<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rdf:RDF xmlns="http://purl.org/rss/1.0/" xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<channel rdf:about="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/108">
<title>UF - Nutrition Science and Feed Technology</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/108</link>
<description/>
<items>
<rdf:Seq>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/179977"/>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/179951"/>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/179913"/>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/179887"/>
</rdf:Seq>
</items>
<dc:date>2026-09-22T03:07:13Z</dc:date>
</channel>
<item rdf:about="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/179977">
<title>Skripsi a.n ALLENDRA BAYU RESTU PUTRA (D2401221024)</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/179977</link>
<description>Skripsi a.n ALLENDRA BAYU RESTU PUTRA (D2401221024)
PUTRA, ALLENDRA BAYU RESTU
Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental untuk mengevaluasi&#13;
pengaruh rasio cacahan rumput gajah yang berbeda dalam Total Mixed Ration&#13;
(TMR) terhadap karakteristik fisikokimia serta akseptabilitas pada domba.&#13;
Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan tiga perlakuan&#13;
dan empat kelompok, yaitu kombinasi ukuran cacahan dengan rasio panjang:&#13;
sedang: pendek ((=40 mm: 20 mm: =8 mm) P1 (10:50:40), P2 (20:60:20), dan P3&#13;
(30:70:0). Hasil menunjukkan bahwa perlakuan berpengaruh sangat nyata terhadap&#13;
compressed bulk density, kerapatan tumpukan, kerapatan padatan tumpukan,&#13;
Neutral Detergent Fiber (NDF), akseptabilitas, dan physically effective neutral&#13;
detergent fiber (peNDF) (P&lt;0,01). Nilai peNDF meningkat seiring bertambahnya&#13;
proporsi partikel kasar, dengan kisaran 14,59%–53,70%. Simpulan penelitian ini&#13;
adalah peningkatan rasio cacahan hijauan panjang dan sedang mampu&#13;
meningkatkan efektivitasfisik serat pada Total Mixed Ration (TMR) yang berpotensi&#13;
meningkatkan aktivitas ruminasi pada ternak ruminansia.; This study was an experimental study conducted to evaluate the effects of&#13;
different chopping ratios of elephant grass in Total Mixed Ration (TMR) on its&#13;
physicochemical characteristics and acceptability in sheep. The study used a&#13;
Randomized Block Design (RBD) with three treatments and four blocks, consisting&#13;
of different combinations of particle sizes at long:medium:short ratios ((=40 mm:&#13;
20 mm: =8 mm): P1 (10:50:40), P2 (20:60:20), and P3 (30:70:0). The results&#13;
showed that the treatments had a highly significant effect on compressed bulk&#13;
density, bulk density, packed bulk density, Neutral Detergent Fiber (NDF),&#13;
acceptability, and physically effective Neutral Detergent Fiber (peNDF) (P&lt;0.01).&#13;
The peNDF value increased with increasing proportions of coarse particles, ranging&#13;
from 14.59%–53.70%. The conclusion of this research is increasing the proportion&#13;
of long and medium forage particles improved the physical effectiveness of fiber in&#13;
the Total Mixed Ration (TMR), potentially enhancing rumination activity in&#13;
ruminant livestock.
</description>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/179951">
<title>OPTIMASI PENAMBAHAN PUPUK KANDANG SAPI PERAH DAN SAPI PEDAGING UNTUK PEMBIBITAN ALFALFA (Medicago sativa L.)</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/179951</link>
<description>OPTIMASI PENAMBAHAN PUPUK KANDANG SAPI PERAH DAN SAPI PEDAGING UNTUK PEMBIBITAN ALFALFA (Medicago sativa L.)
Togu, Yesyurun Victor
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh jenis dan dosis pupuk kandang sapi perah dan sapi pedaging terhadap pertumbuhan bibit alfalfa (Medicago sativa L.). Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial 2 × 5 dengan 10 ulangan, terdiri atas dua jenis pupuk kandang dan lima dosis, yaitu 0%, 5%, 10%, 15%, dan 20%. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, diameter batang, jumlah cabang, dan jumlah daun. Hasil menunjukkan bahwa jenis pupuk kandang tidak memberikan pengaruh berbeda nyata terhadap seluruh parameter pertumbuhan. Peningkatan dosis hingga 20% meningkatkan tinggi tanaman dan jumlah cabang secara nyata, sedangkan diameter batang dan jumlah daun tidak menunjukkan peningkatan nyata. Korelasi menunjukkan hubungan sangat kuat antara dosis pupuk kandang sapi perah dan jumlah cabang (r&#13;
= 0,96), serta hubungan kuat antara pupuk kandang sapi pedaging dan tinggi tanaman (r = 0,77). Simpulan dari penelitian ini adalah dosis pupuk kandang 20% efektif mendukung pertumbuhan vegetatif awal bibit alfalfa.; This study aimed to analyze the effects of manure type and application rate of dairy and beef cattle manure on the growth of alfalfa (Medicago sativa L.) seedlings. A 2 × 5 factorial Completely Randomized Design (CRD) with 10 replications was used, consisting of two manure types and five application rates: 0%, 5%, 10%, 15%, and 20%. The observed parameters were plant height, stem diameter, branch number, and leaf number. The results showed that manure type did not significantly affect the growth parameters. Increasing the manure rate up to 20% significantly increased plant height and branch number, while stem diameter and leaf number did not show significant increases. Correlation analysis showed a very strong relationship between dairy cattle manure rate and branch number (r = 0.96), and a strong relationship between beef cattle manure rate and plant height (r&#13;
= 0.77). The conclusion of this study is 20% manure application rate was effective in supporting the early vegetative growth of alfalfa seedlings.
