<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rdf:RDF xmlns="http://purl.org/rss/1.0/" xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<channel rdf:about="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/116">
<title>UF - Animal Disease and Veterinary Health</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/116</link>
<description/>
<items>
<rdf:Seq>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/179866"/>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/177959"/>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/177700"/>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/177697"/>
</rdf:Seq>
</items>
<dc:date>2026-09-01T11:11:31Z</dc:date>
</channel>
<item rdf:about="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/179866">
<title>Gambaran Kondisi Penjualan dan Jumlah Escherichia coli pada Daging Babi di Pasar Tradisional Manokwari, Papua Barat</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/179866</link>
<description>Gambaran Kondisi Penjualan dan Jumlah Escherichia coli pada Daging Babi di Pasar Tradisional Manokwari, Papua Barat
Fatem, Veterizana Angeline
Manokwari merupakan salah satu wilayah di Papua Barat dengan aktivitas&#13;
perdagangan daging babi yang tinggi. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi&#13;
kondisi penjualan dan menentukan jumlah cemaran E. coli pada daging babi di&#13;
Pasar Tradisional Manokwari. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan&#13;
pemeriksaan 30 sampel daging babi dari 10 penjual yang dipilih secara acak&#13;
sederhana. Jumlah E. coli ditentukan menggunakan metode Most Probable&#13;
Number. Hasil observasi menunjukkan bahwa seluruh lapak merupakan lapak&#13;
menetap yang berdekatan dengan selokan (100%), dan seluruh penjual tidak&#13;
mencuci tangan serta tidak menggunakan alat pelindung diri. Rata–rata jumlah E.&#13;
coli sebesar 24,83±15,68 MPN/g. Sebanyak 28 dari 30 sampel (93,33%) memiliki&#13;
jumlah E. coli yang melebihi batas maksimum yang digunakan sebagai acuan&#13;
berdasarkan SNI 7388:2009 tentang Batas Maksimum Cemaran Mikroba dalam&#13;
Pangan, yaitu &lt;3 MPN/g. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa sebagian&#13;
besar sampel daging babi yang dijual di Pasar Tradisional Manokwari belum&#13;
memenuhi batas maksimum cemaran mikroba.
</description>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/177959">
<title>IDENTIFIKASI DAN UJI RESISTANSI BAKTERI TERHADAP ANTIBIOTIK PADA SEMEN BEKU SAPI LOKAL</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/177959</link>
<description>IDENTIFIKASI DAN UJI RESISTANSI BAKTERI TERHADAP ANTIBIOTIK PADA SEMEN BEKU SAPI LOKAL
Maharani, Aura Dinda
Kontaminasi bakteri pada semen beku sapi dapat menurunkan kualitas&#13;
spermatozoa dan mengganggu keberhasilan inseminasi buatan. Penelitian ini&#13;
bertujuan mengidentifikasi bakteri yang terdapat pada semen beku sapi lokal serta&#13;
mengevaluasi resistansinya terhadap beberapa antibiotik yang umum digunakan&#13;
dalam pengencer semen. Sampel berupa empat straw semen beku sapi lokal&#13;
diisolasi pada media selektif dan nonselektif, kemudian diidentifikasi melalui&#13;
pengamatan morfologi koloni, pewarnaan Gram, uji KOH 3%, serta uji biokimia.&#13;
Uji resistansi antibiotik dilakukan menggunakan metode difusi cakram dan difusi&#13;
sumur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 16 isolat bakteri yang diperoleh terdiri&#13;
atas Klebsiella pneumoniae, Enterobacter cloacae, dan Staphylococcus&#13;
epidermidis. Isolat Gram negatif, terutama E. cloacae dan K. pneumoniae,&#13;
menunjukkan resistansi tinggi terhadap beberapa antibiotik yang diuji, sedangkan&#13;
S. epidermidis relatif lebih sensitif terhadap gentamisin dan streptomisin. Resistansi&#13;
tersebut diduga berkaitan dengan produksi enzim beta-laktamase, perubahan&#13;
permeabilitas membran, mekanisme pompa efluks, serta modifikasi target&#13;
antibiotik.; Bacterial contamination in frozen bovine semen can reduce spermatozoa&#13;
quality and interfere with the success of artificial insemination. This study aimed to&#13;
identify bacteria present in local bovine frozen semen and evaluate their resistance&#13;
to several antibiotics commonly used in semen extenders. Samples consisting of&#13;
four straws of local bovine frozen semen were isolated on selective and non-&#13;
selective media, then identified through colony morphology observation, Gram&#13;
staining, 3% KOH test, and biochemical tests. Antibiotic resistance testing was&#13;
conducted using disc diffusion and well diffusion methods. The results showed that&#13;
the bacterial 16 isolates obtained consisted of Klebsiella pneumoniae, Enterobacter&#13;
cloacae, and Staphylococcus epidermidis. Gram-negative isolates, particularly E.&#13;
cloacae and K. pneumoniae, exhibited high resistance to several tested antibiotics,&#13;
whereas S. epidermidis was relatively more sensitive to gentamicin and&#13;
streptomycin. This resistance was presumed to be associated with beta-lactamase&#13;
enzyme production, changes in membrane permeability, efflux pump mechanisms,&#13;
and modification of antibiotic targets.
