<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rdf:RDF xmlns="http://purl.org/rss/1.0/" xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<channel rdf:about="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/100">
<title>UF - Civil and Environmental Engineering</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/100</link>
<description/>
<items>
<rdf:Seq>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/179814"/>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/179672"/>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/179670"/>
<rdf:li rdf:resource="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/178871"/>
</rdf:Seq>
</items>
<dc:date>2026-08-22T06:51:04Z</dc:date>
</channel>
<item rdf:about="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/179814">
<title>Analisis Kualitas Air Limpasan Green Roof Bervegetasi Kacang Hias Melalui Metode Filtrasi dan Ultrafine Bubble Menggunakan Media Active Sand dan Multimedia Filter</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/179814</link>
<description>Analisis Kualitas Air Limpasan Green Roof Bervegetasi Kacang Hias Melalui Metode Filtrasi dan Ultrafine Bubble Menggunakan Media Active Sand dan Multimedia Filter
Fenetiruma, Mariana Imelda
Konversi lahan terbuka menjadi kawasan terbangun mengurangi zona resapan air,&#13;
dengan atap gedung menyumbang 40–50% area kedap air. Green roof mampu&#13;
menahan hingga 60% limpasan hujan, namun kualitas airnya sering belum&#13;
memenuhi baku mutu akibat terlarutnya logam berat dan nutrien organik dari&#13;
substrat. Penelitian ini mengevaluasi efektivitas sistem multimedia filter (F1) dan&#13;
kombinasinya dengan active sand (F2), dalam meningkatkan kualitas air limpasan&#13;
green roof bervegetasi kacang hias (Arachis pintoi). Sampel 60 liter per perlakuan&#13;
diaerasi 45 menit lalu difiltrasi, dengan parameter suhu, kekeruhan, TDS, pH, DO,&#13;
amonia, nitrit, sulfat, dan COD mengacu Permenkes RI No. 2/2023 dan PP RI No.&#13;
22/2021. Hasil menunjukkan F2 memberi kinerja terbaik: penurunan kekeruhan&#13;
73,14% dan peningkatan DO 25,86% terhadap kontrol. Parameter memenuhi baku&#13;
mutu, kekeruhan dan nitrit masih melampaui batas. F2 menghasilkan status mutu&#13;
terbaik dengan Indeks Pencemaran 3,45 dan 1,10 (kategori Cemar Ringan),&#13;
mempertegas potensi air alternatif non-konsumsi.
</description>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/179672">
<title>Pemodelan Genangan Banjir pada Sistem Drainase Perumahan Avoria, Kemang, Bogor, menggunakan Software EPA SWMM 5.2</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/179672</link>
<description>Pemodelan Genangan Banjir pada Sistem Drainase Perumahan Avoria, Kemang, Bogor, menggunakan Software EPA SWMM 5.2
Wicaksono, Putra Tommy Galih
Genangan banjir di kawasan permukiman dipengaruhi oleh tingginya curah &#13;
hujan dan keterbatasan kapasitas sistem drainase. Penelitian ini bertujuan &#13;
menganalisis kondisi eksisting sistem drainase, memodelkan genangan banjir &#13;
menggunakan Environmental Protection Agency Storm Water Management Model &#13;
(EPA SWMM) 5.2, serta mengevaluasi efektivitas Low Impact Development (LID) &#13;
berupa sumur resapan di Perumahan Avoria, Kecamatan Kemang, Kabupaten &#13;
Bogor. Analisis hidrologi menggunakan data curah hujan maksimum periode 2016-&#13;
2025 dengan distribusi Log Pearson Tipe III sehingga diperoleh curah hujan &#13;
rencana 2 tahun sebesar 131,25 mm dan curah hujan ekstrem Agustus 2025 sebesar &#13;
254,20 mm. Hasil simulasi menunjukkan terdapat 3–5 conduit yang meluap pada &#13;
kondisi curah hujan 2 tahun dan 12 conduit pada kondisi curah hujan ekstrem. &#13;
Penerapan 202 unit sumur resapan mampu menurunkan limpasan permukaan &#13;
sebesar 33,33–75,00% pada kondisi 2 tahun dan 4,17–37,50% pada kondisi ekstrem, &#13;
serta mengurangi jumlah conduit yang meluap. Hasil penelitian menunjukkan &#13;
bahwa sumur resapan efektif meningkatkan kinerja sistem drainase dan mengurangi &#13;
potensi genangan banjir.; Flood inundation in residential areas is influenced by high rainfall intensity &#13;
and limited drainage system capacity. This study aimed to analyze the existing &#13;
drainage system, simulate flood inundation using the Environmental Protection &#13;
Agency Storm Water Management Model (EPA SWMM) 5.2, and evaluate the &#13;
effectiveness of Low Impact Development (LID) through infiltration wells in &#13;
Avoria Housing Estate, Kemang, Bogor. Hydrological analysis used annual &#13;
maximum rainfall data from 2016–2025 with the Log Pearson Type III distribution, &#13;
resulting in a 2-year design rainfall of 131.25 mm and an extreme rainfall event of &#13;
254.20 mm in August 2025. Simulation results showed 3–5 surcharged conduits &#13;
under the 2-year rainfall scenario and 12 surcharged conduits under the extreme &#13;
rainfall scenario. The implementation of 202 infiltration wells reduced surface &#13;
runoff by 33.33–75.00% under the 2-year rainfall scenario and 4.17–37.50% under &#13;
the extreme rainfall scenario, while also reducing the number of surcharged &#13;
conduits. The results indicate that infiltration wells effectively improve drainage &#13;
system performance and reduce flood inundation potential.
