi role-based access control. Kerentanan XSS tersimpan memperparah keadaan karena memperluas permukaan serangan dengan lebih memungkinkan seorang pengguna biasa mendapatkan identitas pengguna lain sehingga dapat melakukan aksi di luar wewenangnya. Dan di luar kelemahan-kelemahan mendasar tersebut, ditemukan kerentanan yang paling fatal, yaitu kerentanan tingkat kritikal berupa remote command execution yang memungkinkan seorang pengguna mengambil alih server sepenuhnya.; As more businesses rely on the internet to offer their products and services, web-based applications have become the backbone of modern digital society. However, this dependence on web applications has also attracted malicious actors seeking to infiltrate systems for personal gain. In 2024, web applications became the most commonly exploited vector in data breach incidents. This study aims to identify and analyze vulnerabilities in the XXX dan YYY applications, which are critical information system within a higher education institution. The approach used in this research is penetration testing based on the OWASP Web Application Security Testing (WAST) methodology from the OWASP Web Security Testing Guide (WSTG). The testing results revealed fundamental weaknesses in identity management and access control, allowing users to manipulate their roles into administrator privileges, as well as inconsistencies in the implementation of role-based access control. Stored XSS vulnerabilities further worsen the situation by expanding the attack surface, enabling ordinary users to obtain other users' identities and perform actions beyond their authorized privileges. Beyond these fundamental weaknesses, the most severe finding was a critical remote command execution vulnerability that allowed a user to fully compromise the server.
</description>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/174049">
<title>Pengembangan Aplikasi Mobile Sistem Peringatan Dini Kebakaran Hutan dan Lahan</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/174049</link>
<description>Pengembangan Aplikasi Mobile Sistem Peringatan Dini Kebakaran Hutan dan Lahan
RAMADHAN, BIMA RIZQY
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) merupakan permasalahan lingkungan yang berdampak signifikan terhadap ekosistem, kesehatan masyarakat, dan aktivitas sosial-ekonomi. Oleh karena itu, sistem deteksi dini karhutla diperlukan untuk mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla. Penelitian ini bertujuan untuk membangun aplikasi mobile sistem peringatan dini karhutla berdasarkan titik panas prioritas dan pelaporan area rawan karhutla oleh Masyarakat Peduli Api (MPA). Pengembangan aplikasi dilakukan menggunakan metode Prototyping untuk mendukung iterasi dan penyempurnaan sistem berdasarkan kebutuhan pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi mobile berhasil dibangun dengan fungsi utama menyediakan informasi titik panas prioritas dan pelaporan karhutla oleh Masyarakat Peduli Api (MPA). Titik panas prioritas terdiri atas high risk hotspots, cluster hotspots, dan sequence hotspots yang ditentukan berdasarkan tingkat kepercayaan, pola pengelompokan spasial, dan kemunculan berulang. Aplikasi juga dilengkapi dengan fitur autentikasi pengguna, pemantauan titik panas, pelaporan kejadian, notifikasi peringatan dini, dan kamus istilah. Pengujian dilakukan menggunakan metode black box testing pada dua iterasi pengembangan. Iterasi pertama mencakup 77 skenario pengujian dengan tingkat keberhasilan 100 persen, sedangkan iterasi kedua mencakup 10 skenario pengujian dengan tingkat keberhasilan 100 persen. Evaluasi usability menggunakan Post-Study System Usability Questionnaire (PSSUQ) dilakukan pada iterasi pertama dengan 16 pertanyaan dan menghasilkan skor overall sebesar 1,78 dari skala 7. Hasil ini menunjukkan aplikasi berfungsi sesuai harapan dan diterima dengan baik oleh pengguna sehingga dapat mendukung upaya penanggulangan karhutla di Indonesia secara lebih optimal.; Forest and land fires are environmental issues that have significant impacts on ecosystems, public health, and socio-economic activities. Therefore, an early warning system is needed to support prevention and mitigation efforts. This study aims to develop a mobile-based early warning system application based on priority hotspots and reports of fire-prone areas submitted by Fire Care Community members. The application was developed using the Prototyping method to support iterative development and system refinement based on user requirements. The results show that the mobile application was successfully developed with the main functions of providing information on priority hotspots and facilitating fire incident reporting by Fire Care Community members. Priority hotspots consist of high-risk hotspots, cluster hotspots, and sequence hotspots, which are identified based on confidence levels, spatial clustering patterns, and recurring occurrences. The application is also equipped with user authentication, hotspot monitoring, incident reporting, early warning notifications, and a glossary feature. Testing was conducted using the black-box testing method across two development iterations. The first iteration included 77 test scenarios with a 100% success rate, while the second iteration included 10 test scenarios with a 100% success rate. Usability evaluation using the Post-Study System Usability Questionnaire (PSSUQ) was conducted during the first iteration with 16 questions and resulted in an overall score of 1.78 on a 7-point scale. These findings indicate that the application functions as expected and is well accepted by users, enabling more effective support for forest and land fire mitigation efforts in Indonesia.
</description>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173938">
<title>PEMBANGUNAN SISTEM INFORMASI PERINGATAN DINI KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173938</link>
<description>PEMBANGUNAN SISTEM INFORMASI PERINGATAN DINI KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN
Kautsar, Ivan Anugerah
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menjadi ancaman berulang di Indonesia dengan dampak ekologis, kesehatan, dan ekonomi yang signifikan. SIPONGI+ telah menyediakan informasi titik panas dan pemantauan karhutla, namun belum menyediakan visualisasi dan analisis titik panas secara terintegrasi berdasarkan pola spasial dan temporal, seperti klasifikasi titik panas kategori high-risk, cluster, dan sequence, serta identifikasi titik panas palsu berbasis analisis spasial-temporal. Selain itu, sistem tersebut juga belum mendukung integrasi laporan karhutla masyarakat dalam satu platform berbasis web. Penelitian ini bertujuan membangun sistem informasi peringatan dini (EWS) karhutla berbasis web yang memanfaatkan data titik panas SIPONGI+ melalui visualisasi peta interaktif, klasifikasi titik panas, pengelolaan laporan Masyarakat Peduli Api (MPA), filtering titik panas, dan fitur unduh laporan PDF. Keunggulan sistem yang dikembangkan adalah kemampuannya mengidentifikasi dan memvisualisasikan titik panas prioritas berdasarkan pola spasial dan temporal sehingga membantu pengguna dalam menentukan sasaran pemantauan dan pengecekan lapangan secara lebih cepat dan efisien. Pengembangan sistem dilakukan menggunakan metode Prototyping dengan framework Next.js dan diuji menggunakan metode Black-box testing melalui 45 test case oleh 2 orang mahasiswa Program Sarjana Ilmu Komputer SSMI IPB. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh fitur utama sistem berhasil berjalan sesuai kebutuhan dengan tingkat keberhasilan 100% tanpa ditemukan kesalahan fungsional.
</description>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</rdf:RDF>