</description>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/177700">
<title>Deteksi Gen Resistansi Antibiotik Makrolida pada Isolat Escherichia coli dari Kotoran Sapi Perah di Kota Bogor</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/177700</link>
<description>Deteksi Gen Resistansi Antibiotik Makrolida pada Isolat Escherichia coli dari Kotoran Sapi Perah di Kota Bogor
Wirasandi, Mutiara Putri
Resistansi antimikrob merupakan ancaman global bagi kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan. Peternakan sapi perah berpotensi menjadi reservoir bakteri resistan akibat penggunaan antibiotik. Penelitian ini bertujuan mendeteksi gen resistansi makrolida pada isolat Escherichia coli dari kotoran sapi perah di Kota Bogor. Sampel diambil dari 15 peternakan di Kelurahan Kebon Pedes yang telah dikonfirmasi pada penelitian sebelumnya. Kemudian dilakukan deteksi gen resistansi dengan MinION Oxford Nanopore Technologies dan dilanjutkan analisis bioinformatika. Hasil menunjukkan 13 dari 15 isolat (86,67%) membawa gen resistansi makrolida, dengan gen mef(B)_1 terdeteksi di 7 peternakan (46,97%) dan gen mph(A)_2 terdeteksi di 6 peternakan (40,02%) Gen mef(B)_1 lebih dominan pada isolat E. coli dibandingkan gen mph(A)_2 dan kedua gen umumnya berada pada plasmid. Temuan ini menunjukkan bahwa lingkungan peternakan sapi perah berpotensi menjadi reservoir gen resistansi makrolida.
</description>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/177697">
<title>Deteksi Gen Resistansi Antibiotik Makrolida pada Isolat Escherichia coli dari Kotoran Sapi Perah di Kota Bogor</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/177697</link>
<description>Deteksi Gen Resistansi Antibiotik Makrolida pada Isolat Escherichia coli dari Kotoran Sapi Perah di Kota Bogor
Wirasandi, Mutiara Putri
Resistansi antimikrob merupakan ancaman global bagi kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan. Peternakan sapi perah berpotensi menjadi reservoir bakteri resistan akibat penggunaan antibiotik. Penelitian ini bertujuan mendeteksi gen resistansi makrolida pada isolat Escherichia coli dari kotoran sapi perah di Kota Bogor. Sampel diambil dari 15 peternakan di Kelurahan Kebon Pedes yang telah dikonfirmasi pada penelitian sebelumnya. Kemudian dilakukan deteksi gen resistansi dengan MinION Oxford Nanopore Technologies dan dilanjutkan analisis bioinformatika. Hasil menunjukkan 13 dari 15 isolat (86,67%) membawa gen resistansi makrolida, dengan gen mef(B)_1 terdeteksi di 7 peternakan (46,97%) dan gen mph(A)_2 terdeteksi di 6 peternakan (40,02%) Gen mef(B)_1 lebih dominan pada isolat E. coli dibandingkan gen mph(A)_2 dan kedua gen umumnya berada pada plasmid. Temuan ini menunjukkan bahwa lingkungan peternakan sapi perah berpotensi menjadi reservoir gen resistansi makrolida.
</description>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</rdf:RDF>