</description>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/179670">
<title>Analisis Kinerja Seismik Gedung FEM IPB (Wing Departemen Ilmu Ekonomi) Menggunakan Analisis Pushover</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/179670</link>
<description>Analisis Kinerja Seismik Gedung FEM IPB (Wing Departemen Ilmu Ekonomi) Menggunakan Analisis Pushover
Ramadhan, Alif Putra
Indonesia merupakan negara yang rawan gempa bumi, sehingga bangunan gedung, termasuk fasilitas pendidikan dengan kategori risiko tinggi, perlu dievaluasi kinerja seismiknya untuk memastikan keamanan penghuni saat terjadi gempa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis respons dinamik struktur, skema pembentukan sendi plastis, serta tingkat kinerja dan daktilitas gedung FEM IPB (Wing Departemen Ilmu Ekonomi) menggunakan analisis pushover berdasarkan ketentuan ATC-40, dengan pemodelan struktur berdasarkan data as built drawing menggunakan perangkat lunak ETABS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh parameter respons dinamik struktur telah memenuhi ketentuan SNI 1726:2019, dan sendi plastis terbentuk lebih dahulu pada elemen balok sebelum kolom sesuai prinsip kolom kuat-balok lemah. Struktur mencapai performance point pada rasio simpangan atap sebesar 0,6% pada kedua arah, sehingga dikategorikan pada tingkat kinerja Immediate Occupancy, dengan nilai rasio daktilitas sebesar 3,33 (arah X) dan 3,00 (arah Y) yang termasuk kategori daktilitas sedang. Hasil ini mengindikasikan bahwa gedung eksisting memiliki kinerja seismik yang baik dan dapat tetap difungsikan pascagempa dengan kerusakan struktural minimal; Indonesia is highly prone to earthquakes, making it essential to evaluate the seismic performance of buildings, particularly educational facilities with high risk categories, to ensure occupant safety during seismic events. This study aims to analyze the dynamic response, plastic hinge formation scheme, and performance level and ductility of the FEM IPB building (Wing of the Department of Economics) using pushover analysis based on ATC-40 provisions, with the structure modeled based on as built drawing data using ETABS software. The results show that all dynamic response parameters comply with SNI 1726:2019 requirements, and plastic hinges formed first in beam elements before columns, consistent with the strong column-weak beam principle. The structure reached its performance point at a roof drift ratio of 0.6% in both directions, categorizing it under the Immediate Occupancy performance level, with ductility ratios of 3.33 (Xdirection) and 3.00 (Y-direction), classified as moderate ductility. These results indicate that the existing building exhibits good seismic performance and remains functional post-earthquake with minimal structural damage.
</description>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/178871">
<title>Analisis Kualitas Air Limpasan Green Roof Bervegetasi Kacang Hias Melalui Metode Filtrasi dan Ultrafine Bubble Menggunakan Media Active Sand dan Multimedia Filter</title>
<link>http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/178871</link>
<description>Analisis Kualitas Air Limpasan Green Roof Bervegetasi Kacang Hias Melalui Metode Filtrasi dan Ultrafine Bubble Menggunakan Media Active Sand dan Multimedia Filter
Fenetiruma, Mariana Imelda
Konversi lahan terbuka menjadi kawasan terbangun mengurangi zona resapan air,&#13;
dengan atap gedung menyumbang 40–50% area kedap air. Green roof mampu&#13;
menahan hingga 60% limpasan hujan, namun kualitas airnya sering belum&#13;
memenuhi baku mutu akibat terlarutnya logam berat dan nutrien organik dari&#13;
substrat. Penelitian ini mengevaluasi efektivitas sistem multimedia filter (F1) dan&#13;
kombinasinya dengan active sand (F2), dalam meningkatkan kualitas air limpasan&#13;
green roof bervegetasi kacang hias (Arachis pintoi). Sampel 60 liter per perlakuan&#13;
diaerasi 45 menit lalu difiltrasi, dengan parameter suhu, kekeruhan, TDS, pH, DO,&#13;
amonia, nitrit, sulfat, dan COD mengacu Permenkes RI No. 2/2023 dan PP RI No.&#13;
22/2021. Hasil menunjukkan F2 memberi kinerja terbaik: penurunan kekeruhan&#13;
73,14% dan peningkatan DO 25,86% terhadap kontrol. Parameter memenuhi baku&#13;
mutu, kekeruhan dan nitrit masih melampaui batas. F2 menghasilkan status mutu&#13;
terbaik dengan Indeks Pencemaran 3,45 dan 1,10 (kategori Cemar Ringan),&#13;
mempertegas potensi air alternatif non-konsumsi.
</description>
<dc:date>2026-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</rdf:RDF>