</description>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/179913">
<title>PENAMBAHAN ASAM AMINO ARGININ DAN GUANIDINOACETIC ACID PADA PAKAN TERHADAP ORGAN DALAM DAN SALURAN  PENCERNAAN AYAM BROILER</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/179913</link>
<description>PENAMBAHAN ASAM AMINO ARGININ DAN GUANIDINOACETIC ACID PADA PAKAN TERHADAP ORGAN DALAM DAN SALURAN  PENCERNAAN AYAM BROILER
Dinata, Agung Gustia
AGUNG GUSTIA DINATA. Penambahan Asam Amino Arginin dan Guanidinoacetic Acid pada Pakan Ayam Broiler terhadap Organ Dalam dan Saluran Pencernaan Ayam Broiler. Dibimbing oleh NAHROWI dan WIDYA HERMANA. &#13;
&#13;
Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh suplementasi arginin dan Guanidinoacetic Acid (GAA) pada pakan berenergi rendah terhadap ayam broiler fase finisher. Peubah yang diukur meliputi persentase bobot organ dalam, persentase bobot saluran pencernaan, panjang saluran pencernaan, dan lemak abdomen. Rancangan Acak Lengkap yang terdiri atas 6 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan meliputi P1= kontrol positif (EM 3.100 kkal kg-1, 1,1% lisin tercerna, rasio Arg:Lys 107%); P2 = kontrol negatif (EM 2.950 kkal/kg-1, 1,1% lisin tercerna, rasio Arg:Lys 107%); P3 = P2 + 600 g/MT GAA (rasio Arg:Lys 107%); P4 = P2 + 462 g/MT arginin (rasio Arg:Lys 111%); P5 = P2 + 600 g/MT arginin (rasio Arg:Lys 112%); P6 = P2 + 900 g/MT arginin (rasio Arg:Lys 115%). Data dianalisis dengan Analisis Ragam (ANOVA) dan dilanjutkan uji Duncan. Hasil menunjukkan suplementasi arginin dan GAA terbukti aman secara fisiologis dengan mempertahankan kondisi normal organ dalam dan saluran pencernaan. Suplementasi arginin 462 g/MT secara optimal menurunkan lemak abdomen dengan mempertahankan ukuran organ lain.
</description>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/179887">
<title>Pemberian Pakan Mengandung Bungkil Inti Sawit (Palm kernel meal) dan Singkong (Manihot esculenta) terhadap Bobot Karkas dan Organ Dalam Ayam Broiler</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/179887</link>
<description>Pemberian Pakan Mengandung Bungkil Inti Sawit (Palm kernel meal) dan Singkong (Manihot esculenta) terhadap Bobot Karkas dan Organ Dalam Ayam Broiler
Enayaat, Hussain
Penelitian ini bertujuan menganalisis pemberian penggunaan bungkil inti sawit dan singkong (biskong) yang diproses dengan teknik ekstrusi dalam ransum terhadap bobot karkas dan organ dalam pada ayam broiler. Percobaan menggunakan 200 ekor ayam broiler strain Cobb dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas 5 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan terdiri atas P0 = Pakan jagung tanpa biskong, P1 = Subtitusi 6,58% ekstrusi biskong, P2 = Subtitusi 13,5% ekstrusi biskong, P3 = Subtitusi 6,58% non-ekstrusi biskong, P4 = Subtitusi 13,5% non-ekstrusi biskong. Peubah yang diamati meliputi persentase karkas, potongan karkas komersial, dan bobot organ dalam. Data dianalisis menggunakan ANOVA dan diuji lanjut Duncan. Hasil penelitian menunjukkan pakan jagung dengan subtitusi biskong nyata signifikan meningkatkan (P&lt;0,05) persentase sayap dan bobot jantung, namun tidak berpengaruh signifikan terhadap peubah lainnya. Kesimpulannya penggunaan campuran biskong hingga taraf 13,5% mampu mempertahankan bobot karkas tanpa berdampak negatif pada organ dalam ayam broiler.; This study aimed to evaluate the effect of feeding diets containing extruded palm kernel meal and Manihot esculenta (biskong) on carcass weight and internal organs of broiler chickens. A total of 200 Cobb broiler chickens were used in a Completely Randomized Design (CRD) consisting of five treatments and four replications. The treatments were P0 = control, P1 = 6,58% extruded biskong, P2 = 13,5% extruded biskong, P3 = 6,58% non-extruded biskong, P4 = 13,5% non-extruded biskong). Parameters observed include percentages of carcass, commercial cuts, and relative weight of internal organs. Data were analyzed using ANOVA and further tested by Duncan. Results showed that corn substitution with biskong significantly increased (P&lt;0.05) wing percentage and relative heart weight, but had no significant effect on other parameters. In conclusion, biskong inclusion up to 13,5% maintained carcass quality without negative impacts on the internal organs of broiler chickens.
</description>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</rdf:RDF>
